Nvidia Dikabarkan Akuisisi Hugging Face Senilai Rp211 Triliun untuk Perkuat Ekosistem AI

Nvidia akuisisi Hugging Face

Nvidia Dikabarkan Akuisisi Hugging Face Senilai Rp211 Triliun untuk Perkuat Ekosistem AI (Foto: Ilustrasi)

youngster.id - Perusahaan raksasa pembuat cip, Nvidia, dikabarkan telah sepakat untuk mengintegrasikan platform kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) open-source Hugging Face ke dalam lini bisnisnya melalui akuisisi bernilai US$12,9 miliar (sekitar Rp211 triliun). Langkah ini dinilai akan memperluas pengaruh Nvidia dari sekadar penyedia perangkat keras AI menuju ekosistem perangkat lunak utama tempat pengembang membangun dan mendistribusikan model AI.

Kabar penandatanganan kesepakatan tersebut pertama kali dilaporkan oleh The Information berdasarkan sumber yang mengetahui transaksi tersebut. Meski nilai akuisisi mencapai 86 kali lipat dari estimasi pendapatan tahunan Hugging Face yang sebesar US$150 juta, baik Nvidia maupun Hugging Face belum memberikan konfirmasi resmi secara publik. Jika rampung, transaksi ini akan menjadi akuisisi terbesar kedua sepanjang sejarah Nvidia setelah Mellanox pada 2019.

Hugging Face, yang mengawali perjalanannya sebagai startup di inkubator Station F Paris pada 2017, kini menjadi salah satu pusat distribusi terpenting dalam ekosistem AI open-source. Platform ini menampung ribuan model AI, set data, dan alat pengembang yang digunakan oleh komunitas teknologi global.

Kepemilikan atas Hugging Face dinilai memberi keunggulan strategis bagi Nvidia di tengah meningkatnya persaingan pembuat cip kustom dari perusahaan seperti Google, Amazon, dan laboratorium AI independen. Menguasai Hugging Face memungkinkan Nvidia mempertahankan dominasinya di ranah komputasi GPU dan CUDA, sekaligus memperluas jangkauan ke tahap penemuan, pengujian, hingga penyebaran model AI oleh para pengembang.

Kinerja Keuangan Melonjak dan Ekspansi Ekosistem

Laporan potensi akuisisi ini bertepatan dengan publikasi kinerja keuangan kuartal II Nvidia yang mencatatkan pertumbuhan signifikan. Nvidia membukukan pendapatan kuartal kedua fiskal sebesar US$96,2 miliar, naik 106% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya (year-over-year), dengan pendapatan segmen Data Center melonjak 117% menjadi US$89 miliar.

Untuk kuartal berikutnya, Nvidia memproyeksikan pendapatan sekitar US$108 miliar dan memperkirakan pertumbuhan pendapatan sekitar 70% pada tahun fiskal mendatang. Imbas dari laporan kinerja keuangan ini, harga saham Nvidia (NVDA) yang sempat ditutup melemah 1,59% di level US$209,66 pada perdagangan reguler Rabu, berbalik arah dan melonjak sekitar 4,7% hingga menyentuh level US$219,53 pada sesi perdagangan after-hours.

Langkah pengambilalihan Hugging Face ini semakin mempertegas strategi ekspansi Nvidia yang tidak hanya mengandalkan akuisisi langsung—dengan catatan 21 startup yang diakuisisi sejak 2022—tetapi juga melalui investasi minoritas. Sepanjang tahun 2026, Nvidia tercatat berpartisipasi dalam 84 putaran pendanaan modal ventura dengan total nilai US$206 miliar, termasuk keterlibatan dalam putaran dana besar bagi pengembang AI terkemuka seperti OpenAI, Anthropic, dan xAI. (*AMBS)

 

Exit mobile version