XL Axiata Tuntaskan Program 1.000 Sekolah Broadband Di Manado

Sekolah ke-1.000 yang mendapatkan manfaat program1.000 Sekolah Broadband dari XL Axiata adalah SMA Negeri 8 Manado, Sulawesi Utara. (Foto: Istimewa/Youngster.id)

youngster.id - PT XL Axiata Tbk (XL Axiata) telah menuntaskan Program 1.000 Sekolah Broadband. Program tersebut untuk mendukung program pemerintah untuk digitalisasi sekolah. Sekolah ke-1.000 yang mendapatkan manfaat program ini adalah SMA Negeri 8 Manado, Sulawesi Utara.

Caretaker Vice President XL Axiata North Region, Mozes Haryanto Baottong mengatakan, saat ini lebih dari dari 400 ribu siswa sekolah telah terkoneksi ke jaringan internet cepat. Komposisinya 45% SMA dan 55 % SMK.

“Kami sangat senang karena program ini telah memberikan manfaat yang cukup besar bagi sekolah-sekolah penerimanya termasuk pada pelaksanaan Ujian Sekolah dan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UBK), dan sejauh yang kami pantau telah mampu mendukung peningkatan kualitas belajar mengajar di setiap sekolah penerima. Mereka kini sejajar dengan sekolah-sekolah di kota besar dan sekolah di negara-negara maju dalam mendapatkan sumber referensi berkualitas yang tersedia di jaringan internet,” kata Mozes dalam siaran pers, Jumat (6/10/2017) pada penyerahan donasi program ini di Manado, Sulawesi Utara.

Menurut Mozes, program yanf diinisiasi sejak Oktober 2016 ini telah menjangkau sekolah-sekolah di 42 kota/kabupaten di 20 provinsi. Kota-kota yang dimaksud antara lain Sabang, Padang, Medan, Deli Serdang, Pematang Siantar, Pekanbaru, Pangkal Pinang, dan Belitung Timur. Juga ada di Purwakarta, Subang, Indramayu, Cirebon. Bantul, Sleman, Gunung Kidul, Purwokerto, Banyumas, Cilacap, Sidoharjo, Malang, juga Pemekasan di Madura. Di Kalimantan dan Sulawesi ada di Banjarmasin, Banjarbaru, Samarinda, Balikpapan, Pontianak, Gowa, Kendari, Manado, serta Makassar.

Baca juga :   Jawab Tantangan Revolusi Industri 4.0, Bekraf Developer Day di Kota Mataram

Lebih lanjut dia mengatakan, XL Axiata juga menilai Program 1.000 Sekolah Broadband terlaksana dengan cukup efektif. Salah satu tolok ukurnya, hampir 100% akses internet dan data yang disediakan telah digunakan secara intensif oleh sekolah peneriman untuk proses belajar mengajar.

Selain itu, program ini juga telah melahirkan program-program lain, antara lain pelatihan #Melek Internet untuk pengurus OSIS serta pelatihan XL Axiata Youth Leadership Camp atau pelatihan kepemimpinan berbasis digital untuk pemimpin OSIS. Bahkan ada kompetisi video “Magnificity” untuk SMA/SMK seluruh Indonesia untuk mendorong penggunaan Intenet dan media sosial guna memajukan daerahnya.

Manfaat yang didapatkan dari Program 1.000 Sekolah Broadband ternyata juga mendapatkan pengakuan dari pemerintah daerah di mana sekolah di wilayahnya termasuk sebagai penerima manfaat. Keberadaan program ini tentu juga sejalan dengan program peningkatan kualitas pendidikan yang dicanangkan di berbagai daerah dengan memanfaatkan sarana internet dan teknologi digital. Sehingga banyak permintaan dari kalangan pemerintah daerah agar program ini juga menjangkau sekolah-sekolah di wilayahnya.

Baca juga :   Sisternet : Pemberdayaan Teknologi Digital Untuk Perempuan di Daerah Tertinggal

Untuk itu, XL Axiata telah menyiapkan program lanjutan dengan format baru, yaitu “Gerakan Donasi Kuota”. Program yang dimaksud sekaligus menggalang dukungan pelanggan dan masyarakat untuk bersama-sama XL Axiata menyediakan fasilitas akses ke jaringan internet cepat bagi SMA dan SMK di seluruh Indonesia.

Program ini telah diresmikan penyelenggaraannya Agustus 2017 lalu oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan. Program ini diharapkan bisa menjangkau sekolah dan siswa yang lebih luas.

FAHRUL ANWAR