Rabu, 7 Oktober 2026
No Result
View All Result
youngster.id
Pratesis Ads
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
No Result
View All Result
Home News Technology

Shadow AI Jadi Tantangan Baru Perusahaan di Tengah Tren Penggunaan AI

7 Oktober 2026
in Technology
Reading Time: 2 mins read
Shadow AI

CEO Mekari, Suwandi Soh (Foto: Stevy Widia/youngster)

0
SHARES
0
VIEWS

youngster.id - Penggunaan kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) di dunia kerja semakin berkembang. Teknologi ini membantu pekerja menyelesaikan tugas lebih cepat, mengolah informasi, hingga meningkatkan produktivitas. Namun, ketika perusahaan belum menyediakan perangkat AI yang sesuai kebutuhan, karyawan berpotensi menggunakan aplikasi sendiri tanpa pengawasan resmi.

Praktik yang dikenal sebagai Shadow AI ini menjadi tantangan baru bagi perusahaan. Selain berkaitan dengan efektivitas kerja, penggunaan AI tanpa kontrol yang memadai juga dapat meningkatkan risiko keamanan data dan menyulitkan perusahaan memastikan teknologi digunakan secara bertanggung jawab.

Chief Executive Officer (CEO) Mekari, Suwandi Soh, mengatakan tantangan perusahaan saat ini bukan lagi menentukan apakah AI perlu digunakan, melainkan bagaimana memastikan penerapannya berlangsung secara aman dan bertanggung jawab.

“Antusiasme pekerja Indonesia terhadap AI cukup tinggi. Namun, ketika perusahaan belum menyediakan infrastruktur yang memadai, karyawan cenderung mencari solusi sendiri untuk membantu pekerjaan mereka. Kondisi ini dapat memunculkan risiko Shadow AI,” ungkapnya dikutip Rabu (7/10/2026).

Isu tersebut menjadi salah satu pembahasan utama dalam Mekari Conference 2026 bertajuk “AI at Work”  baru-baru ini di Jakarta. Acara ini dihadiri lebih dari 700 pemimpin perusahaan, pemilik bisnis, praktisi teknologi, dan profesional lintas industri untuk membahas pemanfaatan AI dalam dunia bisnis Indonesia.

Menurut Suwandi, untuk itu, perusahaan perlu membangun lingkungan kerja yang memungkinkan karyawan memanfaatkan AI secara aman, terintegrasi, dan sesuai kebutuhan bisnis, alih-alih sekadar membatasi penggunaannya.

“Melalui Mekari Airene, kami membawa AI langsung ke dalam alur kerja bisnis sehari-hari dengan fondasi keamanan yang didukung sertifikasi ISO/IEC 27001 dan ISO/IEC 27701,” ujarnya.

Suwandi juga menekankan bahwa AI seharusnya tidak menggantikan peran manusia. Sebaliknya, teknologi ini perlu dimanfaatkan untuk memperkuat kemampuan profesional dalam berpikir kritis, menganalisis informasi, dan mengambil keputusan.

Pertumbuhan penggunaan AI juga terlihat dalam data internal Mekari AI Intelligence Report. Penggunaan fitur AI pada Mekari Qontak untuk fungsi Sales dan Customer Relationship Management (CRM) meningkat hingga 7,8 kali lipat. Sementara itu, penggunaan AI pada Mekari Talenta tumbuh 138% untuk mendukung proses rekrutmen.

Di bidang keuangan dan operasional, fitur Airene Anomaly Checker pada Mekari Jurnal dan Expense/XPM digunakan untuk membantu mendeteksi potensi ketidakwajaran transaksi. Penerapan ini menunjukkan bahwa pemanfaatan AI dapat meluas ke berbagai fungsi bisnis, tidak hanya untuk membuat konten atau membantu pekerjaan administratif.

Salah satu contoh penerapannya datang dari jaringan klinik estetika Dermaster. Perusahaan tersebut memanfaatkan Conversational AI melalui Mekari Qontak untuk menangani ribuan interaksi pelanggan.

Director of Sales & Operational Dermaster Dicky Ie mengatakan, teknologi AI membantu timnya mempercepat respons kepada pelanggan sekaligus mengurangi pekerjaan administratif yang berulang.

“Kecepatan dan presisi merupakan fondasi kepercayaan pelanggan. Dengan dukungan AI, tim kami dapat mengurangi pekerjaan administratif yang berulang dan lebih fokus menghadirkan pengalaman pelanggan yang personal,” katanya.

Pengalaman tersebut memperlihatkan bahwa penerapan AI dapat membantu perusahaan meningkatkan efisiensi sekaligus memberi ruang bagi karyawan untuk berfokus pada pekerjaan yang membutuhkan penilaian dan interaksi manusia.

Melalui Mekari Conference 2026, Mekari mendorong perusahaan untuk beralih dari sekadar bereksperimen dengan AI menuju penerapan yang memberikan dampak nyata. Di tengah meningkatnya adopsi teknologi ini, tantangannya bukan hanya memilih solusi AI yang tepat, tetapi juga membangun tata kelola dan keamanan agar pemanfaatannya tetap terkendali.

 

STEVY WIDIA

Tags: AIkeamanan datakecerdasan buatanMekariMekari Conference 2026Shadow AITeknologi Bisnis
Previous Post

Kredivo Perluas Literasi Keuangan “Generasi Djempolan” ke Indonesia Timur

Next Post

bluAcademy BCA Digital Dorong Anak Muda Lebih Cerdas Mengelola Keuangan

Related Posts

AI microinsurance Indonesia
Digital Business

Pasar Microinsurance Berbasis AI Indonesia Diproyeksi Capai US$1,1 Miliar pada 2031

7 Oktober 2026
0
AI jadi Tools
Startup & Entrepreneurship

Startup AI untuk Bangun Kebiasaan Jadi Juara Action AI Boost Demo Day 2026

5 Oktober 2026
0
Indosat AI
Digital Business

Indosat Masuk Babak Baru, Perluas Ekosistem AI dan Targetkan 2 Juta Talenta Digital

2 Oktober 2026
0
Load More
Next Post
bluAcademy BCA Digital

bluAcademy BCA Digital Dorong Anak Muda Lebih Cerdas Mengelola Keuangan

AI microinsurance Indonesia

Pasar Microinsurance Berbasis AI Indonesia Diproyeksi Capai US$1,1 Miliar pada 2031

Ajaib Kripto

Ajaib Perkuat Layanan Saham Amerika, Pengguna Bertransaksi Tumbuh 2,5 Kali Lipat

Discussion about this post

Recent Updates

Transaksi Kripto Indonesia 2026

Transaksi Kripto Indonesia Naik 12,87% per Agustus 2026, Capai Rp23,16 Triliun

7 Oktober 2026
Ajaib Kripto

Ajaib Perkuat Layanan Saham Amerika, Pengguna Bertransaksi Tumbuh 2,5 Kali Lipat

7 Oktober 2026
AI microinsurance Indonesia

Pasar Microinsurance Berbasis AI Indonesia Diproyeksi Capai US$1,1 Miliar pada 2031

7 Oktober 2026
bluAcademy BCA Digital

bluAcademy BCA Digital Dorong Anak Muda Lebih Cerdas Mengelola Keuangan

7 Oktober 2026
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

27 Juni 2019
Sayurbox x Blitz

Sayurbox Gunakan Motor Listrik Blitz untuk Layanan Pengiriman

10 Januari 2024
Startup Hayokerja

Startup HayoKerja Hadirkan Solusi PHL bagi Perusahaan Pencari Tenaga Kerja

25 September 2023
fraud KoinP2P - KoinWorks

Gara-Gara Kasus Fraud KoinP2P, Rusak KoinWorks Sebelanga

22 November 2025
Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

0
Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

0
Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

0
Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

0
Transaksi Kripto Indonesia 2026

Transaksi Kripto Indonesia Naik 12,87% per Agustus 2026, Capai Rp23,16 Triliun

7 Oktober 2026
Ajaib Kripto

Ajaib Perkuat Layanan Saham Amerika, Pengguna Bertransaksi Tumbuh 2,5 Kali Lipat

7 Oktober 2026
AI microinsurance Indonesia

Pasar Microinsurance Berbasis AI Indonesia Diproyeksi Capai US$1,1 Miliar pada 2031

7 Oktober 2026
bluAcademy BCA Digital

bluAcademy BCA Digital Dorong Anak Muda Lebih Cerdas Mengelola Keuangan

7 Oktober 2026
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Layanan Bisnis
Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved
No Result
View All Result
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development

Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Go to mobile version