Sabtu, 13 Juni 2026
No Result
View All Result
youngster.id
Pratesis Ads
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
No Result
View All Result
Home News

Microsoft: Serangan Malware di Indonesia Tertinggi di Asia Pasifik

5 Oktober 2020
in News
Reading Time: 1 min read
0
SHARES
0
VIEWS

youngster.id - Perusahaan asal Amerika Serikat (AS), Microsoft mencatat bahwa serangan siber menggunakan malware di Indonesia merupakan yang tertinggi di Asia Pasifik pada 2019. Kita juga menempati urutan kedua terkait kasus ransomware.

Malware dan ransomware merupakan perangkat lunak (software) jahat yang menyusup dan mengambil alih perangkat. Secara global, ransomware marak digunakan selama Oktober 2019 hingga Juli lalu. Pelaku umumnya beraksi dengan mengintai, mencuri data kredensial hingga mengeksploitasi jaringan pribadi virtual atau virtual private network (VPN).

“Saat bisnis bertransformasi secara digital, mereka perlu mengingat isu ini,” kata Haris Izmee Presiden Direktur Microsoft Indonesia dalam siaran pers, Senin (5/10/2020).

Menurut dia, sepanjang tahun lalu, Microsoft memblokir lebih dari 13 miliar email berbahaya dan mencurigakan secara global. Sebanyak satu miliar di antaranya disematkan alamat situs yang memuat software jahat.
Modus pelaku kejahatan siber semakin canggih dalam setahun terakhir. Tekniknya juga kian sulit dikenali. Penyerangan bersifat oportunis, menyesuaikan tema umpan dengan perhatian masyarakat dunia seperti pandemi corona. Tautan bertajuk Covid-19 ini digunakan untuk menyasar sektor penting seperti kesehatan.

Pelaku pun mulai beralih dari malware ke serangan dengan modus penipuan atau phising. Beberapa dari mereka mengirim email dengan tampilan yang meniru merek terkenal seperti Amazon, Apple, dan Zoom. Belum lama ini, pelaku juga mengembangkan aplikasi bernama Alimama dan JD Union di Indonesia, yang meniru e-commerce asal Tiongkok yakni Alibaba dan JD.Com. Pengembang bahkan menyematkan logo Tokopedia, Shopee, Lazada ataupun Blibli di dalam platform. Mereka membuat seolah-olah anggotanya bertransaksi untuk meningkatkan rating toko online, tanpa terhubung dengan platform resmi. Ini menjadi alasan agar mereka bisa menawarkan investasi bodong.

 

 

STEVY WIDIA

Tags: email berbahayamalwareMicrosoftransomeware
Previous Post

Internation, Baterai Masa Depan Berkapasitas Besar

Next Post

Ovo Digitalisasi Pasar Manado dengan Hadirkan QRIS

Related Posts

Garuda AI Impact Summit 2026
Digital Business

Sukses Latih 145 Ribu ASN, BINAR dan Microsoft Gelar GARUDA AI Impact Summit 2026

13 Juni 2026
0
Bukalapak
Features

Anomali Bukalapak: Dari Rekor IPO Terbesar BEI, Jatuh hingga Tiba-Tiba Cetak Laba

8 Juni 2026
0
ancaman siber
Industry

Ancaman Siber Meningkat di Era AI, Indonesia Catat 182 Serangan Digital per Detik

4 Juni 2026
0
Load More
Next Post
Ovo Digitalisasi Pasar Manado dengan Hadirkan QRIS

Ovo Digitalisasi Pasar Manado dengan Hadirkan QRIS

Fonterra Manfaatkan Tenaga Surya Untuk Pabrik di Indonesia

Fonterra Manfaatkan Tenaga Surya Untuk Pabrik di Indonesia

Bhinneka.Com Gandeng KoinWorks Berikan Pembiayaan Produktif hingga Rp2 Miliar

Bhinneka.Com Gandeng KoinWorks Berikan Pembiayaan Produktif hingga Rp2 Miliar

Discussion about this post

Recent Updates

Perkuat Ekonomi Restoratif Lewat Tenun dan Ketahanan Pangan

Perkuat Ekonomi Restoratif Lewat Tenun dan Ketahanan Pangan

13 Juni 2026
inovasi Faspol 5.0

Atasi Sampah Plastik, Pertamina Foundation Hadirkan Inovasi Faspol 5.0 Pengolah BBM di Kendal

13 Juni 2026
Mekari Qontak Agentic AI

Pertama di Indonesia, Mekari Qontak Luncurkan Platform Customer Engagement Berbasis Agentic AI

13 Juni 2026
NTT DATA x Google Cloud

NTT DATA dan Google Cloud Perluas Kolaborasi, Targetkan 5.000 Ahli Gemini Enterprise

13 Juni 2026
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

27 Juni 2019
Sayurbox x Blitz

Sayurbox Gunakan Motor Listrik Blitz untuk Layanan Pengiriman

10 Januari 2024
Startup Hayokerja

Startup HayoKerja Hadirkan Solusi PHL bagi Perusahaan Pencari Tenaga Kerja

25 September 2023
fraud KoinP2P - KoinWorks

Gara-Gara Kasus Fraud KoinP2P, Rusak KoinWorks Sebelanga

22 November 2025
Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

0
Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

0
Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

0
Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

0
Perkuat Ekonomi Restoratif Lewat Tenun dan Ketahanan Pangan

Perkuat Ekonomi Restoratif Lewat Tenun dan Ketahanan Pangan

13 Juni 2026
inovasi Faspol 5.0

Atasi Sampah Plastik, Pertamina Foundation Hadirkan Inovasi Faspol 5.0 Pengolah BBM di Kendal

13 Juni 2026
Mekari Qontak Agentic AI

Pertama di Indonesia, Mekari Qontak Luncurkan Platform Customer Engagement Berbasis Agentic AI

13 Juni 2026
NTT DATA x Google Cloud

NTT DATA dan Google Cloud Perluas Kolaborasi, Targetkan 5.000 Ahli Gemini Enterprise

13 Juni 2026
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Layanan Bisnis
Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved
No Result
View All Result
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development

Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Go to mobile version