Sabtu, 27 Juni 2026
No Result
View All Result
youngster.id
Pratesis Ads
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
No Result
View All Result
Home News Technology

Jutaan Akun Anak Dinonaktifkan, Platform Digital Mulai Perketat Perlindungan Pengguna Muda

27 Juni 2026
in Technology
Reading Time: 2 mins read
anak

Anak-anak banyak yang terpapar dengan konten negatif di media sosial. (Foto: ilustrasi/istimewa)

0
SHARES
0
VIEWS

youngster.id - Ruang digital di Indonesia mulai memasuki babak baru. Platform media sosial dan layanan digital kini tidak lagi hanya dituntut menghadirkan fitur menarik, tetapi juga memastikan anak-anak terlindungi saat mengakses internet.

Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) mengungkapkan sebanyak 4,7 juta akun anak telah dinonaktifkan oleh sejumlah platform digital sebagai bagian dari implementasi Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 17 Tahun 2025 tentang Tata Kelola Penyelenggaraan Sistem Elektronik dalam Pelindungan Anak (PP Tunas).

Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid mengatakan, TikTok menjadi platform dengan jumlah penonaktifan akun terbesar.

“TikTok sudah menurunkan 4,1 juta akun per Juni ini. YouTube telah melaporkan di bulan Mei itu kurang lebih 600 ribu akun. Kita ingin platform lain untuk mengikuti,” kata Meutya dikutip dari keterangan pers, Sabtu (27/6/2026).

Menurut Meutya, langkah tersebut menjadi sinyal awal bahwa platform digital mulai menjalankan tanggung jawabnya dalam menciptakan ruang digital yang lebih aman bagi anak. Implementasi PP Tunas tidak hanya berfokus pada penonaktifan akun yang melanggar batas usia minimum.

“Lebih dari itu, platform digital juga didorong untuk memperbaiki desain layanan, fitur, dan kebijakan agar lebih ramah terhadap pengguna anak. Kami tidak hanya menunda akses anak saja, tapi kita juga ingin ada perubahan perilaku dari platform,” ujar Meutya.

Hingga kini, sekitar 200 platform digital telah menyerahkan kajian mandiri kepada pemerintah. Dokumen tersebut sedang dievaluasi untuk menentukan tingkat risiko masing-masing platform terhadap keselamatan anak.

Hasil penilaian nantinya akan diumumkan kepada publik sebagai bagian dari upaya meningkatkan transparansi.

Pada tahap awal penerapan PP Tunas, pemerintah menetapkan delapan platform digital sebagai layanan dengan tingkat risiko tinggi terhadap anak. Platform tersebut meliputi TikTok, YouTube, Instagram, Facebook, Threads, Roblox, X, dan Bigo Live.

Melalui Keputusan Menteri Komdigi Nomor 140 Tahun 2026, platform-platform tersebut diwajibkan melakukan sejumlah langkah, seperti menyesuaikan batas usia minimum pengguna, menonaktifkan akun anak yang belum memenuhi syarat usia, menyediakan mekanisme pengajuan keberatan bagi pengguna yang terdampak, hingga melaporkan perkembangan implementasi kebijakan secara berkala.

Selain itu, setiap platform juga harus melakukan penilaian mandiri terhadap risiko yang muncul dari produk, layanan, maupun fitur yang mereka miliki.

 

STEVY WIDIA

Tags: internetkeamanan digitalKomdigiliterasi digitalmedia sosialperlindungan anakPP Tunasruang digitalTikTokYoutube
Previous Post

Perempuan Kini Jadi Motor Ekonomi Restoratif Indonesia

Related Posts

Literasi AI Mulai Jangkau Daerah 3T, Lebih dari 100 Ribu Orang Ikut Pelatihan
Technology

Literasi AI Mulai Jangkau Daerah 3T, Lebih dari 100 Ribu Orang Ikut Pelatihan

20 Juni 2026
0
Digiher
Digital Business

DigiHer Targetkan Jangkau 2,4 Juta Perempuan Indonesia Lewat Pembelajaran Digital

12 Juni 2026
0
Visa x OpenAI
Digital Business

Visa dan OpenAI Jalin Kemitraan Strategis untuk Amankan Pembayaran Berbasis Agen AI

11 Juni 2026
0
Load More

Discussion about this post

Recent Updates

anak

Jutaan Akun Anak Dinonaktifkan, Platform Digital Mulai Perketat Perlindungan Pengguna Muda

27 Juni 2026
Perempuan Kini Jadi Motor Ekonomi Restoratif Indonesia

Perempuan Kini Jadi Motor Ekonomi Restoratif Indonesia

27 Juni 2026
Coursera - Micro-credentials

Coursera: 99% Perusahaan Indonesia Rekrut Lulusan Pemilik Micro-credentials

27 Juni 2026
Amar Bank JAFF Market 2026

Dongkrak Inklusi Keuangan Kreatif, Amar Bank dan JAFF Market 2026 Gandeng BPI Perkuat Ekosistem Film

27 Juni 2026
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

27 Juni 2019
Sayurbox x Blitz

Sayurbox Gunakan Motor Listrik Blitz untuk Layanan Pengiriman

10 Januari 2024
Startup Hayokerja

Startup HayoKerja Hadirkan Solusi PHL bagi Perusahaan Pencari Tenaga Kerja

25 September 2023
fraud KoinP2P - KoinWorks

Gara-Gara Kasus Fraud KoinP2P, Rusak KoinWorks Sebelanga

22 November 2025
Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

0
Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

0
Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

0
Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

0
anak

Jutaan Akun Anak Dinonaktifkan, Platform Digital Mulai Perketat Perlindungan Pengguna Muda

27 Juni 2026
Perempuan Kini Jadi Motor Ekonomi Restoratif Indonesia

Perempuan Kini Jadi Motor Ekonomi Restoratif Indonesia

27 Juni 2026
Coursera - Micro-credentials

Coursera: 99% Perusahaan Indonesia Rekrut Lulusan Pemilik Micro-credentials

27 Juni 2026
Amar Bank JAFF Market 2026

Dongkrak Inklusi Keuangan Kreatif, Amar Bank dan JAFF Market 2026 Gandeng BPI Perkuat Ekosistem Film

27 Juni 2026
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Layanan Bisnis
Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved
No Result
View All Result
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development

Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Go to mobile version