youngster.id - PT Jala Lintas Media (JLM) mengadopsi platform jaringan optik Apollo milik Ribbon Communications Inc. untuk membangun jaringan Dense Wavelength Division Multiplexing (DWDM) baru yang menghubungkan Indonesia dan Singapura. Selain itu, JLM memanfaatkan solusi Data Center Interconnect (DCI) dari Ribbon guna menyediakan konektivitas berkapasitas tinggi untuk mendukung beban kerja kecerdasan artifisial (Artificial Intelligence/AI) dan komputasi awan (cloud computing).
Proyek yang didukung oleh PT Mahavira System Integra sebagai mitra integrasi ini menjadi fase pertama dari ekspansi infrastruktur jaringan JLM yang lebih luas di kawasan regional.
Melalui kolaborasi ini, JLM menerapkan platform jaringan optik modular Apollo 9608 dari Ribbon. Platform ini dirancang untuk penggunaan di jaringan metro, jaringan inti (core), hingga interkoneksi antar-pusat data (DCI). Solusi ini menawarkan kerapatan tinggi, konsumsi daya yang lebih efisien, serta ukuran infrastruktur yang lebih ringkas.
Pendiri dan Komisaris Utama JLM, Victor Irianto, menyampaikan bahwa solusi teknis Ribbon memberikan keunggulan operational secara menyeluruh bagi perusahaan.
“Di antara semua solusi yang kami evaluasi, solusi mereka adalah yang tercanggih secara teknis. Selain memiliki jejak infrastruktur yang lebih ringkas dan konsumsi daya lebih rendah, solusi tersebut juga menawarkan proses pengiriman, implementasi, pengujian, dan integrasi yang tercepat,” ujar Victor, dikutip Kamis (23/7/2026).
Kepala Penjualan Wilayah ASEAN Ribbon, Mickey Wilf, menekankan pentingnya kecepatan eksekusi dan efisiensi dalam menjawab kebutuhan penyedia layanan (service provider) saat ini.
“Ribbon memadukan inovasi optik berkinerja tinggi dengan penerapan cepat dan keahlian DCI yang telah teruji. Kami bangga dapat mendukung JLM dalam memperluas infrastruktur jaringannya dan memperkuat konektivitas antara pusat datanya di Indonesia dan Singapura,” kata Mickey.
Dengan terhubungnya pusat data di dua negara, JLM siap meningkatkan kapasitas jaringan secara efisien dan andal guna merespons lonjakan kebutuhan lalu lintas data regional. (*AMBS)

















Discussion about this post