Jumat, 25 September 2026
No Result
View All Result
youngster.id
Pratesis Ads
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
No Result
View All Result
Home News Technology

Pelanggan 5G Global Tembus 3 Miliar, Jadi Fondasi Era AI dan Konektivitas Masa Depan

24 Juni 2026
in Technology
Reading Time: 2 mins read
Pelanggan 5G Global Tembus 3 Miliar, Jadi Fondasi Era AI dan Konektivitas Masa Depan

Stanislaus Bawono, Head of Network Solutions Ericsson South East Asia dalam pemaparan mengenai temuan Ericsson Mobility Report 2026 di Jakarta. (Foto: istimewa/ericsson)

0
SHARES
0
VIEWS

youngster.id - Adopsi jaringan 5G di dunia terus menunjukkan pertumbuhan pesat. Laporan terbaru Ericsson Mobility Report Juni 2026 mencatat jumlah pelanggan 5G global telah mencapai 3,1 miliar pada kuartal pertama 2026 setelah bertambah 162 juta pelanggan baru dalam tiga bulan pertama tahun ini.

Pertumbuhan tersebut menunjukkan bahwa teknologi 5G semakin menjadi bagian penting dari ekosistem digital. Ericsson memproyeksikan jumlah pelanggan 5G akan meningkat lebih dari dua kali lipat menjadi 6,4 miliar pada 2031.

Chief Technology Officer Ericsson, Erik Ekudden, mengatakan perkembangan kecerdasan buatan (AI) akan membuat peran jaringan seluler semakin penting di masa depan.

“Kami melihat jaringan seluler akan mengalami perubahan besar seiring berkembangnya penggunaan AI, dari model yang terpusat di data center menjadi lebih terdistribusi di berbagai perangkat, kendaraan, dan lingkungan yang saling terhubung melalui 5G,” ujarnya dikutip Rabu (24/6/2026).

Menurut Erik, jaringan seluler kini tidak lagi hanya berfungsi sebagai penyedia konektivitas, tetapi berkembang menjadi infrastruktur penting yang mendukung berbagai aplikasi digital.

Saat ini sekitar 390 operator telekomunikasi di dunia telah meluncurkan layanan 5G secara komersial. Lebih dari 90 operator di antaranya telah mengoperasikan jaringan 5G Standalone (5G SA), teknologi yang memungkinkan layanan 5G berjalan lebih optimal tanpa bergantung pada jaringan 4G.

Sejalan dengan pertumbuhan pelanggan, trafik data yang berjalan melalui jaringan 5G juga terus meningkat. Pada akhir 2025, jaringan 5G telah menangani sekitar 48 persen dari total trafik data seluler global dan diperkirakan meningkat menjadi 85 persen pada 2031.

Di kawasan Asia Tenggara dan Oseania, jumlah pelanggan 5G diproyeksikan mencapai sekitar 670 juta pada 2031. Pertumbuhan ini didorong oleh meningkatnya kebutuhan internet berkecepatan tinggi untuk berbagai aktivitas digital, mulai dari streaming video, mobile gaming, komputasi awan, hingga layanan berbasis AI.

Perubahan perilaku pengguna internet juga mulai terlihat. Ericsson mencatat trafik data yang dikirim pengguna (uplink) kini tumbuh lebih cepat dibandingkan data yang diterima (downlink). Kondisi ini dipengaruhi oleh meningkatnya penggunaan video conference, layanan cloud, media sosial, serta konten buatan pengguna.

Perkembangan AI diperkirakan akan semakin mempercepat tren tersebut. Ericsson memperkirakan trafik uplink dapat meningkat hingga tiga kali lipat pada 2031 dibandingkan 2025 karena semakin banyak aplikasi AI yang membutuhkan pertukaran data secara real-time.

President Director Ericsson Indonesia, Nora Wahby, menilai transformasi berbasis AI akan sangat bergantung pada kualitas jaringan yang dibangun saat ini.

“Transformasi berbasis AI akan sangat bergantung pada jaringan yang dibangun hari ini, karena jaringan tersebut akan menjadi fondasi yang mendukung berbagai aplikasi masa depan,” katanya.

Sementara itu, Head of Government and Industry Relations Ericsson Indonesia Ronni Nurmal mengatakan pembangunan jaringan masa depan tidak hanya bergantung pada teknologi, tetapi juga membutuhkan ekosistem digital yang kuat.

“Dengan fondasi tersebut, Indonesia dapat menjaga keberlanjutan layanan, mempercepat inovasi, dan mendorong pertumbuhan ekonomi digital yang berkelanjutan,” ujarnya.

Selain pengembangan 5G, industri telekomunikasi global juga mulai mempersiapkan teknologi generasi berikutnya, yakni 6G. Teknologi ini diperkirakan mulai memasuki tahap komersial sekitar 2030 dengan kemampuan konektivitas yang lebih canggih, efisien, dan terintegrasi dengan AI.

Bagi generasi muda, perkembangan 5G hingga menuju 6G menunjukkan bahwa konektivitas akan menjadi bagian penting dari kehidupan digital ke depan, mulai dari cara bekerja, belajar, hingga berinteraksi dengan teknologi.

 

STEVY WIDIA

Tags: AIEricsson IndonesiaEricsson Mobility Report 2026jaringan 5Gteknologitransformasi digital
Previous Post

Minat Wisatawan Asing ke Indonesia Meningkat, Destinasi di Luar Bali Mulai Naik Daun

Next Post

Eks Bos Bank Jago Karim Siregar Jadi Country Director Google Cloud Indonesia

Related Posts

Agoda Developer AI Agent Otonom
Technology

Agoda: Developer Asia Tenggara dan India Mulai Beralih ke AI Agent Otonom

24 September 2026
0
Sanggabiz Terima Hibah UGM Startup Grant 2026
Startup & Entrepreneurship

Sanggabiz Raih Hibah UGM Startup Grant 2026 Batch II, Siap Akselerasi Platform AI Sanggabright

24 September 2026
0
Strategi AI Alibaba Qwen
Technology

Alibaba Rilis Strategi AI Full-Stack, Siapkan Model Qwen Generasi Baru dan Chip Pintar Zhenwu V900

24 September 2026
0
Load More
Next Post
Karim Siregar - Google Cloud Indonesia

Eks Bos Bank Jago Karim Siregar Jadi Country Director Google Cloud Indonesia

SIRCLO Commerce x ASICS

Dongkrak Pasar Sportswear, SIRCLO Commerce Dukung Penuh Penjualan Online Brand ASICS

Strategi Danamon Engagement Nasabah

Strategi Danamon Perkuat Engagement Nasabah Lewat Program DHB 5.0

Discussion about this post

Recent Updates

pendanaan Kopi Kenangan Alpha JWC

Kopi Kenangan Mendapat Tambahan Suntikan Dana dari Alpha JWC dan Investor Eksisting

25 September 2026
Agoda Developer AI Agent Otonom

Agoda: Developer Asia Tenggara dan India Mulai Beralih ke AI Agent Otonom

24 September 2026
DOKU by Antom

DOKU Lakukan Rebranding Menjadi “DOKU by Antom”, Angkat Himelda Renuat Sebagai CEO Baru

24 September 2026
HSB Top 3 Best OTC Broker ICDX

HSB Tembus Top 3 Best OTC Broker ICDX, Perkuat Dominasi di Industri Forex

24 September 2026
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

27 Juni 2019
Sayurbox x Blitz

Sayurbox Gunakan Motor Listrik Blitz untuk Layanan Pengiriman

10 Januari 2024
Startup Hayokerja

Startup HayoKerja Hadirkan Solusi PHL bagi Perusahaan Pencari Tenaga Kerja

25 September 2023
fraud KoinP2P - KoinWorks

Gara-Gara Kasus Fraud KoinP2P, Rusak KoinWorks Sebelanga

22 November 2025
Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

0
Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

0
Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

0
Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

0
pendanaan Kopi Kenangan Alpha JWC

Kopi Kenangan Mendapat Tambahan Suntikan Dana dari Alpha JWC dan Investor Eksisting

25 September 2026
Agoda Developer AI Agent Otonom

Agoda: Developer Asia Tenggara dan India Mulai Beralih ke AI Agent Otonom

24 September 2026
DOKU by Antom

DOKU Lakukan Rebranding Menjadi “DOKU by Antom”, Angkat Himelda Renuat Sebagai CEO Baru

24 September 2026
HSB Top 3 Best OTC Broker ICDX

HSB Tembus Top 3 Best OTC Broker ICDX, Perkuat Dominasi di Industri Forex

24 September 2026
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Layanan Bisnis
Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved
No Result
View All Result
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development

Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Go to mobile version