Siemens Optimalkan Efisiensi Energi dan Kehandalan Pusat Data

Presiden Republik Indonesia Joko Widodo didampingi Presiden Direktur PT Astra International Tbk Prijono Sugiarto (kanan) berjabat tangan dengan Instruktur Bidang Automotive Maintenance Politeknik Manufaktur Astra Marco Adribrata (kedua kanan) dan Elroy Fransiskus (ketiga kanan) pada acara kunjungan kerja presiden ke Siemens Technik Akademie di Berlin, Jerman. (18/4). (Foto: Dok. Astra International)

youngster.id - Untuk meningkatkan distribusi pendinginan di seluruh “white space” pusat data, Siemens mengintegrasikan solusi manajemen pendinginan yang dinamis berbasis artificial intelligence (AI) milik Vigilent ke dalam portofolio perusahaan untuk pusat data. Siemens memanfaatkan kemampuan analisis data real-time Vigilent agar secara dinamis dapat menyesuaikan tingkat pendinginan dengan beban TI di ruang server.

Matthias Rebellius, CEO dari Building Technologies mengungkapkan, dengan itu Siemens memperkuat kemitraan strategis dengan Vigilent dengan menjadi pemegang saham minoritas.

“Siemens bekerja sama dengan berbagai pengelola pusat data di seluruh dunia untuk meningkatkan kinerja bangunan mereka melalui langkah-langkah peningkatan fasilitas dan layanan seperti Alur Permintaan (Demand Flow) untuk Chiller Plant Optimization. Kemitraan dengan Vigilent merupakan sebuah langkah penting dalam peningkatan keahlian kami khususnya untuk teknologi ini dan juga sebagai bukti nyata dari komitmen perusahaan terhadap digitalisasi dalam industri bangunan,” papar Matthias dalam keterangannya Jumat (18/5/2018) di Jakarta.

Menurut dia, melalui kemitraan dengan Vigilent, rangkaian solusi Thermal Optimization dari Siemens akan lebih luas sehingga dapat meningkatkan kualitas pusat data secara keseluruhan terutama dalam sistim pendinginan dan white space. Sementara dalam hal pengoperasian pusat data, ini merupakan langkah penghematan yang signifikan dalam hal konsumsi energi dan pada saat yang bersamaan meningkatkan kapasitas pendinginan nominal dan memastikan kehandalan pusat data.

Baca juga :   Telkom Bangun Laboratorium Smart City

Langkah selanjutnya, kedua perusahaan bersama-sama akan mengembangkan solusi baru serta memenuhi kebutuhan pasar global pusat data.

“Vigilent merupakan pelopor dalam penggunaan machine learning untuk mengoptimalkan lingkungan termal yang ada di pusat data,” ungkap Dave Hudson, CEO dari Vigilent. “Dengan menggabungkan solusi kami dengan Siemens, maka dapat meningkatkan mutu solusi kami sehingga bisa menjangkau fasilitas mission-critical di seluruh dunia,” pungkas Matthias.



STEVY WIDIA