Sabtu, 14 Februari 2026
No Result
View All Result
youngster.id
Pratesis Ads
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
No Result
View All Result
Home Headline

Pembiayaan Fintech Pendanaan Diprediksi Capai Rp100 Triliun

18 Januari 2021
in Headline, News
Reading Time: 2 mins read
AFPI

Asosiasi Fintech Pendanaan Bersama Indonesia (Foto: istimewa)

0
SHARES
0
VIEWS

youngster.id - Di tengah kondisi pandemi, sepanjang 2020, pembiayaan fintech pendanaan meningkat 25% menjadi Rp 73 triliun dibanding 2019, sehingga akumulasi pembiayaan per November 2020 menjadi Rp 146,25 triliun. Berdasarkan trennya, pembiayaan fintech pendanaan akan mencapai Rp 100 triliun pada 2021.

Demikian disampaikan Juru Bicara Asosiasi Fintech Pendanaan Bersama Indonesia (AFPI) Andi Taufan. Dia menilai fintech pendanaan telah menjadi bagian yang dominan dibandingkan fintech dengan model bisnis lain dalam distribusi ekosistem fintech.

“Fintech pendanaan akan terus mendukung perekonomian nasional dengan mengisi credit gap dari total kebutuhan kredit nasional. Menurut data Bank Dunia, total kebutuhan dana kredit Rp 1.649 triliun, terdapat kesenjangan kredit di Indonesia sekitar Rp 988 triliun per tahun (US$ 70/year), karena kapasitas penyaluran kredit industri tradisional sekitar Rp 660 triliun. Fintech pendanaan baru mengisi 7% dari credit gap ini pada tahun ini. Disinilah tantangan industri untuk terus meningkatkan peranannya,” jelas Taufan dalam keterangan pers Senin  (18/1/2021).

Baca juga :   tiket.com Ajak Masyarakat Lebih Bijak Berwisata

Menurut dia, dalam melaksanakan kegiatan usahanya fintech pendanaan tidak lepas dari kolaborasi ekosistem layanan pendukung, sehingga dengan bertumbuhnya fintech pendanaan bersama, hal ini akan linear dengan pertumbuhan ekosistem.

Kolaborasi dengan lembaga keuangan lainnya (e-commerce, fintech payment, perusahaan asuransi, modal ventura, bank) merupakan satu dari empat kunci sukses fintech pendanaan, yakni adanya kebutuhan UMKM terhadap kredit yang mendorong pertumbuhan pencairan pinjaman, adanya regulasi yang mendukung inovasi fintech, serta Infrastruktur digital yang memadai (koneksi dan kualitas internet).

Dengan menjawab tantangan tersebut, akan mengoptimalkan keberadaan fintech pendanaan untuk mendukung program pemerintah meningkatkan inklusi keuangan yang masih 76% sepanjang 2019, angka ini jauh dari China 97% dan India 97%. Literasi keuangan Indonesia malah jauh lebih rendah hanya 38%.

Baca juga :   Kemendikbudristek Gelar Pameran Karya Startup Bisnis Siswa SMK

“AFPI terpanggil untuk mendukung upaya pemerintah meningkatkan inklusi dan literasi keuangan nasional, dengan mendorong penggunaan fintech di Indonesia, dimana posisi Indonesia masih rendah dibandingkan negara lain yakni masih 34%, adapun China sudah 87%, India 87%, Rusia 82% dan Afrika Selatan 82%,” papar Taufan.

Selain itu, peran nyata AFPI untuk UMKM juga terlihat dari mendominasinya pembiayaan ke sektor ini. Dalam penelitian DailySocial Research bertajuk “Evolving Landscape of Fintech Lending in Indonesia” per November 2020 mencatatkan bahwa peminjam fintech pendanaan didominasi oleh pelaku UMKM online dan offline. UMKM membutuhkan pembiayaan, dimana 46,6 Juta UMKM belum memiliki akses kepada kredit.

Hingga Desember 2020, terdapat 149 perusahaan yang terdaftar di OJK, 37 perusahaan yang telah memiliki izin usaha. Keseluruhan anggota AFPI ini terbagi dalam tiga sektor pembiayaan, yakni produktif, multiguna (konsumtif) dan syariah.

Baca juga :   Ekosistem Keuangan Digital GoTo Financial Tingkatkan Inklusi Keuangan UMKM dan Masyarakat di Indonesia

 

STEVY WIDIA

Tags: Asosiasi Fintech Pendanaan Bersama Indonesia (AFPI)fintech pendanaaninklusi keuanganKredit
Previous Post

Samsung Bakal Hilangkan Charger dan Earphone di Kotak Penjualan

Next Post

Telkomsel dan Huawei Indonesia Perluas Jaringan 4G di Pelosok Tanah Air

Related Posts

CICIL
CRYPTO & DIGITAL FINANCE

Tumbuh Positif di Awal Tahun 2026, CICIL Salurkan Dana Lebih Dari Rp3,36 Triliun

11 Februari 2026
0
Dorong Generasi Muda Melek Finansial, DANA Hadirkan Premini
CRYPTO & DIGITAL FINANCE

Dorong Generasi Muda Melek Finansial, DANA Hadirkan Premini

26 November 2025
0
Fintech Lending Days 2025
News

Tingkatkan Literasi Keuangan di Timur Indonesia, AdaKami Dukung Gelaran Fintech Lending Days 2025

14 Juli 2025
0
Load More
Next Post
Telkomsel dan Huawei Indonesia Perluas Jaringan 4G di Pelosok Tanah Air

Telkomsel dan Huawei Indonesia Perluas Jaringan 4G di Pelosok Tanah Air

TelkomGroup dan BPJS Kesehatan Sepakati Kemitraan Strategis Optimalisasi Penyelenggaraan Program JKN-KIS

TelkomGroup dan BPJS Kesehatan Sepakati Kemitraan Strategis Optimalisasi Penyelenggaraan Program JKN-KIS

BTS Jadi Brand Ambassador Tokopedia

BTS dan Blackpink Kembali Ramaikan Tokopedia WIB TV Show

Discussion about this post

Recent Updates

Bank Saqu

Perkuat Basis Nasabah, Bank Saqu Bangun Engagement Lewat Komunitas Lari dan Sepeda

14 Februari 2026
Fast Charging Station Dharma Polimetal

Dukung Transisi Energi, Dharma Polimetal Kembangkan Fast Charging Station Lokal

14 Februari 2026
Sisternet

Sisternet Jadi Ekosistem Pendukung Pemberdayaan Perempuan

14 Februari 2026
Indomie

Pikat Gen Z, Indomie Hadirkan Inovasi Berdasarkan Tren Kuliner Lokal Yang Viral

14 Februari 2026
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

27 Juni 2019
Startup Hayokerja

Startup HayoKerja Hadirkan Solusi PHL bagi Perusahaan Pencari Tenaga Kerja

25 September 2023
pendanaan Fintech

Inilah 5 Fintech dengan Pendanaan Terbesar di Indonesia Tahun 2025

15 Mei 2025
Sayurbox x Blitz

Sayurbox Gunakan Motor Listrik Blitz untuk Layanan Pengiriman

10 Januari 2024
Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

0
Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

0
Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

0
Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

0
Bank Saqu

Perkuat Basis Nasabah, Bank Saqu Bangun Engagement Lewat Komunitas Lari dan Sepeda

14 Februari 2026
Fast Charging Station Dharma Polimetal

Dukung Transisi Energi, Dharma Polimetal Kembangkan Fast Charging Station Lokal

14 Februari 2026
Sisternet

Sisternet Jadi Ekosistem Pendukung Pemberdayaan Perempuan

14 Februari 2026
Indomie

Pikat Gen Z, Indomie Hadirkan Inovasi Berdasarkan Tren Kuliner Lokal Yang Viral

14 Februari 2026
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Layanan Bisnis
Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved
No Result
View All Result
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development

Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Go to mobile version