youngster.id - Pengalaman hiburan kini tidak hanya menawarkan tontonan, tetapi juga mengajak pengunjung berinteraksi langsung melalui permainan, instalasi visual, dan eksplorasi berbagai sensasi. Konsep ini dihadirkan Dopamine Land, destinasi hiburan imersif yang menggabungkan warna, kreativitas, musik, dan permainan dalam satu ruang interaktif.
Hal ini mendorong Fever, platform teknologi global menghadirkan Dopamine Land di Indonesia. Konsep ini sebelumnya telah hadir di sejumlah kota besar dunia termasuk London, Madrid, Dubai, Singapura dan Brisbane dan sukses menarik lebih dari satu juta pengunjung.
Senior Project Manager Fever, Muhammad Zulhansyah Irhas Nasution mengatakan, kehadiran Dopamine Land di Jakarta adalah untuk menawarkan alternatif hiburan bagi keluarga, teman, maupun dewasa muda yang ingin mencoba pengalaman bermain yang berbeda.
“Daya tarik Dopamine Land terletak pada sembilan ruang interaktif yang menggabungkan permainan, seni, cahaya, musik, dan pengalaman multisensori. Setiap ruang menawarkan aktivitas berbeda yang memungkinkan pengunjung bereksplorasi sekaligus mengabadikan momen,” ujar Zulhansyah pada jumpa pers, Jumat (16/10/2026) di Central Park Mall 2, Jakarta.
Pengalaman dimulai dengan ruang interaktif Colourtopia yang menonjol dengan instalasi neon dan permainan warna cerah. Lalu, Scribblescape memberikan kesempatan bagi pengunjung untuk mengekspresikan kreativitas melalui gambar, lukisan, dan tulisan di berbagai permukaan, termasuk dinding dan furnitur.
Pengunjung yang menyukai permainan cahaya dapat menjelajahi Neon Nebula, ruang yang dipenuhi ratusan balon bercahaya. Ada pula Chromodance, tempat pengunjung dapat bergerak mengikuti irama musik, memilih lagu melalui jukebox, dan menantang teman dalam adu gerakan dansa.
Untuk pengalaman yang lebih mengandalkan sentuhan dan suasana, Cave of Tactility menawarkan dinding bertekstur lembut, sedangkan Euphoria Grove menghadirkan suasana hutan dengan pergantian empat musim, dilengkapi perpaduan suara, aroma, dan visual.
Pilihan lainnya adalah Sunset Lagoon, yang menghadirkan kolam bola raksasa dengan nuansa keemasan seperti matahari terbenam. Pengunjung juga dapat mencoba Cushion Clash, arena adu bantal yang dirancang untuk menghadirkan kembali keseruan permainan masa kecil. Selain itu ada Cosmic Oasis yang melengkapi pengalaman eksplorasi melalui perpaduan cahaya, cermin, warna, dan ilusi ruang yang menyerupai semesta.
Selain menjelajahi sembilan ruang imersif, pengunjung dapat mencoba pengalaman virtual reality (VR) selama tiga menit untuk menjelajahi dunia virtual lainnya. Tersedia pula foto instan dengan bingkai eksklusif Dopamine Land sebagai kenang-kenangan.
“Menghadirkan Dopamine Land ke Jakarta merupakan perjalanan yang sangat menyenangkan, mulai dari mempersiapkan lokasi, mewujudkan konsep setiap ruang imersif, hingga menciptakan pengalaman yang interaktif, ramah, dan berkesan bagi pengunjung,” pungkas Zulhansyah.
STEVY WIDIA

















Discussion about this post