Senin, 6 April 2026
No Result
View All Result
youngster.id
Pratesis Ads
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
No Result
View All Result
Home Headline

Sensus Ekonomi Diharap Pecahkan Persoalan Pelaku Usaha Kecil

14 Mei 2016
in Headline, News
Reading Time: 1 min read
Jangan Tolak Sensus Ekonomi, Bisa Kena Pidana

BPS gelar Sensus Ekonomi pada 1-31 Mei 2016 mencakup 24 juta perusahaan di seluruh Indonesia. (foto : ilustrasi/istimewa)

0
SHARES
0
VIEWS

youngster.id - Asosiasi Pengembangan Kerajinan Rakyat Indonesia mengharapkan hasil Sensus Ekonomi 2016 yang diadakan Badan Pusat Statistik (BPS) mampu memetakan persoalan internal maupun eksternal yang sedang dihadapi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

“Melalui Sensus Ekonomi (SE) 2016 kami harapkan mampu menyoroti beragam kegiatan usaha kecil di perdesaan sekaligus memetakan persoalan yang mereka hadapi,” kata Direktur Asosiasi Pengembangan Kerajinan Rakyat Indonesia (Apikri) Amir Panzuri dikutip dari Antara, baru-baru ini.

Menurut dia data yang dihimpun Dinas Perindustrian dan Perdagangan belum mampu menjangkau usaha kecil skala rumah tangga seperti usaha penjualan pulsa atau kerajinan kreatif lainnya.
“Tentu tidak mungkin dinas mendata satu persatu penjual pulsa yang cukup mengoperasikan usahanya dari telepon genggam,” kata dia.

Baca juga :   Pos Indonesia Dorong Pemasaran Usaha Kecil

Biaya penggunaan listrik UMKM yang masih berskala rumah tangga, misalnya, menurut dia, tidak dapat diterapkan tarif listrik layaknya rumah tangga pada umumnya karena jika menggunakan patokan tarif listrik rumah tangga dengan daya 900 VA-1.300 VA mereka tidak mendapatkan subsidi listrik.

“Padahal meski usahanya masih menggunakan listrik rumah, paling tidak mereka juga termasuk UMKM yang berhak mendapatkan subsidi,” kata dia.

Selain mampu mengetahui persoalan internal masing-masing pelaku usaha, katanya, hasil SE 2016 diharapkan mampu memetakan persoalan eksternal yang dihadapi UMKM, seperti kebutuhan infrastruktur, transportasi, dan ketersediaan bahan baku.

“Banyak masalah eksternal yang tidak dapat ditangani sendiri oleh UMKM, melainkan harus dilakukan pemerintah,” jelas dia.

Baca juga :   Vokasi UI Ajak UMKM Gunakan Aplikasi Digital Keuangan

Amir mengatakan saat ini Apikri menaungi sebanyak 470 industri skala rumah tangga di Yogyakarta yang menggeluti beragam sektor industri kreatif berbahan alam. Mereka juga juga membutuhkan beragam dukungan pemerintah, bukan hanya aspek permodalan dan perizinan.

“Selama ini ada anggapan bahwa yang dihadapi UMKM hanya masalah permodalan dan perizinan, padahal bukan cuma itu,” pungkas Amir.

 

STEVY WIDIA

Tags: izinmodalpemerintahSensus ekonomiusaha kecil mikro dan menengah (UMKM)
Previous Post

Arang dan Asa, Pemenang Utama Go-Video Competition 2016

Next Post

ITS Ingin Juarai Kontes Robot Indonesia

Related Posts

#CottonInk Bertahan Satu Dekade Berkat Karakter
Headline

Sukses Bangun Bisnis Tak Melulu Dengan Modal Besar

17 Juli 2021
0
Pintek dan Royal Lentera Biru Foundation Dukung Pengembangan Ekosistem Pendidikan di Yogyakarta
Headline

Pintek Beri Kemudahan UKM Pendidikan Untuk Berjualan

27 April 2021
0
Ruangguru
Headline

Belva Hentikan Program Modal UMKM CiptaNyata

24 April 2020
0
Load More
Next Post
ITS  Ingin Juarai Kontes Robot Indonesia

ITS Ingin Juarai Kontes Robot Indonesia

Tokopedia Student Ambassador Batch 3 Digelar Juli 2016

Tokopedia Student Ambassador Batch 3 Digelar Juli 2016

Taksi Aplikasi Terancam Sanksi Jika Langgar Perizinan

Taksi Aplikasi Terancam Sanksi Jika Langgar Perizinan

Discussion about this post

Recent Updates

masa depan industri P2P Lending

Akhir Era “Bakar Uang”: Menakar Kedewasaan Baru Industri P2P Lending Indonesia

6 April 2026
Pitchbook - venture capital

Laporan Pitchbook Q1 2026: Investasi VC Asia Stabil, Sektor AI Geser Dominasi Fintech

6 April 2026
Agoda x WWF x Livingseas

Agoda dan WWF Kucurkan Dana Konservasi untuk Livingseas Asia di Bali

6 April 2026
ShopeePay

ShopeePay Soroti Perubahan Pola Konsumsi Masyarakat Pasca Ramadan 2026

6 April 2026
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

27 Juni 2019
Sayurbox x Blitz

Sayurbox Gunakan Motor Listrik Blitz untuk Layanan Pengiriman

10 Januari 2024
Startup Hayokerja

Startup HayoKerja Hadirkan Solusi PHL bagi Perusahaan Pencari Tenaga Kerja

25 September 2023
fraud KoinP2P - KoinWorks

Gara-Gara Kasus Fraud KoinP2P, Rusak KoinWorks Sebelanga

22 November 2025
Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

0
Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

0
Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

0
Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

0
masa depan industri P2P Lending

Akhir Era “Bakar Uang”: Menakar Kedewasaan Baru Industri P2P Lending Indonesia

6 April 2026
Pitchbook - venture capital

Laporan Pitchbook Q1 2026: Investasi VC Asia Stabil, Sektor AI Geser Dominasi Fintech

6 April 2026
Agoda x WWF x Livingseas

Agoda dan WWF Kucurkan Dana Konservasi untuk Livingseas Asia di Bali

6 April 2026
ShopeePay

ShopeePay Soroti Perubahan Pola Konsumsi Masyarakat Pasca Ramadan 2026

6 April 2026
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Layanan Bisnis
Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved
No Result
View All Result
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development

Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Go to mobile version