Senin, 16 Februari 2026
No Result
View All Result
youngster.id
Pratesis Ads
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
No Result
View All Result
Home News

Pembiayaan Ekonomi Kreatif Diharap Naik Jadi Rp 6,5 triliun

16 Maret 2017
in News
Reading Time: 1 min read
ekonomi kreatif

Feysen menjadi salah satu sektor usaha ekonomi kreatif. (Foto: Bekraf/Youngsters.id)

0
SHARES
0
VIEWS

youngster.id - Ekonomi kreatif menjadi andalan perekonomian nasional. Karena itu ekonomi kreatif tidak boleh dipandang sebelah mata. Bahkan pembiayaan ekonomi kreatif akan terus meningkat.

Berdasarkan data Otoritas Jasa Keuangan (OJK) per akhir 2016, pembiayaan industri kreatif Rp 5,1 triliun. Angka ini meningkat 18,6% dibandingkan akhir 2015, Rp 4,3 triliun. Suwandi Wiratno Siahaan, Ketua Umum Asosiasi Perusahaan Pembiayaan Indonesia (APPI) mengatakan, saat ini terdapat 15 subsektor pembiayaan ekonomi kreatif yang disasar sekitar 10 perusahaan pembiayaan.

“Tahun ini kami harapkan pembiayaan ekonomi kreatif Rp 6 triliun-Rp 6,5 triliun,” kata Suwandi, Selasa (14/3/2017) di Jakarta.

Data APPI akhir 2016, pembiayaan terbesar lain setelah kuliner adalah pembiayaan kerajinan tangan senilai Rp 1,14 triliun. Pembiayaan fesyen dan percetakan masing-masing sebesar Rp 399 miliar dan Rp 332 miliar.

Baca juga :   Tahta Coffee Kedepankan Produk dan SDM Lokal

Suwandi optimistis, pembiayaan ekonomi kreatif pada 2017 makin menggeliat. APPI akan menggandeng Himpunan Pengusaha Pribumi Indonesia (HIPPI). Menurut dia, kemitraan ini sesuai dengan visi misi HIPPI yang ingin meningkatkan pelaku usaha mikro, kecil, menengah (UMKM).

Salah satu perusahaan pembiayaan yang berpartisipasi adalah PT Pro Car International Finance. Direktur Utama Pro Car, Gusti Wira Susanto menjelaskan, sepanjang 2016 telah menyalurkan pembiayaan di bawah Rp 50 miliar. Pembiayaan tersebut mengalir ke kuliner, fesyen dan kerajinan tangan.

Gusti bilang, kendala menyalurkan pembiayaan kreatif antara lain UMKM tak memiliki jaminan. Maka itu, pihaknya menggandeng PT Asuransi Kredit Indonesia (Askrindo) dan Perum Jaminan Kredit Indonesia (Jamkrindo). Tantangan lainnya perusahaan sektor ekonomi kreatif adalah manajemennya belum dikelola baik karena rata-rata perusahaan keluarga.

Baca juga :   Ini Manfaat Penetapan PPh Final 0,5% untuk UMKM

Suhartono, Presiden & CEO PT Federal International Finance (FIF Group) mengklaim, lebih dulu menyalurkan pembiayaan kreatif sebelum ada pokja pembiayaan ekonomi kreatif. Sebab, nasabah FIF umumnya mengajukan kredit sepeda motor untuk produktif (berdagang).

Dari 100% portofolio pembiayaan FIF, 40% digunakan pelaku usaha kecil (UKM), 25% sebagai alat transportasi hari, 20% berdagang, sisanya mengalir ke guru, petani dan lain-lain.

STEVY WIDIA

Tags: Asosiasi Perusahaan Pembiayaan Indonesia (APPI)ekonomi kreatifOtoritas Jasa Keuangan (OJK)pembiayaan ekonomi kreatifUMKM
Previous Post

Hipmi Siap Cetak 10.000 pengusaha baru

Next Post

Kewirausahaan Harus Berdampak

Related Posts

komdigi x canva
BIZTECH

Dukung Talenta Kreatif dan UMKM, Komdigi Sedia 8.000 Akun Canva Pro Gratis

9 Februari 2026
0
Lazada
e-COMMERCE

Dorong Pemulihan Ekonomi Sumatra, Lazada Hadirkan Kanal Khusus Sumatra

7 Februari 2026
0
Indonesia Open Network (ION)
e-COMMERCE

Pemerintah Dorong UMKM Masuk Pasar Digital Lewat Indonesia Open Network (ION)

6 Februari 2026
0
Load More
Next Post
Kewirausahaan Harus Berdampak

Kewirausahaan Harus Berdampak

Sinergi Lembaga Pemerintah Berdayaan Bank Sampah

Sinergi Lembaga Pemerintah Berdayaan Bank Sampah

Lazada Siapkan Kejutan Spesial di Ultah Ke-5

Lazada Siapkan Kejutan Spesial di Ultah Ke-5

Discussion about this post

Recent Updates

AwanPintar.id

AwanPintar.id: Indonesia Jadi Sumber Serangan Spam dan Malware Terbesar Sepanjang 2025

16 Februari 2026
Pembayaran Berbasis Agen AI

DBS dan Visa Luncurkan Pilot Project Pembayaran Berbasis Agen AI Pertama di Asia Pasifik

16 Februari 2026
Startup

Investasi Venture Capital Indonesia Lesu, Sektor Konsumsi dan Kesehatan Jadi Harapan Baru

16 Februari 2026
MIND ID

Tekan Angka Kemiskinan, MIND ID Bina 10.000 UMKM Melalui Hilirisasi Ekonomi Lokal

16 Februari 2026
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

27 Juni 2019
Startup Hayokerja

Startup HayoKerja Hadirkan Solusi PHL bagi Perusahaan Pencari Tenaga Kerja

25 September 2023
pendanaan Fintech

Inilah 5 Fintech dengan Pendanaan Terbesar di Indonesia Tahun 2025

15 Mei 2025
Sayurbox x Blitz

Sayurbox Gunakan Motor Listrik Blitz untuk Layanan Pengiriman

10 Januari 2024
Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

0
Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

0
Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

0
Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

0
AwanPintar.id

AwanPintar.id: Indonesia Jadi Sumber Serangan Spam dan Malware Terbesar Sepanjang 2025

16 Februari 2026
Pembayaran Berbasis Agen AI

DBS dan Visa Luncurkan Pilot Project Pembayaran Berbasis Agen AI Pertama di Asia Pasifik

16 Februari 2026
Startup

Investasi Venture Capital Indonesia Lesu, Sektor Konsumsi dan Kesehatan Jadi Harapan Baru

16 Februari 2026
MIND ID

Tekan Angka Kemiskinan, MIND ID Bina 10.000 UMKM Melalui Hilirisasi Ekonomi Lokal

16 Februari 2026
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Layanan Bisnis
Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved
No Result
View All Result
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development

Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Go to mobile version