Selasa, 7 April 2026
No Result
View All Result
youngster.id
Pratesis Ads
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
No Result
View All Result
Home News

Nilai Pasar Keamanan Siber Diproyeksi Capai US$ 60,2 Miliar pada 2021

22 Januari 2021
in News
Reading Time: 1 min read
Ancaman Siber Berbasis Web

Indonesia Jadi Sumber Serangan Spam dan Malware Terbesar Sepanjang 2025 (Foto : istimewa/ilustrasi)

0
SHARES
0
VIEWS

youngster.id - Perusahaan riset pasar Canalys memproyeksikan nilai pasar keamanan siber di dunia secara keseluruhan pada tahun 2021 akan mencapai US$ 60,2 miliar. Angka ini setara dengan 10% pertumbuhan daripada periode sebelumnya yang sebesar US$ 54,7 miliar.

“Ancaman terbesar selalu yang belum diketahui. Penemuan kampanye ancaman terus-menerus lanjutan malware Sunburst pada akhir tahun 2020, yang berasal dari kode berbahaya yang disuntikkan ke platform manajemen TI SolarWinds Orion yang banyak digunakan dan infiltrasi berikutnya ke sistem lain, menyoroti hal ini,” ungkap Matthew Ball, kepala analis di Canalys dikutip dari keterangannya, Kamis (21/1/2021).

Bahkan dalam skenario terburuk Canalys, setidaknya investasi  keamanan siber pada tahun 2021 akan tumbuh 6,6%. Ini mengasumsikan dampak ekonomi yang lebih buruk dan berlarut-larut akibat lockdown, dan mempertimbangkan kemunculan varian baru virus.

Baca juga :   Dorong Masyarakat Migrasi Belanja Online Bahan Makanan, Kedai Sayur Luncurkan KedaiMart

Terlepas dari pertumbuhan berkelanjutan pada investasi keamanan siber, jumlah kebocoran data dan serangan ransomware mencapai titik tertinggi sepanjang 2020.

Lebih dari 12 miliar data yang berisi berbagai informasi identitas pribadi, dilaporkan telah disusupi pada tahun 2020. Sementara jumlah serangan ransomware yang diketahui meningkat hampir 60%.

Kesalahan konfigurasi basis data berbasis cloud dan kampanye phising yang menargetkan kerentanan pekerja jarak jauh yang tidak aman dan kurang terlatih merupakan faktor utama.

Keterlibatan layanan keamanan siber profesional dalam menanggapi masalah ini, menurut Ball, akan menjadi salah satu dari banyak faktor yang berkontribusi pada investasi berkelanjutan tahun ini, terutama dalam solusi lebih baru untuk mengurangi ancaman yang muncul.

Canalys juga memperkirakan keamanan web dan email akan tumbuh 12,5% pada 2021. Ia menjadi salah satu segmen pertumbuhan tertinggi. Sementara investasi untuk analisis kerentanan dan keamanan akan meningkat 11,0% . Ia melampaui investasi untuk logging dan monitoring threat intelligence, analisis perilaku, dan respons otomatis.

Baca juga :   Kolaborasi Lintas Sektor Jadi Kunci Ketahanan Siber di Indonesia

 

STEVY WIDIA

Tags: Canalysinvestasi keamanan siberkeamanan siberkebocoran data
Previous Post

Inovasi Supply Chain Warung Pintar Dorong Efisiensi di Tengah Pandemi

Next Post

DANA Tingkatkan Keamanan, Termasuk Terapkan Pemindaian Wajah

Related Posts

ITSEC Asia
Industry

Laba Bersih Meroket, ITSEC Asia Catat Pendapatan Rp527,1 Miliar di Tahun 2025

30 Maret 2026
0
startuo AI funding
Startup & Entrepreneurship

Investor Guyur Startup AI Tahap Awal US$9 Miliar, Sektor Robotika dan Keamanan Siber Jadi Primadona

21 Februari 2026
0
WhizHack Technologies
Technology

WhizHack Technologies Resmi Masuk Pasar Indonesia, Fokus Perkuat Keamanan Siber

3 Februari 2026
0
Load More
Next Post
Demi Keamanan Pengguna DANA Perluas Fitur Face Login

DANA Tingkatkan Keamanan, Termasuk Terapkan Pemindaian Wajah

pembayaran digital

Masyarakat Indonesia Menikmati Transaksi Offline dan Online Dengan ShopeePay

Libur Nataru Kenaikan Trafik Data XL Hingga 77%

XL Axiata Implementasikan Platform Zero Touch Operation di Awal 2021

Discussion about this post

Recent Updates

masa depan industri P2P Lending

Akhir Era “Bakar Uang”: Menakar Kedewasaan Baru Industri P2P Lending Indonesia

6 April 2026
Pitchbook - venture capital

Laporan Pitchbook Q1 2026: Investasi VC Asia Stabil, Sektor AI Geser Dominasi Fintech

6 April 2026
Agoda x WWF x Livingseas

Agoda dan WWF Kucurkan Dana Konservasi untuk Livingseas Asia di Bali

6 April 2026
ShopeePay

ShopeePay Soroti Perubahan Pola Konsumsi Masyarakat Pasca Ramadan 2026

6 April 2026
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

27 Juni 2019
Sayurbox x Blitz

Sayurbox Gunakan Motor Listrik Blitz untuk Layanan Pengiriman

10 Januari 2024
Startup Hayokerja

Startup HayoKerja Hadirkan Solusi PHL bagi Perusahaan Pencari Tenaga Kerja

25 September 2023
fraud KoinP2P - KoinWorks

Gara-Gara Kasus Fraud KoinP2P, Rusak KoinWorks Sebelanga

22 November 2025
Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

0
Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

0
Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

0
Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

0
masa depan industri P2P Lending

Akhir Era “Bakar Uang”: Menakar Kedewasaan Baru Industri P2P Lending Indonesia

6 April 2026
Pitchbook - venture capital

Laporan Pitchbook Q1 2026: Investasi VC Asia Stabil, Sektor AI Geser Dominasi Fintech

6 April 2026
Agoda x WWF x Livingseas

Agoda dan WWF Kucurkan Dana Konservasi untuk Livingseas Asia di Bali

6 April 2026
ShopeePay

ShopeePay Soroti Perubahan Pola Konsumsi Masyarakat Pasca Ramadan 2026

6 April 2026
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Layanan Bisnis
Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved
No Result
View All Result
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development

Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Go to mobile version