Rabu, 28 Oktober 2026
No Result
View All Result
youngster.id
Pratesis Ads
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
No Result
View All Result
Home News Startup & Entrepreneurship

5 Juta Produk Lokal Terjual di Ekspor Shopee Flexi, Fesyen Muslim Paling Diminati

28 Oktober 2026
in Startup & Entrepreneurship
Reading Time: 2 mins read
Shopee Kenakan Biaya Layanan

Shopee Indonesia mencatat lebih dari 5 juta produk lokal terjual melalui Program Ekspor Shopee Flexi (Foto: istimewa)

0
SHARES
0
VIEWS

youngster.id - Produk lokal Indonesia semakin berpeluang menjangkau konsumen internasional melalui platform e-commerce. Shopee Indonesia mencatat lebih dari 5 juta produk lokal terjual melalui Program Ekspor Shopee Flexi sejak Juli 2025, dengan fesyen muslim menjadi salah satu kategori yang menunjukkan permintaan tinggi.

Deputy Director of Government Relations Shopee Indonesia Balques Manisang mengatakan, Program Ekspor Shopee Flexi memberikan kesempatan bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk memperluas pasar ke luar negeri.

“Sudah 5 juta plus produk lokal terjual melalui Program Ekspor Shopee Flexi dari Juli 2025,” kata Balques dikutip Rabu (28/10/2026).

Balques menjelaskan, melalui Program Ekspor Shopee Flexi, penjual dapat menjangkau konsumen di Malaysia, Singapura, Brunei Darussalam, Filipina, dan Thailand. Program ini memberikan keleluasaan bagi UMKM untuk menyesuaikan harga dan promosi berdasarkan karakteristik pasar tujuan.

“Produk fashion, khususnya fashion muslim menjadi salah satu kategori yang diminati konsumen di pasar ekspor. Produk perlengkapan rumah tangga, batik, aksesori olahraga, dan kerajinan tangan juga dinilai memiliki peluang untuk menjangkau pembeli mancanegara,” ungkapnya.

Produk yang memiliki karakteristik khas Indonesia, termasuk kerajinan tangan, berpotensi menarik perhatian konsumen internasional. Meski demikian, peluang ekspor tidak terbatas pada kategori yang sudah populer. Pelaku usaha tetap perlu menguji potensi produknya dan memahami kebutuhan pasar.

Menurut Balques, keberhasilan memasuki pasar ekspor tidak cukup hanya dengan mengikuti pelatihan. UMKM perlu terus mempelajari tren, budaya, preferensi konsumen, dan regulasi di negara tujuan, sekaligus memperbarui strategi pemasaran agar produknya tetap kompetitif.

Kesiapan produk juga perlu didukung standardisasi dan sertifikasi, serta pengelolaan harga, promosi, pembayaran, dan logistik. Pemahaman terhadap aspek-aspek tersebut dapat membantu pelaku usaha menyesuaikan produk dengan kebutuhan konsumen di pasar internasional.

Shopee juga melihat peluang memperluas jangkauan ekspor ke negara lain, termasuk Australia dan Eropa. Namun, perluasan tersebut membutuhkan persiapan lebih lanjut, terutama dalam pengembangan perangkat pemasaran dan pemahaman terhadap karakteristik pasar.

Sementara itu, Kementerian Perdagangan (Kemendag) mendorong Shopee Indonesia untuk memperluas ekspansi ke pasar internasional dengan memanfaatkan sejumlah kesepakatan perdagangan bebas dan kemitraan komprehensif, termasuk ke Kanada, Korea Selatan, Jepang, Australia, dan Selandia Baru. Ekspansi pasar melalui marketplace tersebut dinilai membuka peluang bagi UMKM Indonesia menjangkau konsumen global.

Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional Kemendag Fajarini Puntodewi mengatakan Indonesia telah memiliki 25 perjanjian perdagangan dengan berbagai negara dan mitra dagang. Perjanjian tersebut mencakup free trade agreement (FTA) dan kemitraan ekonomi komprehensif atau comprehensive economic partnership agreement (CEPA) yang dapat dimanfaatkan untuk memperluas akses pasar produk dan jasa Indonesia.

“Kita itu sudah punya CEPA di beberapa negara, dengan Kanada, dengan Korea, dengan Jepang, dengan Australia, dengan Selandia Baru. Masuk ke sana Shopee-nya, supaya UMKM kita bisa ke sana,” kata Fajarini.

Menurutnya, perjanjian tersebut tidak hanya memberikan keuntungan bagi perdagangan barang melalui penurunan tarif impor hingga 0% sehingga produk Indonesia lebih kompetitif, melainkan juga membuka peluang di sektor jasa, bisnis, dan investasi.

Dia menilai akses pasar yang telah dibuka melalui perjanjian perdagangan perlu dimanfaatkan secara optimal oleh pelaku usaha Indonesia, sehingga UMKM tidak hanya mengandalkan pasar domestik, tetapi juga dapat memperluas jangkauan penjualan ke negara-negara mitra dagang.

“Jadi kalau nggak kita pakai, akses yang sudah kita buka ini rugi kita. Jadi akhirnya masuklah itu pebisnis-pebisnis dari luar, dia bukalah usaha di sini. Sementara kita nggak mau membuka, sebaliknya. Ini kita juga harus menyerbu pasar-pasar itu,” tuturnya.

Capaian penjualan melalui Program Ekspor Shopee Flexi menunjukkan adanya peluang bagi produk lokal untuk menjangkau konsumen lintas negara. Agar peluang tersebut berkelanjutan, UMKM perlu mengembangkan kualitas produk, memahami pasar tujuan, dan menyesuaikan strategi bisnis dengan kebutuhan konsumen internasional.

 

STEVY WIDIA

Tags: e-commerceeksporfesyen muslimProduk LokalProgram Ekspor Shopee FlexiShopeeUMKM
Previous Post

Traveloka Gandeng ETG Perluas Akses Hotel Global dan Asia Tenggara

Related Posts

inovasi produk brand lokal
Industry

Inovasi Produk Jadi Kunci Brand Lokal Bersaing

27 Oktober 2026
0
BSI International Expo 2026
Industry

BSI International Expo 2026 Ditutup dengan Transaksi Rp5,38 Triliun dan 65,8 Ribu Pengunjung

27 Oktober 2026
0
Edukasi Adapundi UMKM Solo
Digital Business

Adapundi Edukasi Literasi Keuangan bagi UMKM Solo, Tekankan Pengelolaan Pinjaman Daring secara Bijak

27 Oktober 2026
0
Load More

Discussion about this post

Recent Updates

Shopee Kenakan Biaya Layanan

5 Juta Produk Lokal Terjual di Ekspor Shopee Flexi, Fesyen Muslim Paling Diminati

28 Oktober 2026
Traveloka ETG Perluas Akses Hotel Global

Traveloka Gandeng ETG Perluas Akses Hotel Global dan Asia Tenggara

28 Oktober 2026
RedDoorz teknologi AI Inspecto

RedDoorz Manfaatkan Teknologi AI Inspecto untuk Perkuat Standar Mutu Lebih dari 1.500 Hotel

27 Oktober 2026
inovasi produk brand lokal

Inovasi Produk Jadi Kunci Brand Lokal Bersaing

27 Oktober 2026
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

27 Juni 2019
Sayurbox x Blitz

Sayurbox Gunakan Motor Listrik Blitz untuk Layanan Pengiriman

10 Januari 2024
Startup Hayokerja

Startup HayoKerja Hadirkan Solusi PHL bagi Perusahaan Pencari Tenaga Kerja

25 September 2023
fraud KoinP2P - KoinWorks

Gara-Gara Kasus Fraud KoinP2P, Rusak KoinWorks Sebelanga

22 November 2025
Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

0
Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

0
Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

0
Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

0
Shopee Kenakan Biaya Layanan

5 Juta Produk Lokal Terjual di Ekspor Shopee Flexi, Fesyen Muslim Paling Diminati

28 Oktober 2026
Traveloka ETG Perluas Akses Hotel Global

Traveloka Gandeng ETG Perluas Akses Hotel Global dan Asia Tenggara

28 Oktober 2026
RedDoorz teknologi AI Inspecto

RedDoorz Manfaatkan Teknologi AI Inspecto untuk Perkuat Standar Mutu Lebih dari 1.500 Hotel

27 Oktober 2026
inovasi produk brand lokal

Inovasi Produk Jadi Kunci Brand Lokal Bersaing

27 Oktober 2026
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Layanan Bisnis
Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved
No Result
View All Result
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development

Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Go to mobile version