Senin, 13 April 2026
No Result
View All Result
youngster.id
Pratesis Ads
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
No Result
View All Result
Home News Technology

Ancaman Siber dari Game Naik 86% di Asia Tenggara, Gamer Muda Jadi Target

13 April 2026
in Technology
Reading Time: 2 mins read
Ancaman Siber dari Game Naik 86% di Asia Tenggara, Gamer Muda Jadi Target

Makin seru dunia gaming, makin penting juga awareness soal keamanan digital. (Foto: istimewa/ilustrasi)

0
SHARES
0
VIEWS

youngster.id - Di balik serunya dunia game online, ada sisi lain yang nggak boleh diabaikan yaitu ancaman siber yang terus meningkat. Laporan terbaru Kaspersky mendapati jumlah ancaman siber terkait game di Asia Tenggara meningkat hingga 86% sepanjang 2025. Menariknya gamer muda jadi sasaran empuk bagi pelaku kejahatan digital.

“Kami terus mengamati peningkatan intensitas ancaman siber terkait game yang menargetkan anak-anak muda, karena penjahat siber berupaya mengeksploitasi tingkat konektivitas digital mereka yang tinggi dan antusiasme mereka terhadap game populer serta pengalaman yang dipersonalisasi untuk melancarkan kampanye berbahaya mereka,” ungkap Choon Hong Chee, Head of Consumer Channel untuk Asia Pasifik di Kaspersky dikutip dari siaran pers, Senin (13/4/2026).

Baca juga :   Jakarta Concert Orchestra (JCO) Gelar Konser Bertajuk ‘From the New World’

Secara regional, lonjakan paling tinggi terjadi di Vietnam dan Thailand, masing-masing mencapai lebih dari 200% dan 100%. Sementara itu, Singapura dan Malaysia juga mencatat kenaikan signifikan. Menariknya, Indonesia justru menunjukkan tren berbeda dengan penurunan sebesar 22%.

Game populer seperti Roblox, Minecraft, dan Genshin Impact jadi yang paling sering dimanfaatkan. Modusnya pun cukup “relatable” buat gamer: mulai dari cheat, mod, hingga item eksklusif palsu yang terlihat legit, tapi ternyata jadi pintu masuk malware.

Fenomena ini banyak menyasar gamer muda yang memang aktif secara digital dan cenderung eksploratif dalam bermain. Para ahli menilai pola serangan yang semakin canggih dan menyasar perilaku pengguna.

Salah satu contohnya bisa dilihat dari Minecraft, di mana pemain sering mengunduh mod untuk menyesuaikan pengalaman bermain. Celah ini dimanfaatkan pelaku untuk menyisipkan malware atau aplikasi yang tampak seperti upgrade resmi.

Baca juga :   Danantara, INA, dan Chandra Asri Teken Perjanjian Investasi US$200 Juta untuk Pabrik CA-EDC

Hal serupa juga terjadi di Roblox. Banyak pemain tergiur mendapatkan skin langka atau item eksklusif, lalu diarahkan ke situs palsu yang justru mencuri data pribadi, bahkan informasi finansial.

Yang sering luput disadari, dampaknya nggak berhenti di satu akun saja. Serangan ini bisa merembet ke lingkungan keluarga. Gamer muda yang jadi target bisa saja tanpa sadar membagikan data sensitif seperti informasi kartu kredit orang tua atau alamat rumah. Data ini kemudian berpotensi disalahgunakan untuk penipuan, pencurian, hingga serangan lanjutan berbasis rekayasa sosial.

“Paling mengkhawatirkan adalah ancaman ini tidak hanya membahayakan keamanan siber para gamer muda kita, tetapi juga keamanan siber lingkungan keluarga mereka, karena mereka bertindak sebagai titik masuk ke jaringan keluarga yang lebih luas. Oleh karena itu, sangat penting bagi orang tua untuk menyadari pentingnya melindungi interaksi digital setiap anggota keluarga untuk benar-benar memastikan keamanan digital mereka,” tambah Choon Hong Chee.

Melihat tren ini, satu hal jadi jelas: makin seru dunia gaming, makin penting juga awareness soal keamanan digital. Karena di era sekarang, bukan cuma skill yang harus di-upgrade, tapi juga cara kita menjaga data dan privasi saat online.

Baca juga :   YouTube dan Instagram Jadi Media Sosial Paling Populer di Indonesia

 

STEVY WIDIA

Tags: ancaman siber 2025ancaman siber Asia Tenggaraancaman siber gamecyber security gamingkeamanan digital gamer
Previous Post

Kondisi Startup Indonesia 2025–2026: Krisis Kepercayaan, Minim Pendanaan, dan Arah yang Berubah

Next Post

NTT DATA: Hanya 14% Perusahaan Dunia Capai Kematangan Cloud di Era AI

Related Posts

No Content Available
Load More
Next Post
Adopsi AI perusahaan dunia

NTT DATA: Hanya 14% Perusahaan Dunia Capai Kematangan Cloud di Era AI

Waresix

Startup Waresix Cetak Sejarah, BSA Logistics Jadi Emiten Pertama yang Melantai di 2026

Bukan Sekadar Ngebut, POCO X8 Pro Series Terjual 30.000 Unit dalam 24 Jam

Bukan Sekadar Ngebut, POCO X8 Pro Series Terjual 30.000 Unit dalam 24 Jam

Discussion about this post

Recent Updates

Bukan Sekadar Ngebut, POCO X8 Pro Series Terjual 30.000 Unit dalam 24 Jam

Bukan Sekadar Ngebut, POCO X8 Pro Series Terjual 30.000 Unit dalam 24 Jam

13 April 2026
Waresix

Startup Waresix Cetak Sejarah, BSA Logistics Jadi Emiten Pertama yang Melantai di 2026

13 April 2026
Adopsi AI perusahaan dunia

NTT DATA: Hanya 14% Perusahaan Dunia Capai Kematangan Cloud di Era AI

13 April 2026
Ancaman Siber dari Game Naik 86% di Asia Tenggara, Gamer Muda Jadi Target

Ancaman Siber dari Game Naik 86% di Asia Tenggara, Gamer Muda Jadi Target

13 April 2026
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

27 Juni 2019
Sayurbox x Blitz

Sayurbox Gunakan Motor Listrik Blitz untuk Layanan Pengiriman

10 Januari 2024
Startup Hayokerja

Startup HayoKerja Hadirkan Solusi PHL bagi Perusahaan Pencari Tenaga Kerja

25 September 2023
fraud KoinP2P - KoinWorks

Gara-Gara Kasus Fraud KoinP2P, Rusak KoinWorks Sebelanga

22 November 2025
Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

0
Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

0
Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

0
Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

0
Bukan Sekadar Ngebut, POCO X8 Pro Series Terjual 30.000 Unit dalam 24 Jam

Bukan Sekadar Ngebut, POCO X8 Pro Series Terjual 30.000 Unit dalam 24 Jam

13 April 2026
Waresix

Startup Waresix Cetak Sejarah, BSA Logistics Jadi Emiten Pertama yang Melantai di 2026

13 April 2026
Adopsi AI perusahaan dunia

NTT DATA: Hanya 14% Perusahaan Dunia Capai Kematangan Cloud di Era AI

13 April 2026
Ancaman Siber dari Game Naik 86% di Asia Tenggara, Gamer Muda Jadi Target

Ancaman Siber dari Game Naik 86% di Asia Tenggara, Gamer Muda Jadi Target

13 April 2026
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Layanan Bisnis
Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved
No Result
View All Result
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development

Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Go to mobile version