Minggu, 12 Juli 2026
No Result
View All Result
youngster.id
Pratesis Ads
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
No Result
View All Result
Home News

Potensi Bisnis Bahan Pokok Digital Diproyeksi Capai Rp 84 Triliun

18 Februari 2021
in News
Reading Time: 1 min read
GrabMart Ekspansi Ke 8 Negara Asia Tenggara

Grabmart tersedia di 50 kota di Asia Tenggara. (Foto: istimewa)

0
SHARES
0
VIEWS

youngster.id - Nilai transaksi atau gross merchandise value (GMV) layanan kebutuhan pokok digital diproyeksi dapat mencapai US$ 5 miliar-US$ 6 miliar atau sekitar Rp 70 triliun-Rp 84 triliun) pada 2025. Hal ini mendorong startup unicorn seperti Gojek, Tokopedia dan Grab memperkuat lini bisnis ini.

Proyek ini diumumkan perusahaan konsultan strategi global L.E.K Consulting. Head of the technology practice L.E.K. Consulting Asia Tenggara Manas Tamotia mengatakan, situasi pandemi mendorong penetrasi layanan kebutuhan pokok digital di Indonesia.

“Pasar ini akan tumbuh lebih lanjut, dipercepat oleh pandemi Covid-19,” katanya dalam siaran pers, Kamis (18/2/2021).

Menurut dia, pandemi telah mendorong jumlah adopsi layanan belanja online naik dua sampai tiga kali lipat sepanjang tahun lalu. L.E.K Consulting mencatat, 65% pembeli memilih berbelanja kebutuhan pokok melalui layanan digital karena alasan kenyamanan.

Selain itu, adanya pertumbuhan jumlah pembeli kebutuhan pokok dari kalangan muda. Sebanyak 65% populasi di bawah 44 tahun dan berdomisili perkotaan menunjukkan perilaku pembelian yang impulsif. “Pembeli yang lebih muda cenderung melakukan pembelian online. Jenis konsumen yang cerdas ini meningkatkan permintaan untuk bahan makanan secara digiral,” kata Manas.

Potensi bisnis ini mendorong sejumlah startup merambah sektor ini dengan menawarkan layanan offline-to-online (O2O), pasar online maupun agregator. Gojek misalnya, meluncurkan GoToko dan GoStore,GoShop dan GoMart. Demikian juga dengan Grab dengan GrabMart serta menggandeng PT Matahari Putra Prima Tbk (MPPA) yang membuat toko virtual Hypermart, Foodmart, Primo dan Hyfresh pada fitur GrabMart.

Para pelaku e-commerce seperti Tokopedia, Bukalapak, dan Shopee juga ikut memperkuat fitur kebutuhan bahan pokok ini.

 

STEVY WIDIA

Tags: e-commerceGomartGoShopGoTokoGrabMartL.E.K Consultinglayanan kebutuhan pokok digital
Previous Post

Fintech Lending Modal Rakyat Tambah Lender Institusi Baru

Next Post

Ada 20,2 Juta Serangan Siber Sasar Pelaku Bisnis di Indonesia Sepanjang 2020

Related Posts

Lion Parcel x Toco
Digital Business

Perluas Pilihan Logistik Seller, Lion Parcel Jalin Kemitraan Strategis Bersama Toco

9 Juli 2026
0
Lazada x Meta
Digital Business

Perluas Akses Kreator Konten, Lazada Gabung Program Kemitraan Afiliasi Meta di Asia Tenggara

8 Juli 2026
0
volume paket J&T Express
Digital Business

Tembus 100 Juta Paket per Hari, J&T Express Catat Rekor Pertumbuhan Global di Paruh Pertama 2026

8 Juli 2026
0
Load More
Next Post
Keamanan Siber Indonesia

Ada 20,2 Juta Serangan Siber Sasar Pelaku Bisnis di Indonesia Sepanjang 2020

Kejar Target 1 Juta Merchant, Youtap Lengkapi Layanan Untuk UMKM

Kejar Target 1 Juta Merchant, Youtap Lengkapi Layanan Untuk UMKM

produk kecantikan

Produk Kecantikan Lokal Berpeluang Besar Memikat Pasar

Discussion about this post

Recent Updates

Bank Mandiri Taspen

Bidik Kategori KBMI III, Bank Mandiri Taspen Garap Potensi ‘Silver Economy’

11 Juli 2026
Big 4 Asia

Big 4 Asia: Ketika Modal Besar Bekerja dengan Cara Berbeda

11 Juli 2026
Salesforce UKM Indonesia

Produktivitas UKM Indonesia Masih Tertinggal, Salesforce Tawarkan Solusi AI

11 Juli 2026
Strava

Strava Rilis Fitur Baru untuk Cari Race dan Event Klub, Perkuat Koneksi Komunitas Pelari

11 Juli 2026
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

27 Juni 2019
Sayurbox x Blitz

Sayurbox Gunakan Motor Listrik Blitz untuk Layanan Pengiriman

10 Januari 2024
Startup Hayokerja

Startup HayoKerja Hadirkan Solusi PHL bagi Perusahaan Pencari Tenaga Kerja

25 September 2023
fraud KoinP2P - KoinWorks

Gara-Gara Kasus Fraud KoinP2P, Rusak KoinWorks Sebelanga

22 November 2025
Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

0
Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

0
Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

0
Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

0
Bank Mandiri Taspen

Bidik Kategori KBMI III, Bank Mandiri Taspen Garap Potensi ‘Silver Economy’

11 Juli 2026
Big 4 Asia

Big 4 Asia: Ketika Modal Besar Bekerja dengan Cara Berbeda

11 Juli 2026
Salesforce UKM Indonesia

Produktivitas UKM Indonesia Masih Tertinggal, Salesforce Tawarkan Solusi AI

11 Juli 2026
Strava

Strava Rilis Fitur Baru untuk Cari Race dan Event Klub, Perkuat Koneksi Komunitas Pelari

11 Juli 2026
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Layanan Bisnis
Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved
No Result
View All Result
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development

Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Go to mobile version