Senin, 6 Juli 2026
No Result
View All Result
youngster.id
Pratesis Ads
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
No Result
View All Result
Home News

TikTok Hapus 89 Juta Video, Konten Indonesia Terbanyak

5 Maret 2021
in News
Reading Time: 1 min read
TikTok

Aplikasi TikTok. (Foto: istimewa)

0
SHARES
0
VIEWS

youngster.id - Aplikasi video pendek asal Tiongkok, TikTok, menghapus 89,1 juta video pada paruh kedua 2020. Video asal Indonesia masuk daftar yang paling banyak dihapus. TikTok mencatat, 92,4% video itu telah dihapus platform sebelum pengguna melaporkannya. Sedangkan, 93,5% video dihapus dalam waktu 24 jam setelah diunggah.

Jumlah video yang dihapus TikTok setara 1% dari semua video yang diunggah di aplikasi. Video yang dihapus tersebut mengandung konten yang melibatkan anak di bawah umur, kekerasan, aktivitas ilegal, serta aktivitas bunuh diri. TikTok juga telah menghapus 51.505 video karena memuat konten hoaks seputar Covid-19.
“Video tersebut dihapus karena telah melanggar berbagai ketentuan dalam pedoman komunitas atau persyaratan layanan perusahaan,” kata TikTok dalam laporan transparansinya baru-baru ini.

Ada lebih dari 6,14 juta akun ditutup selama paruh kedua 2020. Sedangkan, hampir 9,5 juta akun spam telah dihapus bersama dengan 5,23 juta video spam yang diposting oleh akun-akun tersebut. Ada juga sekitar 173,25 juta akun dihentikan pembuatannya melalui cara otomatis.

“Sebanyak 3,5 juta iklan juga ditolak karena melanggar kebijakan dan pedoman periklanan perusahaan,” kata TikTok.

Iklan yang ditolak itu seperti iklan politik yang berbayar. Video yang dihapus TikTok paling banyak berasal dari Amerika Serikat (AS) yakni sebanyak 11,78 juta video. Setelah itu Pakistan sebanyak 8,22 juta video. Selanjutnya sebanyak 7,51 juta video berasal dari Brasil dan 4,75 juta berasal dari Rusia.

Indonesia juga masuk dalam lima negara teratas video yang dihapus. Ada sebanyak 3,86 juta video asal Indonesia yang telah dihapus TikTok. Pemerintah Rusia yang paling sering mengajukan pembatasan atau penghapusan konten di platform TikTok sebanyak 135 permintaan. Kemudian, Pakistan meminta penghapusan 97 video, dan Australia 32 video.

Sejak akhir 2019 lalu TikTok mulai meluncurkan infrastruktur moderasi konten baru yang memungkinkan perusahaan untuk lebih transparan dalam memberikan alasan mengapa video pengguna dihapus dari platform tersebut.

STEVY WIDIA

Tags: konten videoTikTokvideo asal Indonesia
Previous Post

Samsung Galaxy S21 SerieS 5G, Dukung Jadi Gamer Pro Ataupun Menangkap Momen Foto Andal

Next Post

Dukung UMKM Go Digital, Exabytes Buatkan Website Gratis

Related Posts

Platform Digital
Technology

Jutaan Akun Anak Dinonaktifkan, Platform Digital Mulai Perketat Perlindungan Pengguna Muda

27 Juni 2026
0
Industri Musik Digital
Industry

Industri Musik Digital Tumbuh, Mastercard Gelar Program Artist Accelerator SEA

25 Mei 2026
0
ByteDance
Digital Business

Laba ByteDance Anjlok 70% Akibat Investasi Besar-Besaran di Sektor Kecerdasan Buatan

22 April 2026
0
Load More
Next Post
Dukung Pengembangan UKM, Exabytes Roadshow di Tujuh Kota

Dukung UMKM Go Digital, Exabytes Buatkan Website Gratis

Anteraja x Logitek Digital Nusantara

Volume Pengiriman Naik 500%, Anteraja Ekspansi ke Bukalapak

Wahyudin : Meski Pandemi, Bisnis Ikan Hias Tetap Menguntungkan

Wahyudin : Meski Pandemi, Bisnis Ikan Hias Tetap Menguntungkan

Discussion about this post

Recent Updates

Shopee x Meta

Shopee dan Meta Luncurkan Program Afiliasi Langsung di Instagram Reels dan Feed

6 Juli 2026
MoraRepublic x ZTE

Dorong Ekonomi Digital, MoraRepublic dan ZTE Kerja Sama Perluas Jaringan Internet FWA & FTTH Berbasis AI

6 Juli 2026
Pendanaan Startup Global

Rekor Baru! Pendanaan Startup Global Tembus US$510 Miliar di Paruh Pertama 2026, Dipicu Booming AI

6 Juli 2026
BlaBlaCar Indonesia

Sasar Potensi 1,2 Miliar Perjalanan Domestik, Platform Tumpangan Berbagi BlaBlaCar Masuk Indonesia

6 Juli 2026
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

27 Juni 2019
Sayurbox x Blitz

Sayurbox Gunakan Motor Listrik Blitz untuk Layanan Pengiriman

10 Januari 2024
Startup Hayokerja

Startup HayoKerja Hadirkan Solusi PHL bagi Perusahaan Pencari Tenaga Kerja

25 September 2023
fraud KoinP2P - KoinWorks

Gara-Gara Kasus Fraud KoinP2P, Rusak KoinWorks Sebelanga

22 November 2025
Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

0
Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

0
Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

0
Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

0
Shopee x Meta

Shopee dan Meta Luncurkan Program Afiliasi Langsung di Instagram Reels dan Feed

6 Juli 2026
MoraRepublic x ZTE

Dorong Ekonomi Digital, MoraRepublic dan ZTE Kerja Sama Perluas Jaringan Internet FWA & FTTH Berbasis AI

6 Juli 2026
Pendanaan Startup Global

Rekor Baru! Pendanaan Startup Global Tembus US$510 Miliar di Paruh Pertama 2026, Dipicu Booming AI

6 Juli 2026
BlaBlaCar Indonesia

Sasar Potensi 1,2 Miliar Perjalanan Domestik, Platform Tumpangan Berbagi BlaBlaCar Masuk Indonesia

6 Juli 2026
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Layanan Bisnis
Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved
No Result
View All Result
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development

Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Go to mobile version