Rabu, 18 Februari 2026
No Result
View All Result
youngster.id
Pratesis Ads
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
No Result
View All Result
Home News

Penipuan Berkedok Email Meningkat Pesat

10 Juni 2017
in News
Reading Time: 1 min read
AwanPintar.id

AwanPintar.id: Indonesia Jadi Sumber Serangan Spam dan Malware Terbesar Sepanjang 2025 (Foto : istimewa/ilustrasi)

0
SHARES
0
VIEWS

youngster.id - Phishing adalah suatu metode yang digunakan hacker untuk mencuri password. Penelitian Mimecast mengungkapkan phishing yang melanda perusahaan meningkat sebesar 400 % selama kuartal terakhir.

Aksi phishing ini adalah dengan mengelabui target menggunakan fake form login pada situs palsu. Situs ini sangat menyerupai situs aslinya. Data Mimicast mengungkapkan, terhadap 44.000 email masuk, yang berasal dari akun pengguna bisnis.

“Penjahat cyber terus-menerus menyesuaikan metode serangan mereka. Analisis ESRA ini mencerminkan bagaimana serangan peniruan identitas, melalui pertahanan keamanan email, ada pada tingkat yang mengkhawatirkan. Jika CISO tidak meninjau solusi keamanan emailnya, dalam jangka 12 sampai 18 bulan mereka mungkin akan terkejut dengan treat yang masuk ke inbox email karyawan,” ujar Ed Jennings, Chief Operating Officer dari Mimecast dalam siara pers baru-baru ini.

Baca juga :   Ada Layanan Asuransi di Operator Telko Yang Satu Ini

Analisis ini juga menemukan bahwa serangan-serangan yang dilakukan penjahat cyber kebanyakan meniru eksekutif tingkat C, mitra bisnis, atau karyawan. Serangan semacam ini bertujuan untuk menipu penerima agar melakukan transfer jarak jauh.

Setelahnya, penjahat akan mengirim kembali data sensitif lainnya yang bisa mengakibatkan kerugian finansial. The Mimecast Email Security Risk Assessment (ESRA) mengukur efektivitas sistem keamanan email yang digunakan oleh ribuan organisasi di seluruh dunia. Demikian dikutip dari PC Authority.

Hasil dari penilaian kuartal kedua, yang dirilis hari ini, menemukan bahwa spam bisa masuk melalui sistem keamanan email yang ada. ESRA mencatat, ada hampir sembilan juta spam, 8.318 jenis file berbahaya, 1.669 lampiran diketahui, 487 lampiran malware yang tidak diketahui dan 8.605 serangan peniruan identitas.

Baca juga :   Gigacover Hadirkan Layanan Finansial Baru Bagi Pekerja Independen di Indonesia

Perusahaan itu berpendapat data tersebut memperkuat kenyataan bahwa dunia perindustrian masih terlalu abai untuk meningkatkan standar keamanan email karena 90 persen serangan dimulai dengan email.

“Penyedia jasa keamanan email juga harus memastikan due diligence mereka. Ini demi melindungi pelanggan dari metode serangan baru,” ucap Ed.

STEVY WIDIA

Tags: Mimecastpenipuan emailpenjahat cyberphishing
Previous Post

Pesan Grab Kini Bisa Langsung di Jalan

Next Post

Peluang Bisnis Aplikasi Musik Menjanjikan

Related Posts

Belajar online
News

Waspada, Penipu Online Kirim Serangan Phishing Incar Universitas

10 September 2022
0
Pelaku UKM Banyak Manfaatkan Instagram Buat Berbisnis
Headline

Tips Melindungi Akun Instagram dari Penipuan Berbasis Pesan Digital

12 Februari 2021
0
Email Google
VARIOUS

Waspadai, Ada 18 Juta Malware dan Phishing dalam Email Google

18 April 2020
0
Load More
Next Post
Peluang Bisnis Aplikasi Musik Menjanjikan

Peluang Bisnis Aplikasi Musik Menjanjikan

Krisis Talenta, Startup Berperan Gali Potensi Individu

Krisis Talenta, Startup Berperan Gali Potensi Individu

Modalku Berikan Pinjaman Cepat Untuk Startup dan UKM

Terdaftar di OJK, Modalku Luncurkan Produk Pinjaman Bagi UMKM

Discussion about this post

Recent Updates

SK Innovation E&S

Dukung Startup Hijau, SK Innovation E&S Perkuat Ekosistem Wirausaha Muda di Indonesia

17 Februari 2026
Beasiswa BCA

BCA Berikan Beasiswa Bakti 2026 kepada 700 Mahasiswa dari 20 Perguruan Tinggi

16 Februari 2026
ONIC

ONIC Juara Free Fire Battle Rush Series 2026, Buktikan Dominasi Jelang FFWS SEA

16 Februari 2026
AwanPintar.id

AwanPintar.id: Indonesia Jadi Sumber Serangan Spam dan Malware Terbesar Sepanjang 2025

16 Februari 2026
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

27 Juni 2019
Startup Hayokerja

Startup HayoKerja Hadirkan Solusi PHL bagi Perusahaan Pencari Tenaga Kerja

25 September 2023
pendanaan Fintech

Inilah 5 Fintech dengan Pendanaan Terbesar di Indonesia Tahun 2025

15 Mei 2025
fraud KoinP2P - KoinWorks

Gara-Gara Kasus Fraud KoinP2P, Rusak KoinWorks Sebelanga

22 November 2025
Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

0
Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

0
Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

0
Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

0
SK Innovation E&S

Dukung Startup Hijau, SK Innovation E&S Perkuat Ekosistem Wirausaha Muda di Indonesia

17 Februari 2026
Beasiswa BCA

BCA Berikan Beasiswa Bakti 2026 kepada 700 Mahasiswa dari 20 Perguruan Tinggi

16 Februari 2026
ONIC

ONIC Juara Free Fire Battle Rush Series 2026, Buktikan Dominasi Jelang FFWS SEA

16 Februari 2026
AwanPintar.id

AwanPintar.id: Indonesia Jadi Sumber Serangan Spam dan Malware Terbesar Sepanjang 2025

16 Februari 2026
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Layanan Bisnis
Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved
No Result
View All Result
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development

Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Go to mobile version