Tips Menyusun Skala Prioritas Arus Keuangan

Melvin Mumpuni, Founder and Financial Planner Finansialku dan Fahlevi Dzulfikar Business Analyst Executive Treasury. (Foto: Istimewa/youngster.id)

youngster.id - Saat ini, Indonesia masih tergolong negara berpendapatan menengah ke bawah dengan pendapatan per kapita US$4.041. Berdasarkan data Bank Dunia pada tahun 2018, masyarakat Indonesia perlu meningkatkan penghasilan lebih dari 300% untuk mencapai taraf hidup yang tinggi atau senilai dengan US$12.400.

Melvin Mumpuni, Founder and Financial Planner Finansialku mengatakan  arus kas personal adalah salah satu fondasi dasar dari perencanaan keuangan. Tujuan keuangan akan lebih memungkinkan untuk dicapai apabila kesehatan arus kas terjaga dengan baik. Namun sayangnya, banyak orang yang terbalik dalam menyusun skala prioritas arus kas keuangan dan berusaha memperbaiki keuangan dengan menekan pengeluaran. 

“Padahal untuk mencapai arus kas yang sehat, bisa dilakukan dengan mencari penghasilan tambahan,” kata Melvin dalam diskusi keuangan yang digelar Teman Treasury baru-baru ini.

Menurut dia, kriteria arus kas keuangan personal yang sehat adalah penghasilan yang didapatkan bisa mencukupi semua jenis pengeluaran bulanan. Caranya adalah dengan mendahulukan pengeluaran untuk tabungan agar bisa #PunyaSimpenan Emas Lebih, sehingga rencana keuangan jangka panjang bisa tercapai.

Baca juga :   Uang Recehan Jadi Dana Liburan

“Tips dalam menyusun skala prioritas arus kas keuangan yang ideal; pertama, dahulukan untuk membayar pajak dan zakat; kedua, alokasikan untuk tabungan dan investasi; ketiga, adalah dengan melunasi hutang dan juga alokasi untuk pengeluaran rutin rumah tangga,” ungkap Melvin.

Sementara itu, Fahlevi Dzulfikar Business Analyst Executive Treasury mengatakan, dalam mengelola keuangan pribadi, hal yang harus didahulukan adalah alokasi untuk memiliki simpanan. Berangkat dari itu, Teman Treasury mendukung masyarakat untuk punya penghasilan tambahan, lewat kampanye #PunyaSimpanan Emas Lebih.

Untuk menjadi Teman Treasury, pengguna hanya perlu mendaftarkan diri dengan membeli Emas senilai Rp50.000 (belum termasuk pajak) pada saat proses awal pendaftaran. 

“Setelah itu, Teman Treasury akan diminta membuat kode referal untuk dibagikan dan mengajak teman untuk menjadi pengguna Treasury,” kata Fahlevi  lagi.

Teman Treasury akan mendapatkan banyak keuntungan, yaitu; pertama, mendapatkan Emas Gratis yang jumlahnya bisa mencapai jutaan rupiah setiap bulannya. Kedua, mendapatkan poin dari setiap transaksi yang dilakukan mulai dari Rp20.000,- (berlaku kelipatan), dan kesempatan mendapatkan Emas Gratis sebesar Setengah Kilogram. Ketiga, bisa mengakses promo khusus dan juga berbagai pelatihan.

Baca juga :   Wujudkan Crowdfunding School Kembali Hadir Untuk Filmmaker

FAHRUL ANWAR