Jumat, 13 Februari 2026
No Result
View All Result
youngster.id
Pratesis Ads
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
No Result
View All Result
Home Headline

OYO Siapkan Rp 14,1 Triliun untuk IPO

9 Desember 2020
in Headline, News
Reading Time: 1 min read
Perluas Jaringan Hotel, OYO Tambah Investasi di Indonesia Rp 4,2 T

OYO meluncurkan OYO Partner Engagement Network di Indonesia. (Foto: istimewa/youngster.id)

0
SHARES
0
VIEWS

youngster.id - Bisnis startup jaringan hotel asal India, OYO terpukul pandemi corona. Meski begitu, perusahaan masih memiliki dana US$ 1 miliar atau sekitar Rp 14,1 triliun yang digunakan untuk bertahan dan persiapan menawarkan saham perdana alias initial public offering (IPO).

Pendiri OYO Ritesh Agarwal mengatakan, perusahaan sangat disiplin dalam memastikan langkah agar dapat bertahan di tengah pandemi virus corona. “Kami mempertahankan hampir US$ 1 miliar (Rp 14,1 triliun) uang tunai,” katanya yang dilansir Tech In Asia, baru-baru ini.

Dana tersebut juga disiapkan untuk melantai di bursa saham atau IPO. “Dari sisi manajemen, kami memastikan perusahaan siap go public,” kata Ritesh lagi.

Namun, belum mengunkap kapan IPO akan dilakukan. Saat ini, perusahaan ini tengah berupaya agar dapat bertahan di tengah pandemi Covid-19. OYO pun hanya berfokus pada lima pasar inti yakni India, Asia Tenggara, Eropa Utara, Tiongkok, dan Amerika Serikat (AS).

Baca juga :   OYO Rebranding Program Skema Kerja Sama Properti

Ritesh mengatakan, perusahaan tidak merambah pasar baru setelah pandemi. Ia mengklaim, OYO memimpin pasar di India, Asia Tenggara, dan Eropa Utara. Sedangkan Tiongkok dan AS dinilai pasar potensial. Saat ini, OYO mengoperasikan sekitar delapan ribu hotel secara waralaba dan 800 dengan model bisnis mandiri. Startup ini juga sudah hadir di lebih dari 80 negara, termasuk Indonesia.

Ritesh juga berharap industri perjalanan dan perhotelan akan bangkit kembali dengan kuat.
Secara global, keuntungan atau margin kotor perusahaan mencapai 85% dari tingkat sebelum ada pandemi corona.

Perusahaan juga mencatatkan pertumbuhan bulanan 30% sejak Agustus lalu. “Kami melihat pesanan kamar kami terisi sekitar 40-45% di India,” kata CEO OYO di India and Asia Selatan, Rohit Kapoor.

Baca juga :   OYO Hadir di Indonesia Dengan Investasi US$ 100 Juta

Startup yang didanai oleh SoftBank itu telah melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap 7.000 lebih karyawan secara global pada awal tahun. Gelombang PHK OYO berlanjut dengan merumahkan sekitar 5.000 pegawai, ketika pandemi meluas pada Maret.

STEVY WIDIA

Tags: Initial Public Offering (IPO)Oyostartup jaringan hotel
Previous Post

Telkom University Kembali Raih Anugerah Inovasi Indonesia

Next Post

Tokopedia Klaim Mitra Raih Keuntungan Tambahan Lebih Dari Dua Kali Lipat

Related Posts

PRISM - OYO
BIZTECH

PRISM Travel Report 2025: Jakarta Pimpin Perjalanan Domestik, Kota Berkembang Kian Dominan

7 Januari 2026
0
CheckIn
STARTUP

PRISM Launching CheckIn, Aplikasi Premium Hotel Chain di Indonesia

1 Desember 2025
0
Hotel Sunday Arshika
STARTUP

Penuhi Lonjakan Permintaan Premium, OYO Buka 25 Jaringan Hotel SUNDAY

17 November 2025
0
Load More
Next Post
Tokopedia Aplikasi Mitra Tokopedia

Tokopedia Klaim Mitra Raih Keuntungan Tambahan Lebih Dari Dua Kali Lipat

keamanan siber

Harga Data Pribadi Di Pasar Gelap Kurang Dari Secangkir Kopi

Trending di Google Sepanjang 2020: Dari Bintang Emon Hingga Film Tilik

Trending di Google Sepanjang 2020: Dari Bintang Emon Hingga Film Tilik

Discussion about this post

Recent Updates

XTransfer

XTransfer Dorong Solusi Pembayaran B2B untuk Percepat Ekspor UMKM di ASEAN

12 Februari 2026
Geotab Connect 2026

Geotab Perkenalkan Inovasi Telematika Berbasis AI untuk Tingkatkan Keselamatan Armada di Indonesia

12 Februari 2026
Grab

Cetak Sejarah, Grab Raih Laba Bersih Perdana US$268 Juta Sepanjang 2025

12 Februari 2026
AFTECH

AFTECH Luncurkan Chatpindar, Dorong Literasi Keuangan Digital

12 Februari 2026
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

27 Juni 2019
Startup Hayokerja

Startup HayoKerja Hadirkan Solusi PHL bagi Perusahaan Pencari Tenaga Kerja

25 September 2023
pendanaan Fintech

Inilah 5 Fintech dengan Pendanaan Terbesar di Indonesia Tahun 2025

15 Mei 2025
Sayurbox x Blitz

Sayurbox Gunakan Motor Listrik Blitz untuk Layanan Pengiriman

10 Januari 2024
Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

0
Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

0
Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

0
Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

0
XTransfer

XTransfer Dorong Solusi Pembayaran B2B untuk Percepat Ekspor UMKM di ASEAN

12 Februari 2026
Geotab Connect 2026

Geotab Perkenalkan Inovasi Telematika Berbasis AI untuk Tingkatkan Keselamatan Armada di Indonesia

12 Februari 2026
Grab

Cetak Sejarah, Grab Raih Laba Bersih Perdana US$268 Juta Sepanjang 2025

12 Februari 2026
AFTECH

AFTECH Luncurkan Chatpindar, Dorong Literasi Keuangan Digital

12 Februari 2026
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Layanan Bisnis
Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved
No Result
View All Result
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development

Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Go to mobile version