Pertumbuhan Gogobli Meroket Di Tahun 2017

Gogobli.com adalah e-commerce khusus produk jamu, herbal kosmetik dan kecantikan alami. (Foto: Istimewa/Youngster.id)

youngster.id - Gogobli, platform e-Commerce di bidang kesehatan dan kecantikan, berhasil meraih pertumbuhan pesat sepanjang tahun 2017. Bahkan Gogobli berhasil bekerja sama dengan lebih dari lima ratus prinsipal atau produsen merek produk kesehatan dan kecantikan.

Chief Business Development Officer Gogobli, Terry Koh mengungkapkan, saat ini ada puluhan ribu stock keeping unit (SKU) yang tersedia di platform tersebut. “Pertumbuhan itu tak lepas dari upaya kami sebagai solusi untuk beragam kendala yang dihadapi prinsipal, termasuk membantu mereka untuk mulai melakukan transisi digital,” tutur Koh Senin (29/1/2018) di Jakarta.

Menurut Chief Executive Officer Gogobli, Joyce Lim, pertumbuhan tersebut juga terlihat dari jumlah outlet yang bekerja sama. Laporan terbaru mencatat ada 15 ribu outlet yang tersebar di sejumlah wilayah.

“Sejak Mei 2016 hingga Desember 2017, kami mengalami peningkatan penjualan hingga 2.500 persen. Sementara dari sisi outlet, pertumbuhan mencapai 2.500 persen. Rencananya, kami juga akan memperluas cakupan,” ujarnya menjelaskan.

Chief Operating Officer Gogobli, Joe Hansen, menuturkan kemudahan yang ditawarkan platform-nya memang menjadi daya tarik tersendiri. Untuk mendukung pengalaman, perusahaan telah merilis aplikasi khusus bagi outlet.

Baca juga :   Lenna, Asisten Pribadi Berteknologi AI dari Indonesia

“Dengan aplikasi ini, outlet dapat memesan langsung barang yang ingin dibelinya. Aplikasi juga didesain dengan sangat mudah sehingga memudahkan para pelaku bisnis mengaksesnya,” ujarnya.

Mengingat pertumbuhan yang cukup signifkan, Gogobli pun sudah mencanangkan rencana perusahaan untuk beberapa tahun ke depan. Salah satunya, menurut Halim, adalah mendapatkan pendanaan dengan nilai US$ 50 hingga 100 juta.

“Kami juga sudah mempersiapkan strategi bisnis unik yang akan diluncurkan pada kuartal ketiga tahun ini. Harapannya, strategi ini mampu membawa kami seperti startup unicorn,” ujarnya.

Sebelumnya Gogobli sudah mendapatkan pendanaan putaran seri-A dari OSK Venture International Berhard. Meski nilai investasi tak diungkap, pendanaan itu dilakukan pada Februari 2017.

 

STEVY WIDIA