Kamis, 16 Juli 2026
No Result
View All Result
youngster.id
Pratesis Ads
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
No Result
View All Result
Home News Startup & Entrepreneurship

Perkuat Ekspansi APAC Termasuk Indonesia, Startup Whale Raih Tambahan Seri C US$40 Juta

16 Juli 2026
in Startup & Entrepreneurship
Reading Time: 2 mins read
Pendanaan Whale

Founder & CEO Whale Jerry Ye. (Foto: Istimewa/Whale)

0
SHARES
0
VIEWS

youngster.id - Perusahaan enterprise AI, Whale, mengumumkan perolehan dana tambahan (extension) Seri C senilai US$40 juta (sekitar Rp720 miliar) untuk mempercepat implementasi kecerdasan buatan skala besar. Suntikan dana baru ini menggenapkan total pendanaan Seri C Whale menjadi US$100 juta.

Putaran pendanaan ini dipimpin oleh CMB International dan SMBC Asia Rising Fund (SARF), dengan partisipasi dari Krungsri Finnovate, Singtel Innov8, Hyundai Motor Group, dan Charisma Partners. Sebelum perolehan dana tambahan ini, investor terkemuka seperti MDI Ventures, Bosch Ventures, MTR Lab, Gentree Fund, dan Linear Capital telah lebih dulu masuk dalam jajaran pendanaan Seri C Whale.

Dana segar dari Seri C3 ini dialokasikan untuk memperluas jangkauan operasional Whale di wilayah Amerika Utara dan Asia-Pasifik (APAC), termasuk memperkuat ekspansi pasar di Jepang, Indonesia, Malaysia, dan Thailand, serta membidik kawasan MENA dan Eropa di masa mendatang.

Transformasi Alur Kerja Fisik Lewat AI Operating System (AIOS)

Whale membedakan diri di industri teknologi dengan membangun AI Operating System (AIOS) khusus untuk operasional perusahaan. Sistem ini menghubungkan alur kerja digital dan dunia nyata melalui Business World Model (BWM) milik perusahaan—sebuah model AI yang dirancang khusus untuk menerjemahkan sinyal dari kamera, sensor, dan audio layaknya model bahasa besar (Large Language Models) memproses teks.

Berpusat di Singapura, Whale kini telah melayani lebih dari 1.600 perusahaan di 45 negara pada sektor ritel, otomotif, F&B, manufaktur, hingga layanan keuangan. Saat ini, Whale mengelola lebih dari 600.000 edge AI nodes di seluruh dunia untuk membantu pelaku bisnis mengatasi tantangan audit kepatuhan, kualitas layanan, dan efisiensi biaya operasional.

“Pendanaan baru ini bukan untuk memulai dari awal, melainkan untuk memajukan apa yang telah kami bangun. Perusahaan di berbagai wilayah saat ini tengah berjuang menghadapi lonjakan biaya operasional dan kebutuhan mendesak untuk mengubah data operasional yang tidak terstruktur menjadi kecerdasan yang siap pakai untuk pengambilan keputusan,” ujar Founder dan CEO Whale, Jerry Ye, Kamis (16/7/2026).

Solusi Unggulan SpaceSight dan Echo Ubah Data Fisik

Produk visual dan suara unggulan Whale menjadi pintu masuk utama bagi transformasi operasional perusahaan melalui dua solusi inovatif yang saling melengkapi. Pertama, platform SpaceSight bekerja dengan mengubah kamera dan sensor IoT di toko, ruang pameran, serta fasilitas komersial menjadi kecerdasan real-time yang mampu mengukur lalu lintas pengunjung (foot traffic), waktu singgah (dwell time), dan kepatuhan operasional secara otomatis tanpa perlu menambah personel.

Data performa fisik tersebut kemudian disempurnakan oleh Echo, yang bertugas menganalisis percakapan penjualan di lini depan untuk mengidentifikasi pola keberhasilan performa tim, lalu mengubah wawasan tersebut menjadi program pelatihan terukur demi mengatasi tantangan tingginya perputaran karyawan (turnover).

Kedua solusi ini ditenagai langsung oleh BWM, yang kemudian terintegrasi ke seluruh ekosistem platform Whale lainnya—seperti Lume untuk distribusi konten berbasis AI, Alivia untuk otomatisasi alur kerja, Harbor untuk manajemen kepatuhan, serta Novus untuk tata kelola infrastruktur AI. Melalui ekosistem penuh ini, Whale membantu korporasi mengubah aktivitas dunia nyata menjadi instruksi digital yang dapat dieksekusi secara instan dan massal. (*AMBS)

 

Tags: Enterprise AIIoTkecerdasan buatanMDI Venturespendanaan seri CWhale
Previous Post

Fortinet: Krisis Talenta Picu Kebocoran Data di 92% Perusahaan Indonesia

Next Post

Dorong Stabilitas Energi Hijau, Huawei Luncurkan LUTERRA

Related Posts

tiket.com Andalkan Agentic AI untuk Tangani 75 Ribu Permintaan Pelanggan Setiap Bulan
Technology

tiket.com Andalkan Agentic AI untuk Tangani 75 Ribu Permintaan Pelanggan Setiap Bulan

15 Juli 2026
0
Google Cloud Indonesia
Digital Business

Indonesia Jadi Pasar Paling Menantang untuk Pengembangan AI

15 Juli 2026
0
Integrated Security Solution Nawakara
Technology

Genjot Produksi Migas, Nawakara Terapkan AI dan IoT untuk Proteksi Sistem SCADA

15 Juli 2026
0
Load More
Next Post
Huawei LUTERRA

Dorong Stabilitas Energi Hijau, Huawei Luncurkan LUTERRA

Traveloka x STB

STB dan Traveloka Perbarui Kemitraan Strategis, Bidik Pasar Indonesia hingga Australia

Discussion about this post

Recent Updates

Traveloka x STB

STB dan Traveloka Perbarui Kemitraan Strategis, Bidik Pasar Indonesia hingga Australia

16 Juli 2026
Huawei LUTERRA

Dorong Stabilitas Energi Hijau, Huawei Luncurkan LUTERRA

16 Juli 2026
Pendanaan Whale

Perkuat Ekspansi APAC Termasuk Indonesia, Startup Whale Raih Tambahan Seri C US$40 Juta

16 Juli 2026
Krisis Talenta Keamanan Siber Indonesia

Fortinet: Krisis Talenta Picu Kebocoran Data di 92% Perusahaan Indonesia

16 Juli 2026
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

27 Juni 2019
Sayurbox x Blitz

Sayurbox Gunakan Motor Listrik Blitz untuk Layanan Pengiriman

10 Januari 2024
Startup Hayokerja

Startup HayoKerja Hadirkan Solusi PHL bagi Perusahaan Pencari Tenaga Kerja

25 September 2023
fraud KoinP2P - KoinWorks

Gara-Gara Kasus Fraud KoinP2P, Rusak KoinWorks Sebelanga

22 November 2025
Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

0
Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

0
Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

0
Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

0
Traveloka x STB

STB dan Traveloka Perbarui Kemitraan Strategis, Bidik Pasar Indonesia hingga Australia

16 Juli 2026
Huawei LUTERRA

Dorong Stabilitas Energi Hijau, Huawei Luncurkan LUTERRA

16 Juli 2026
Pendanaan Whale

Perkuat Ekspansi APAC Termasuk Indonesia, Startup Whale Raih Tambahan Seri C US$40 Juta

16 Juli 2026
Krisis Talenta Keamanan Siber Indonesia

Fortinet: Krisis Talenta Picu Kebocoran Data di 92% Perusahaan Indonesia

16 Juli 2026
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Layanan Bisnis
Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved
No Result
View All Result
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development

Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Go to mobile version