youngster.id - Di tengah pesatnya transformasi digital di industri teknologi finansial (fintech), kesiapan sumber daya manusia (SDM) menjadi salah satu pilar krusial dalam membangun organisasi yang adaptif. Platform peer-to-peer (P2P) lending AsetKu, yang dioperasikan oleh PT Pintar Inovasi Digital (PID) dan merupakan bagian dari ekosistem Akulaku Group, terus memperkuat strategi human capital melalui digitalisasi proses HR, pengembangan kompetensi, serta peningkatan pengalaman kerja karyawan.
Pendekatan ini menempatkan fungsi human capital tidak lagi sebatas administrasi kepegawaian, melainkan sebagai penggerak efisiensi dan responsivitas organisasi dalam menghadapi dinamika industri jasa keuangan digital.
“Dalam implementasinya, AsetKu memfokuskan pengembangan human capital pada tiga pilar utama: digitalisasi proses HR, pengembangan kompetensi berbasis kebutuhan, serta penciptaan lingkungan kerja yang adaptif,” ungkap Kokko Cattaka, CEO AsetKu, dikutip Senin (26/10/2026).
Digitalisasi Proses HR dan Penguatan Tata Kelola
AsetKu memperkuat pemanfaatan teknologi pengelolaan SDM melalui sistem HRIS (Human Resources Information System) dan alur kerja digital (digital workflow). Transformasi ini mencakup pengelolaan data karyawan, pencatatan kehadiran, persetujuan internal, hingga administrasi reimbursement.
Integrasi tersebut bertujuan menyederhanakan proses administratif, meningkatkan keterlacakan informasi, serta membebaskan tim HR untuk fokus pada inisiatif strategis pengembangan karyawan. Di sisi lain, AsetKu menerapkan persetujuan berjenjang dan prosedur operasional standar (SOP) yang terstruktur guna memastikan efisiensi diimbangi dengan akuntabilitas tata kelola internal.
Pengembangan Kompetensi dan Lingkungan Kerja Adaptif
Melalui pendekatan Need-Based Learning & Capability Development, AsetKu menyelaraskan program pembelajaran karyawan dengan kebutuhan aktual organisasi serta perkembangan industri fintech. Investasi dalam peningkatan kapasitas talenta ini diarahkan untuk menjaga kesiapan jangka panjang menghadapi perubahan teknologi.
Selain itu, melalui pilar Employee-Centered & Adaptive Workplace, AsetKu membangun lingkungan kerja yang mendukung kesejahteraan, fleksibilitas, komunikasi internal, dan produktivitas. Pendekatan ini menempatkan employee experience sebagai elemen penting di tengah pergeseran pola kerja dan kebutuhan keterampilan digital.
“Melalui ketiga pilar strategis tersebut, AsetKu berkomitmen memperkuat kapabilitas organisasi dan kualitas SDM agar pertumbuhan bisnis dapat berjalan selaras dengan penguatan talenta dan tata kelola internal yang berkelanjutan,” pungkas Kokko.
STEVY WIDIA
















Discussion about this post