youngster.id - Konsumsi energi di Indonesia terus meningkat dan mencapai level tertinggi dalam satu dekade. Berdasarkan Handbook of Energy & Economic Statistics of Indonesia (HEESI) 2024 dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), konsumsi energi final nasional mencapai 1,276 miliar Setara Barel Minyak (SBM) pada 2024. Dari jumlah tersebut, sektor industri menjadi pengguna terbesar dengan kontribusi 45,94%, sementara konsumsi listrik tumbuh lebih dari 5% setiap tahun.
Peningkatan kebutuhan energi tersebut membuat pengelolaan energi menjadi semakin penting bagi dunia usaha. Selain harus mengendalikan biaya operasional yang terus meningkat, perusahaan kini juga diwajibkan menerapkan program konservasi energi sesuai Peraturan Pemerintah (PP) No. 33 Tahun 2023 dan standar manajemen energi internasional ISO 50001.
Melalui aturan tersebut, pengguna energi skala besar diwajibkan melakukan pemantauan konsumsi energi secara real-time, menerapkan sub-metering, hingga menyampaikan pelaporan penggunaan energi secara berkala.
Melihat tantangan tersebut, Indosat Business, lini bisnis korporat Indosat Ooredoo Hutchison meluncurkan Solusi Manajemen Energi berbasis kecerdasan buatan (AI) dan Internet of Things (IoT). Solusi ini membantu perusahaan memantau konsumsi energi secara real-time, meningkatkan efisiensi operasional, sekaligus memenuhi ketentuan regulasi.
Director and Chief Business Officer Indosat Ooredoo Hutchison, Muhammad Danny Buldansyah mengatakan, pengelolaan energi kini telah menjadi faktor strategis yang memengaruhi daya saing perusahaan.
“Energi kini telah berkembang dari sekadar biaya operasional menjadi variabel bisnis strategis yang berdampak langsung pada profitabilitas, keandalan, dan daya saing. Kami tidak sekadar memberikan alat pemantau kepada para pelaku usaha, melainkan bekerja sama mendampingi mereka untuk menyelesaikan masalah nyata yang mereka hadapi,” kata Danny pada Kamis (23/7/2026) di Jakarta.
Menurut Danny, solusi tersebut menggabungkan jaringan, data, dan AI milik Indosat dengan operasional pelanggan sehingga perusahaan memperoleh satu layanan terpadu, mulai dari konektivitas, platform, hingga managed service.
“Sebagai perusahaan telekomunikasi memungkinkan solusi ini diterapkan hingga ke kawasan industri, menara telekomunikasi, maupun lokasi terpencil yang membutuhkan pemantauan energi secara berkelanjutan,” ujarnya.
Sementara itu, Staf Ahli Menteri ESDM Bidang Perencanaan Strategis, Jisman P. Hutajulu, mengatakan konservasi energi merupakan tanggung jawab bersama antara pemerintah dan dunia usaha.
“Konservasi energi merupakan tanggung jawab bersama antara pemerintah dan pelaku industri. PP No. 33/2023 dirancang untuk mendorong pengguna energi skala besar melakukan pemantauan dan pelaporan secara real-time. Solusi yang diluncurkan oleh Indosat Business hari ini menunjukkan bagaimana sektor swasta mampu menerjemahkan tuntutan regulasi menjadi solusi praktis yang dapat langsung digunakan oleh pelaku usaha.”
Solusi Manajemen Energi Indosat Business dilengkapi AI-driven Intelligence Layer yang mampu menganalisis data operasional secara berkelanjutan untuk mendeteksi anomali, memberikan peringatan prediktif, sekaligus mengidentifikasi peluang penghematan energi.
Melalui pendekatan tersebut, perusahaan dapat beralih dari sistem pemeliharaan yang bersifat reaktif menuju operasional yang lebih prediktif dan berbasis data.
Sebagai layanan end-to-end managed service, solusi ini mengintegrasikan perangkat IoT berbasis sensor, konektivitas yang aman, platform terpusat, serta analitik dalam satu dasbor.
Indosat Business menghadirkan lima fitur utama, yakni pemantauan konsumsi listrik, pemantauan genset dan transformator, sistem pemantauan baterai, sistem penerangan jalan umum pintar, serta pemantauan penggunaan air dan gas untuk mendeteksi kebocoran utilitas.
Dengan kemampuan tersebut, perusahaan diharapkan dapat mengurangi biaya utilitas, mengoptimalkan pemanfaatan aset, meminimalkan downtime, sekaligus mempermudah pelaporan konservasi energi dan pencapaian target Environmental, Social, and Governance (ESG).
Peluncuran solusi ini menjadi bagian dari komitmen Indosat Business dalam menghadirkan layanan berbasis AI yang mendukung efisiensi operasional perusahaan sekaligus mempercepat transformasi digital di sektor industri Indonesia.
STEVY WIDIA

















Discussion about this post