Kamis, 11 Juni 2026
No Result
View All Result
youngster.id
Pratesis Ads
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
No Result
View All Result
Home News Technology

Percepat Transformasi Digital, Salesforce Hadirkan Agentforce Berbahasa Indonesia

5 Desember 2025
in Technology
Reading Time: 2 mins read
Percepat Transformasi Digital, Salesforce Hadirkan Agentforce Berbahasa Indonesia

Presiden Direktur Salesforce Indonesia Andreas Diantoro. (Foto: stevywidia/youngster.id)

0
SHARES
0
VIEWS

youngster.id - Teknologi kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) telah memainkan peran penting dalam transformasi digital di Indonesia. Teknologi ini berpotensi untuk berkontribusi pada Pendapatan Domestik Bruto (PDB) negara sebesar US$366 miliar dalam lima tahun ke depan. Untuk mendukung percepatan transformasi digital yang memanfaatkan AI, Salesforce menghadirkan Agentforce dalam Bahasa Indonesia.

“Salesforce memiliki posisi yang strategis untuk membantu mendorong visi ekonomi Indonesia menuju  tahap berikutnya. Yakni, dengan membantu bisnis menjadi Agentic Enterprise, sebuah model kerja baru di mana AI meningkatkan kapasitas manusia, bukan menggantikannya,” kata Andreas Diantoro, Presiden Direktur Salesforce Indonesia kepada media, Rabu (3/12/2025) di Jakarta.

Andreas menjelaskan, para pelaku bisnis dapat memanfaatkan Agentforce dalam Bahasa Indonesia untuk mempercepat transformasi digital, menghadirkan pengalaman pelanggan yang unggul, serta meningkatkan efisiensi operasional bisnis. Apalagi Agentforce Service maupun Employee Agent dari Salesforce telah tersedia dalam Bahasa Indonesia.

Agentforce Service adalah sebuah platform lengkap untuk menghadirkan layanan Customer Service di berbagai industri dan dalam semua saluran. Platform ini merepresentasikan layanan pelanggan generasi berikutnya yang tersedia 24 jam setiap hari, selalu aktif dan “tidak pernah tidur”.

“Keunikannya terletak pada fakta bahwa ini adalah salah satu platform di mana manusia dan agen AI berkolaborasi penuh, mulai dari kontak pertama hingga penyelesaian akhir,” ujarnya.

Sementara Employee Agent adalah agen AI yang berfungsi sebagai asisten digital pribadi bagi karyawan dan membantu mereka melakukan tugas rutin dan harian dengan lebih cerdas dan efisien.

Dengan memanfaatkan pengetahuan organisasi, Employee Agent bisa membantu berbagai hal, mulai dari mengatur rapat, memperbarui peluang bisnis, mendukung proses onboarding karyawan baru, mencari informasi tentang tunjangan karyawan, hingga menyiapkan ringkasan pelanggan sebelum pertemuan. Dengan begitu, karyawan bisa fokus pada tugas-tugas terpenting, menghemat waktu, dan meningkatkan produktivitas.

Andreas menjelaskan, dengan Agen AI, para pelaku usaha kecil dan menengah (UKM) dapat menyamai kapasitas dan kapabilitas perusahaan besar dalam melayani pelanggan.

“Lebih dari itu, AI Agentik memungkinkan siapa saja berinovasi, sehingga para pengusaha dapat mengembangkan ide dan meluncurkan model bisnis baru dengan investasi minimal namun dalam skala besar. Hal ini dapat mendorong transformasi ekonomi dari bawah ke atas, dengan semakin banyak UKM yang mengadopsi teknologi AI canggih untuk meningkatkan tingkat kematangan digital di Indonesia,” ungkapnya.

Andreas menegaskan, AI Agentik dapat menjadi penyeimbang yang hebat bagi bisnis di kota-kota kecil, membantu mereka bersaing secara efektif seperti halnya perusahaan di kota-kota besar. Ini dapat memicu pertumbuhan luar biasa di kota kecil, mendorong inklusi ekonomi, memperluas akses layanan, dan menciptakan peluang baru bagi tenaga kerja di daerah.

Sebagai contoh, dengan AI Agentik, bisnis yang berbasis di kota kecil dapat melayani pelanggan di kota-kota besar tanpa harus membangun infrastruktur fisik yang mahal.

Seiring bisnis di Indonesia mulai mengadopsi AI Agentik, agen AI akan menjadi titik kontak pertama konsumen dengan suatu brand. Ini adalah peluang bagi bisnis untuk memanfaatkan agen AI dalam membangun hubungan pelanggan yang tepercaya.

Selain itu, agen AI akan meningkatkan akses layanan keuangan di Indonesia secara signifikan, mendorong inklusi keuangan, dan melayani masyarakat yang belum memiliki akses ke layanan perbankan.

“Bisnis tidak bisa menggunakan pendekatan ‘wait-and-see’ terhadap AI Agentik. Sebaliknya, ada peluang besar bagi bisnis untuk menciptakan jalan baru dengan memanfaatkan AI, tenaga kerja dinamis Indonesia, dan sumber daya alam yang melimpah,” pungkas Andreas.

 

 

STEVY WIDIA

Tags: agentforce berbahasa IndonesiaSalesforcetransformasi digital
Previous Post

Perkuat Ketahanan Bisnis, Pelaku UMKM Perlu Adopsi Teknologi Digital

Next Post

Tren Kata Kunci Paling Dicari di Google Indonesia di Sepanjang 2025

Related Posts

Ekonomi Digital Indonesia
Digital Business

AI dan 5G Akan Jadi Kunci Masa Depan Ekonomi Digital Indonesia

9 Juni 2026
0
BRAVO 500 Summit 2026
Digital Business

BRAVO 500 Summit 2026 Soroti Peran AI dalam Meningkatkan Daya Saing Industri

8 Juni 2026
0
sustainability Telkomsel
Digital Business

Industri Telekomunikasi Tak Lagi Hanya Soal Jaringan, Sustainability Kini Jadi Prioritas

6 Juni 2026
0
Load More
Next Post
Tren Kata Kunci Paling Dicari di Google Indonesia di Sepanjang 2025

Tren Kata Kunci Paling Dicari di Google Indonesia di Sepanjang 2025

Kolaborasi Nokia dan Indosat Untuk Dorong Literasi AI Bagi Generasi Muda Indonesia

Kolaborasi Nokia dan Indosat Untuk Dorong Literasi AI Bagi Generasi Muda Indonesia

Zona Farm dari UGM Juarai PLN ICE Startup Competition 2025

Zona Farm dari UGM Juarai PLN ICE Startup Competition 2025

Discussion about this post

Recent Updates

internet cepat

Dari Gaming hingga Streaming, Kebutuhan Internet Cepat Dorong Penguatan Jaringan 5G

10 Juni 2026
Netflix Klip

Netflix Hadirkan Fitur Klip dan Game Interaktif untuk Pengalaman Menonton Lebih Personal

10 Juni 2026
Game Mobile

Saat Game Mobile Makin Realistis, Perangkat Flagship Jadi Incaran

10 Juni 2026
Penjualan FMCG

Tembus US$2,36 Miliar, Penjualan FMCG di E-Commerce Indonesia Cetak Rekor Tertinggi

10 Juni 2026
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

27 Juni 2019
Sayurbox x Blitz

Sayurbox Gunakan Motor Listrik Blitz untuk Layanan Pengiriman

10 Januari 2024
Startup Hayokerja

Startup HayoKerja Hadirkan Solusi PHL bagi Perusahaan Pencari Tenaga Kerja

25 September 2023
fraud KoinP2P - KoinWorks

Gara-Gara Kasus Fraud KoinP2P, Rusak KoinWorks Sebelanga

22 November 2025
Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

0
Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

0
Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

0
Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

0
internet cepat

Dari Gaming hingga Streaming, Kebutuhan Internet Cepat Dorong Penguatan Jaringan 5G

10 Juni 2026
Netflix Klip

Netflix Hadirkan Fitur Klip dan Game Interaktif untuk Pengalaman Menonton Lebih Personal

10 Juni 2026
Game Mobile

Saat Game Mobile Makin Realistis, Perangkat Flagship Jadi Incaran

10 Juni 2026
Penjualan FMCG

Tembus US$2,36 Miliar, Penjualan FMCG di E-Commerce Indonesia Cetak Rekor Tertinggi

10 Juni 2026
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Layanan Bisnis
Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved
No Result
View All Result
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development

Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Go to mobile version