Jumat, 16 Oktober 2026
No Result
View All Result
youngster.id
Pratesis Ads
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
No Result
View All Result
Home News

Pakar Risiko Global Khawatirkan Kemajuan Kecerdasan Buatan

8 Maret 2024
in News
Reading Time: 2 mins read
AI jadi Tools

AI berevolusi jadi tools dalam berbagai aspek kehidupan (Foto: Ilustrasi/istimewa)

0
SHARES
0
VIEWS

youngster.id - Teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) menempati urutan kedua teratas yang paling dikhawatirkan oleh pakar di tahun 2024, kemudian menjadi urutan pertama yang paling dikhawatirkan dalam dua tahun ke depan.

Hal itu terungkap dari Laporan Risiko Global 2024, yang dikembangkan oleh World Economic Forum bekerja sama dengan Zurich dan Marsh McLennan, yang mengumpulkan wawasan dari hampir 1.500 pakar global. Laporan ini menganalisis risiko global melalui tiga periode waktu untuk membantu para pengambil keputusan dalam menyeimbangkan krisis saat ini dan prioritas jangka panjang.

Kekhawatiran tersebut muncul disebabkan semakin maraknya pembuatan konten AI yang sulit dibedakan dari konten manusia sehingga menciptakan tantangan serius dalam mengungkapkan dan menanggapi informasi yang tidak akurat atau menyesatkan (misinformasi dan disinformasi).

Chief Risk Officer PT Zurich Asuransi Indonesia Tbk, Wayan Pariama mengungkapkan, dunia sedang mengalami transformasi struktural yang signifikan dengan AI, perubahan iklim, pergeseran geopolitik, dan transisi demografi.

“91% pakar risiko yang disurvei mengungkapkan kekhawatiran akan risiko dari transformasi tersebut dalam jangka waktu 10 tahun. Risiko-risiko tersebut juga memberikan peluang. Tindakan setiap individu, negara, dan perusahaan dapat mengurangi risiko global, berkontribusi terhadap dunia yang lebih cerah dan lebih aman,” kata Wayan, Kamis (7/3/2024).

Ketua Indonesia AI Society dan Associate Professor Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya Jakarta, Dr. Ir, Lukas, MAI, CISA, mengatakan bahwa kekhawatiran mengenai pemanfaatan teknologi AI dapat diatasi secara efektif melalui integrasi yang bersifat strategis. Potensi teknologi AI dapat mendorong transformasi di industri serta menjadi rekan yang mengkolaborasikan inovasi dengan manajemen risiko.

“Dengan merangkul berbagai potensi manfaat dari teknologi AI ini, kita dapat memaksimalkan adopsi teknologi ini di berbagai sektor serta memastikan kapabilitas teknologi ini dimanfaatkan demi kebaikan perusahaan dan konsumen,” kata Lukas.

Sebagai bagian dari langkah strategis perusahaan, Zurich Indonesia menggunakan kecerdasan buatan (AI) untuk memberikan layanan dan pengalaman yang lebih baik kepada nasabah. Baru-

baru dalam proses akuisisi asuransi kendaraan, untuk memberikan laporan pemeriksaan yang lebih akurat sehingga memungkinkan kami untuk memberikan nilai perlindungan yang sesuai, lebih cepat, lebih akurat, dan meminimalisir kesalahan yang diakibatkan oleh manusia.

“Kami terus mengembangkan penggunaan teknologi, termasuk optimalisasi peluang melalui teknologi AI” tutup Wayan.

 

HENNI S.

Tags: Artificial Intelligence (AI)Zurich Asuransi Indonesiakecerdasan buatan
Previous Post

Luncurkan Program Akselerator Startup TINC Batch #9, Telkomsel Ventures Gandeng AppWorks

Next Post

26 Startup Masuk Program Echelon TOP100 2024

Related Posts

e-commerce Asia Tenggara
Digital Business

Pasar E-Commerce Asia Tenggara Diproyeksi Tembus US$400 Miliar pada 2031. Bagaimana Indonesia?

15 Oktober 2026
0
Dari Pengguna ke Pengembang AI, NVIDIA dan UPH Dorong Mahasiswa Ciptakan Solusi
Technology

Dari Pengguna ke Pengembang AI, NVIDIA dan UPH Dorong Mahasiswa Ciptakan Solusi

15 Oktober 2026
0
Terampil di Awan 2026
Industry

5.587 Siswa SMK di Bandung Belajar AI dan Cloud, Hasilkan 1.177 Proyek Inovasi

14 Oktober 2026
0
Load More
Next Post
startup asia tenggara

26 Startup Masuk Program Echelon TOP100 2024

Telkomsel Dukung Turnamen MLP ID Season 13 Dan Paket GamesMAX Booster Terbaru

Telkomsel Dukung Turnamen MLP ID Season 13 Dan Paket GamesMAX Booster Terbaru

Jabar Digital Academy

Jabar Digital Academy, Meningkatkan Kualitas SDM di Ranah Digital

Discussion about this post

Recent Updates

PepsiCo Bali Waste Cycle daur ulang

PepsiCo Gandeng Startup Bali Waste Cycle Perluas Daur Ulang Fleksibel

16 Oktober 2026
Lion Parcel INTERPACK

Dukung Ekspor Indonesia, Lion Parcel Perluas Jangkauan INTERPACK ke 220 Destinasi Internasional

16 Oktober 2026
kreator TikTok

TikTok Awards Southeast Asia 2026 Dibuka, Kreator Indonesia Bersaing di 11 Kategori

16 Oktober 2026
Konsumen Indonesia belanja online Shopee

Konsumen Indonesia Makin Hobi Belanja Online, Transaksi Shopee Tembus Rp340 Triliun

16 Oktober 2026
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

27 Juni 2019
Sayurbox x Blitz

Sayurbox Gunakan Motor Listrik Blitz untuk Layanan Pengiriman

10 Januari 2024
Startup Hayokerja

Startup HayoKerja Hadirkan Solusi PHL bagi Perusahaan Pencari Tenaga Kerja

25 September 2023
fraud KoinP2P - KoinWorks

Gara-Gara Kasus Fraud KoinP2P, Rusak KoinWorks Sebelanga

22 November 2025
Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

0
Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

0
Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

0
Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

0
PepsiCo Bali Waste Cycle daur ulang

PepsiCo Gandeng Startup Bali Waste Cycle Perluas Daur Ulang Fleksibel

16 Oktober 2026
Lion Parcel INTERPACK

Dukung Ekspor Indonesia, Lion Parcel Perluas Jangkauan INTERPACK ke 220 Destinasi Internasional

16 Oktober 2026
kreator TikTok

TikTok Awards Southeast Asia 2026 Dibuka, Kreator Indonesia Bersaing di 11 Kategori

16 Oktober 2026
Konsumen Indonesia belanja online Shopee

Konsumen Indonesia Makin Hobi Belanja Online, Transaksi Shopee Tembus Rp340 Triliun

16 Oktober 2026
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Layanan Bisnis
Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved
No Result
View All Result
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development

Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Go to mobile version