Senin, 30 Maret 2026
No Result
View All Result
youngster.id
Pratesis Ads
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
No Result
View All Result
Home Headline

Sri Mulyani Siapkan 4 Strategi Masuki Era Digital

10 April 2018
in Headline, News
Reading Time: 2 mins read
Sri Mulyani : Generasi Muda Kunci Keberhasilan Indonesia

Sri Mulyani Indrawati,Menteri Keuangan RI. (Foto: Istimewa/Youngsters.id)

0
SHARES
0
VIEWS

youngster.id - Saat ini terdapat 143 juta orang di Indonesia yang sudah terhubung dengan internet. Untuk itu pemerintah telah menyiapkan empat langkah untuk menghadapi era digital.

Demikian disampaikan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati dalam kuliah umum dalam rangka Dies Natalis Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Diponegoro, Senin (9/4/2018) di Semarang, Jawa Tengah.

Menurut mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia ini, ada empat strategi yang akan dijalankan pemerintah agar Indonesia bisa sukses menyongsong era digital. Strategi itu adalah pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) melalui pendidikan, kesehatan, karakter, nilai, integritas dan agama; peningkatan kualitas dari infrastruktur; kualitas kelembagaan; serta, kebijakan pemerintah.

Pertama adalah faktor manusia, yang meliputi integritas, pendidikan, agama, sosial, dan budaya. Menurut Sri Mulyani, hal ini harus disiapkan mulai sekarang, terlebih lagi Indonesia akan menghadapi bonus demografi. “Posisi pekerja menjadi rawan karena adanya otomatisasi pekerjaan. Semua serba robot. Tapi ingat, ada yang tidak bisa dilakukan robot, critical thinking. Ini keunggulan manusia yang harus dimanfaatkan,” ucapnya.

Baca juga :   Creative Gorilla Capital Pimpin Pendanaan Startup Pengembang Kartu Koleksi Hoopi

Sri Mulyani juga menyampaikan, Indonesia akan memiliki 309 juta penduduk pada 2045. Pada ulang tahun kemerdekaan yang ke 100 itu, Indonesia bakal menjadi negara dengan Produk Domestik Bruto (PDB) terbesar kelima di dunia. Syaratnya, Indonesia harus mampu menjaga tren pertumbuhan ekonominya. Melalui implementasi keempat strategi itu, kata dia, Indonesia bisa membangun fondasi ekonomi, bahkan untuk seluruh dunia.

“Pada 2045, yang tidak bisa digantikan oleh teknologi adalah pemikiran kritis dan rasa empati. Saya berpesan kepada mahasiswa untuk belajar dengan detil agar tidak mudah terbawa arus informasi,” tutur dia. Tanpa memerhatikan hal yang detail, menurut dia akan sulit mencapai kesempurnaan.

Faktor kedua, pembangunan infrastruktur seperti jalan tol, irigasi, bandara, dan pelabuhan memang harus dilakukan. “Yang harus diperdebatkan dengan hebat bukan pembangunannya, tapi keamanan bangunan dan kualitasnya, ini yang harus diperhatikan,” ujarnya.

Baca juga :   Henry Koenaifi : Setiap Orang Bisa Saja Menjadi Startup Di Era Digital

Selanjutnya adalah faktor sistem kelembagaan harus mampu melayani masyarakat dan tidak melakukan tindak korupsi. “Harus dibudayakan melayani dan efisien. Itu ciri lembaga yang profesional,” tegas Sri Mulyani.

Terakhir, adalah faktor kebijakan, terutama di bidang ekonomi. Menurut dia, jika sebuah negara salah dalam mengambil kebijakan, bisa jadi negara tersebut akan rusak.

“Seperti Argentina era tahun 1800-an. Saat itu mereka setara dengan negara Eropa Barat, Belgia atau Netherland. Mereka sempat miskin dan sekarang mulai bangkit. Atau Korsel yang juga diperhitungkan. Apakah mereka bebas korupsi? Tidak. Tapi Korsel terus memperbaiki kebijakannya,” ucapnya.

Sri Mulyani menegaskan jika keempat hal tersebut berjalan baik dan mendapat dukungan, maka perekonomian Indonesia akan diperhitungkan di dunia.

Baca juga :   Kabupaten Trenggalek Terapkan Protokol Pemeriksaan Berbasis Teknologi Canggih

Adapun, untuk mengimplementasikan keempat strategi itu, pemerintah mengalokasikan Rp 444,1 triliun untuk pendidikan, dari total belanja negara Rp 2.220 triliun tahun ini. Sedangkan anggaran untuk kesehatan senilai Rp 111 triliun dan infrastruktur Rp 410 triliun pada 2018. Menteri Keuangan ini optimistis penduduk Indonesia berpotensi mengembangkan kreativitas dan kegiatan ekonomi, dengan memanfaatkan teknologi.

 

STEVY WIDIA

Tags: era digitalSri Mulyani
Previous Post

Blibli Tawarkan Solusi Belanja Grocery Lewat Bliblimart

Next Post

Tim UI Sabet “Best Economic Car” di Ajang ICECC 2018

Related Posts

Softskill Milenial dan Gen Z
Headline

Gen Z dan Milenial Harus Memiliki Softskill Agar Siap Bersaing di Era Digital

21 November 2024
0
Blockchain
Headline

Blockchain dan Aset Kripto, Pondasi Baru di Era Digital

3 Mei 2024
0
akuntan
News

4 Langkah Jitu Jadi Akuntan Sukses di Era Digital

11 November 2023
0
Load More
Next Post
Tim UI Sabet “Best Economic Car” di Ajang ICECC 2018

Tim UI Sabet “Best Economic Car” di Ajang ICECC 2018

2018, Grab Janji Lahirkan 5 Juta Wirausahawan Mikro

Grab Bidik 100 Juta Mitra Wirausaha di Asia Tenggara pada 2020

KASKUS dan AXIS Gelar Kompetisi Game

KASKUS dan AXIS Gelar Kompetisi Game

Discussion about this post

Recent Updates

Capital A Tunjuk Effendy Shahul Hamid Jadi Deputy CEO, Fokus Ekspansi Regional

Capital A Tunjuk Effendy Shahul Hamid Jadi Deputy CEO, Fokus Ekspansi Regional

30 Maret 2026
ITSEC Asia

Laba Bersih Meroket, ITSEC Asia Catat Pendapatan Rp527,1 Miliar di Tahun 2025

30 Maret 2026
KPPU Fintech

KPPU Putuskan 97 Fintech P2P Lending Bersalah Atas Perkara Kartel Bunga

30 Maret 2026
Intervyou

Intervyou Luncurkan Platform Persiapan Karir Berbasis AI di Indonesia

30 Maret 2026
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

27 Juni 2019
Sayurbox x Blitz

Sayurbox Gunakan Motor Listrik Blitz untuk Layanan Pengiriman

10 Januari 2024
Startup Hayokerja

Startup HayoKerja Hadirkan Solusi PHL bagi Perusahaan Pencari Tenaga Kerja

25 September 2023
fraud KoinP2P - KoinWorks

Gara-Gara Kasus Fraud KoinP2P, Rusak KoinWorks Sebelanga

22 November 2025
Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

0
Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

0
Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

0
Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

0
Capital A Tunjuk Effendy Shahul Hamid Jadi Deputy CEO, Fokus Ekspansi Regional

Capital A Tunjuk Effendy Shahul Hamid Jadi Deputy CEO, Fokus Ekspansi Regional

30 Maret 2026
ITSEC Asia

Laba Bersih Meroket, ITSEC Asia Catat Pendapatan Rp527,1 Miliar di Tahun 2025

30 Maret 2026
KPPU Fintech

KPPU Putuskan 97 Fintech P2P Lending Bersalah Atas Perkara Kartel Bunga

30 Maret 2026
Intervyou

Intervyou Luncurkan Platform Persiapan Karir Berbasis AI di Indonesia

30 Maret 2026
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Layanan Bisnis
Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved
No Result
View All Result
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development

Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Go to mobile version