Kamis, 2 Juli 2026
No Result
View All Result
youngster.id
Pratesis Ads
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
No Result
View All Result
Home News

Startup Pendidikan Cakap: 78% Siswa Dapat Peluang Karier Lebih Baik

16 Juni 2022
in News
Reading Time: 1 min read
Aplikasi Cakap

Aplikasi Cakap. (Foto: istimewa/youngster.id)

0
SHARES
0
VIEWS

youngster.id - Laporan Cakap bertajuk Impact Report 2021 terkait dampak sosial perusahaan bagi masyarakat menunjukkan 78% siswa pengguna mendapatkan peluang karier lebih baik setelah bergabung. Laporan itu juga menunjukkan bahwa 56% pengguna mendapatkan peluang karier dalam 12 bulan atau kurang.Co-founder sekaligus CEO Cakap Tomy Yunus mengatakan, bisnis tumbuh karena berbagai faktor. Salah satunya, karena ada peningkatan kebutuhan pembelajaran jarak jauh.

“Berawal dari keyakinan bahwa akses pendidikan lebih berkualitas adalah perangkat yang dapat mengubah kehidupan, Cakap hadir dengan menyediakan teknologi terkini, mudah, dan fleksibel, untuk mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia,” kata Tomy dalam siaran pers, Kamis (16/6/2022).

Menurut dia, Guru di Cakap juga menerima pendapatan 50% lebih tinggi dibandingkan dengan standar industri. Selain itu, mencatatkan 30 jam rata-rata jam mengajar per minggu. Lalu, 55% pemilik bisnis setuju bahwa Cakap membantu mereka meningkatkan keuntungan.

Selain itu, 88% anak-anak yang bergabung di Cakap mampu meningkatkan nilai bahasa di sekolah. Sebanyak 70% juga mengalami peningkatan kepercayaan diri dan mampu berbicara, serta berkomunikasi menggunakan bahasa asing. Cakap merupakan salah satu startup pendidikan terbesar di Indonesia dengan pertumbuhan bisnis 300% secara tahunan (year on year/yoy) pada kuartal I. Startup ini menggaet lebih dari dua juta murid terdaftar.

Selain itu, 88% anak-anak yang bergabung di Cakap mampu meningkatkan nilai bahasa di sekolah. Sebanyak 70% juga mengalami peningkatan kepercayaan diri dan mampu berbicara, serta berkomunikasi menggunakan bahasa asing. Cakap merupakan salah satu startup pendidikan terbesar di Indonesia dengan pertumbuhan bisnis 300% secara tahunan (year on year/yoy) pada kuartal I. Startup ini menggaet lebih dari 2 juta murid terdaftar.

Cakap telah mendapatkan pendanaan seri B US$ 10 juta atau sekitar Rp 143 miliar pada kuartal keempat tahun lalu. Investasi ini dipimpin oleh Centauri dari MDI-KB & Heritas Capital, diikuti oleh Indonesia Impact Fund yang dikelola oleh Mandiri Capital Indonesia.

Tags: Cakapgurupendidikansiswa
Previous Post

Dukung Transformasi Digital Industri Kesehatan, Klinik Pintar Inisiatif Digitalisasi Layanan Kesehatan Primer

Next Post

Belanja Iklan Aplikasi Fintech di Indonesia Capai Rp6,7 Triliun, Tertinggi di Asia Tenggara dan Pakistan

Related Posts

Acer x EwasteRJ
Industry

Acer dan EwasteRJ Dorong Pelajar Jadi Agen Perubahan Pengelolaan Limbah Elektronik

12 Juni 2026
0
My First $1000
Startup & Entrepreneurship

My First $1000, Menumbuhkan Generasi Entrepreneur Tangguh Lewat Pengalaman Bisnis Nyata

4 Juni 2026
0
Wirausaha Pelajar
Startup & Entrepreneurship

Keterampilan Wirausaha Makin Dibutuhkan, Program ZEP Jangkau Lebih dari 10 Ribu Pelajar

4 Juni 2026
0
Load More
Next Post
Pendanaan Fintech

Belanja Iklan Aplikasi Fintech di Indonesia Capai Rp6,7 Triliun, Tertinggi di Asia Tenggara dan Pakistan

UNY Miesi

Miesi, Inovasi Mie Dari Kulit Singkong

Endeavor

Endeavor Scaleup Growth Batch 3, Dukung Startup Indonesia Menavigasi Kompleksitas Bisnis

Discussion about this post

Recent Updates

Rasio Kewirausahaan Indonesia

Rasio Kewirausahaan Indonesia Tertinggal di ASEAN, Alumni LPDP Didorong Cetak Startup Berbasis Solusi

1 Juli 2026
Indeks CFX10

Mengenal Indeks CFX10: Parameter Utama untuk Membaca Arah Pasar Kripto Indonesia

1 Juli 2026
Muhammadiyah - Kementerian UMKM

Gandeng Ritel Raksasa, Business Matching Muhammadiyah-Kementerian UMKM Cetak Potensi Rp2,2 Miliar

1 Juli 2026
Aplikasi AKSARA

Aplikasi AKSARA Jadi Fondasi Data Menuju Ekonomi Hijau di Indonesia

1 Juli 2026
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

27 Juni 2019
Sayurbox x Blitz

Sayurbox Gunakan Motor Listrik Blitz untuk Layanan Pengiriman

10 Januari 2024
Startup Hayokerja

Startup HayoKerja Hadirkan Solusi PHL bagi Perusahaan Pencari Tenaga Kerja

25 September 2023
fraud KoinP2P - KoinWorks

Gara-Gara Kasus Fraud KoinP2P, Rusak KoinWorks Sebelanga

22 November 2025
Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

0
Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

0
Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

0
Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

0
Rasio Kewirausahaan Indonesia

Rasio Kewirausahaan Indonesia Tertinggal di ASEAN, Alumni LPDP Didorong Cetak Startup Berbasis Solusi

1 Juli 2026
Indeks CFX10

Mengenal Indeks CFX10: Parameter Utama untuk Membaca Arah Pasar Kripto Indonesia

1 Juli 2026
Muhammadiyah - Kementerian UMKM

Gandeng Ritel Raksasa, Business Matching Muhammadiyah-Kementerian UMKM Cetak Potensi Rp2,2 Miliar

1 Juli 2026
Aplikasi AKSARA

Aplikasi AKSARA Jadi Fondasi Data Menuju Ekonomi Hijau di Indonesia

1 Juli 2026
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Layanan Bisnis
Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved
No Result
View All Result
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development

Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Go to mobile version