youngster.id - Jobstreet by SEEK memperkenalkan dua inovasi terbarunya, yaitu Personalised Targeting dan Assist. Kedua solusi berbasis kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) dan otomatisasi ini terintegrasi dalam satu platform untuk membantu perusahaan menjangkau kandidat yang lebih relevan serta memangkas pekerjaan administratif dalam alur rekrutmen.
Peluncuran ini merupakan bagian dari peta jalan transformasi terpadu SEEK di kawasan Asia-Pasifik. Setelah menyatukan platform secara global pada 2023, membuka akses iklan gratis melalui model freemium pada 2024, dan mengoptimalkan AI matching pada 2025, integrasi alur kerja rekrutmen melalui Personalised Targeting dan Assist menjadi fokus utama perusahaan pada 2026.
Solusi Berbasis AI untuk Penargetan dan Efisiensi Perekrutan
Dua fitur baru yang dihadirkan Jobstreet by SEEK dirancang saling melengkapi dalam mengoptimalkan setiap tahapan pencarian hingga seleksi kandidat. Fitur Personalised Targeting mempelajari kebutuhan dan pola rekrutmen setiap perusahaan secara spesifik, mulai dari kriteria kandidat hingga riwayat perekrutan. Salah satu keunggulannya adalah indikator “Likely Interested”, yang mengidentifikasi kandidat yang belum melamar namun telah menunjukkan sinyal ketertarikan, seperti menyimpan iklan, sekitar tujuh hari setelah lowongan ditayangkan.
Sementara itu, fitur Assist berfungsi sebagai mitra rekrutmen berbasis Agentic AI yang memberikan rekomendasi tindakan konkret, penyusunan shortlist berbasis penjelasan kontekstual, hingga pemeriksaan referensi otomatis. Fitur ini juga dilengkapi dengan kapabilitas AI Voice Pre-screen untuk menjalankan wawancara awal berbasis suara secara fleksibel.
Managing Director Indonesia Jobstreet by SEEK, Wisnu Dharmawan, menjelaskan bahwa kehadiran AI dirancang untuk membebaskan tim rekrutmen dari tugas-tugas rutin agar dapat berfokus pada interaksi yang lebih strategis dan bernilai tinggi.
“Rekrutmen bukan hanya tentang menemukan kandidat, tetapi juga tentang membangun koneksi dan mengambil keputusan yang tepat. Dengan Personalised Targeting dan Assist, kami mengintegrasikan penargetan kandidat, pengelolaan proses, dan otomatisasi ke dalam satu platform. AI membantu menangani pekerjaan rutin dan memberikan rekomendasi langkah berikutnya, sementara perekrut tetap memegang kendali atas keputusan,” ujar Wisnu.
Menjaga Sentuhan Manusia dalam Proses Seleksi
Meskipun mengadopsi teknologi otomatisasi yang canggih, Jobstreet by SEEK menekankan bahwa keputusan akhir rekrutmen tetap berada di tangan tim sumber daya manusia (SDM). Integrasi ini dikembangkan di atas prinsip AI yang bertanggung jawab, termasuk transparansi, keamanan data, akuntabilitas, serta komitmen terhadap kesetaraan kesempatan.
Dengan hadirnya Personalised Targeting dan Assist, Jobstreet by SEEK mengukuhkan posisinya dari sekadar platform pencarian kerja menjadi mitra rekrutmen terpadu bagi pelaku industri di Indonesia dan kawasan Asia-Pasifik.
STEVY WIDIA
