Penjual Produk FMCG di Lazada Naik 10 Kali Lipat

Lazada Indonesia

Penyerahan Sertifikat Vaksinasi di Sentra Vaksinasi Booster Lazada Untuk Pahlawan Ekonomi Digital. (Foto: istimewa/youngster.id)

youngster.id - Berdasarkan riset dari Kantar 2021, porsi pengeluaran sektor rumah tangga untuk Fast Moving Consumer Goods (FMCG) meningkat dari 19% (2020) menjadi 20% tahun 2021. Pengeluaran untuk produk makanan segar juga meningkat dari 25% menjadi 26%. Dampaknya dirasakan oleh e-commerce Lazada.

VP FMCG Lazada Indonesia Lia Kurtz mengungkapkan, terjadi peningkatan penjualan produk FMCG enam kali lipat selama 2019 hingga 2022. Barang yang dimaksud termasuk kebutuhan pokok (groceries), kebutuhan ibu dan anak, kesehatan, kecantikan, serta mainan. Dia juga mengatakan, jumlah penjual produk FMCG melonjak 10 kali lipat.

”Jumlah konsumen yang berbelanja barang kategori ini meningkat delapan kali lipat. Ini terdorong oleh pandemi Covid-19,” kata Lia dalam keterangannya, Jumat (11/3/2022).

Selain itu Lia mengungkapkan, produk yang mengalami peningkatan penjualan yang pesat adalah produk kesehatan seperti pembersih tangan atau hand sanitizer, masker, dan vitamin diburu pembeli saat pandemi corona. Disusul produk kecantikan dan kebutuhan pokok.

Menurut Lia, Lazada mengandalkan sejumlah strategi untuk mendongkrak penjualan produk FMCG. Salah satunya, agresif berkolaborasi dengan merek-merek FMCG dalam dua tahun terakhir seperti Unilever, PNG, L’oreal, Danone Nestle hingga Frisian flag.

Lazada juga membuat menu pencarian khusus misalnya, Lazada Baby Store yang menyediakan kebutuhan ibu dan anak. Tahun lalu, e-commerce asal Singapura itu meluncurkan menu khusus kebutuhan pokok Lazada Daily Store. Selain itu, Lazada mengandalkan kemampuan teknologi.

“Kami memakai algoritme agar saat pengguna mencari produk, otomatis sistem bekerja membantu mereka mendapatkan rekomendasi produk. Ini agar relevan dengan kebutuhan,” pungkas Lia.

Sementara itu, Lazada Indonesia menyelenggarakan sentra vaksinasi di gudang utama Lazada di Cimanggis, Depok, Jawa Barat, yang menyediakan vaksinasi booster.

Executive Director Lazada Indonesia, Ferry Kusnowo mengatakan langkah ini sebagai upaya melindungi kesehatan dan keselamatan para Pahlawan Ekonomi Digital, yang terdiri dari pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), mitra kurir, pekerja logistik serta konsumen dalam ekosistem eCommerce.

Bekerja sama dengan Good Doctor Indonesia (Good Doctor), Sentra Vaksinasi Booster Lazada ini berlangsung sejak 9 Maret 2022 hingga 18 Maret 2022 dan ditargetkan untuk memvaksinasi hingga 16 ribu pahlawan ekonomi digital.

“Kami berharap adanya Sentra Vaksinasi Booster Lazada ini bisa memberi kemudahan bagi masyarakat yang tinggal di sekitar gudang Lazada untuk mendapatkan perlindungan tambahan melalui vaksin booster,” ujarnya.

Program Sentra Vaksinasi Booster Lazada juga terbuka untuk masyarakat umum dan terlaksana berkat dukungan pemerintah pusat dan daerah, diantaranya Kementerian Kesehatan, Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Pemerintah Provinsi Jawa Barat, Pemerintah Kota Depok, Dinas Kesehatan Kota Depok, serta KODIM 0508/Depok.

 

STEVY WIDIA

 

 

Exit mobile version