Perangkat Mobile Dukung Ibadah di Bulan Ramadan

Ruang Komunal Facebook Indonesia. (Foto: istimewa/youngster.id)

youngster.id - Hasil survei Facebook menunjukkan bahwa 83% responden setuju bahwa smartphone membantu mereka untuk menjalankan ibadah selama bulan Ramadan. Bahkan mayoritas responden (93%) sepakat bahwa perangkat mobile membantu mereka untuk tetap terhubung dengan teman dan keluarga selama bulan suci.

Demikian hasil riset dari Facebook bersama Kantar yang berlangsung pada April 2019 yang melibatkan 951 responden di Indonesia. Riset ini bermaksud ingin memahami bagaimana orang merayakan Ramadan dan perubahan aktivitas harian mereka.

Hasilnya, mayoritas responden dari Indonesia (98%) setuju bahwa Ramadan adalah momen yang lebih penting dibandingkan perayaan lainnya. Selain itu, 96% responden berpendapat, Ramadan adalah waktu untuk introspeksi diri dan berkumpul bersama komunitas.

Sejalan dengan fokus dalam hal spiritualitas, survei menunjukkan bahwa Ramadan juga memiliki sisi sosial yang penting. Selain itu, 89% responden sepakat, tetap terhubung dengan banyak orang sangat penting agar mereka dapat menerima informasi terkini selama Ramadan.

Pasalnya, 93% responden setuju Ramadan merupakan momen untuk menghabiskan waktu bersama teman dan keluarga. Hal ini terlihat dari cara masyarakat Indonesia menggunakan media sosial selama Ramadan.

Baca juga :   KoinWorks, Fintech Berkonsep Urun Dana

Menurut hasil riset, 96% dari masyarakat Indonesia mengatakan, mereka mengandalkan Facebook Family of Apps selama Ramadan.

Dari aplikasi-aplikasi milik Facebook, 85 % responden mengatakan WhatsApp merupakan media sosial favorit mereka.

Alasan masyarakat Indonesia menggunakan aplikasi-aplikasi milik Facebook adalah untuk terhubung dengan kerabat dan keluarga.

Alasan lainnya adalah untuk mencari berbagai konten terkait Ramadan, mulai dari bergabung bersama grup doa di WhatsApp hingga berbagi kutipan religi dan khotbah melalui Facebook Messenger.

Tidak hanya itu, 63% responden menyebut, Facebook dan Instagram dipakai untuk mencari pakaian dan busana. Sementara 45% berwisata dengan bantuan Facebook dan Instagram untuk merencanakan perjalanan. 

STEVY WIDIA