Jumat, 13 Februari 2026
No Result
View All Result
youngster.id
Pratesis Ads
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
No Result
View All Result
Home Headline

YouTube Uji Coba Fitur Belanja Layaknya E-Commerce

13 Oktober 2020
in Headline, News
Reading Time: 1 min read
Kinerja Youtube Di Indonesia Naik 170%

Kinerja Youtube di Indonesia meningkat.(Foto: Istimewa/Youngsters.id)

0
SHARES
0
VIEWS

youngster.id - Google menguji coba fitur belanja online di YouTube. Raksasa teknologi itu meminta pembuat konten (content creator) untuk menandai dan menemukan produk dari video yang diunggah. Tanda ini akan terhubung dengan fitur belanja Google.

Langkah ini akan mengarahkan YouTube akan menjadi katalog produk yang memungkinkan konsumen melihat iklan dan klik untuk membeli. Google akan mengintegrasikan fitur baru ini dengan Shopify Inc, e-commerce asal Kanada.

Juru bicara YouTube mengonfirmasi bahwa perusahaan sedang menguji coba fitur belanja melalui video. Perusahaan juga sudah menawarkan langganan bagi pembuat konten, dan mengambil potongan 30% dari transaksi.

“Jika mereka memutuskan berinvestasi di dalamnya, ini peluang besar,” kata Presiden di startup e-commerce Basket Andy Ellwood, dikutip dari Bloomberg belum lama ini.

Para eksekutif Google juga telah mengisyaratkan bahwa YouTube akan menjadi tempat berbelanja sejak beberapa bulan lalu. YouTube juga mengumumkan format iklan responsif yang baru itu pada Juni lalu. Format baru itu diluncurkan, karena para pengiklan berusaha menemukan cara baru untuk menggaet konsumen di tengah pandemi Covid-19. Penonton hanya perlu mengeklik dan mengetuk iklan, maka akan diarahkan ke situs web atau aplikasi untuk membeli produk.

Baca juga :   Transaksi e-Commerce di Indonesia Diproyeksi Capai Rp915,9 Triliun Tahun Ini

Untuk bisa menjual produk melalui YouTube, perusahaan terlebih dulu menyinkronkan Google Merchant Center mereka dengan iklan video. Dengan begitu, mereka dapat memperluas secara visual tombol ‘ajakan untuk membeli’ pada iklan produk. Langkah menjadi e-commerce ini mengikuti yang telah dilakukan Facebook dan Instagram.

 

STEVY WIDIA

Tags: e-commerceGoogleYoutube
Previous Post

Bumilangit Berkolaborasi Dengan Kaskus Bangun Komunitas Rumah Perdamaian

Next Post

Canalys: Penjualan PC Tumbuh Di Tengah Pandemi Covid-19

Related Posts

Google Ventures (GV)
STARTUP

Investasi Startup dan Akuisisi Jumbo, Google Dominasi Ekosistem Venture Global

5 Februari 2026
0
blokir shorts
BIZTECH

YouTube Punya Fitur Blokir Shorts, Cegah Anak Doom Scrolling

22 Januari 2026
0
Fokus Tingkatkan Nilai Brand Jadi Strategi e-Commerce Lazada di Tahun 2026
e-COMMERCE

E-commerce Indonesia Masuk Babak Confident Commerce di 2026

17 Januari 2026
0
Load More
Next Post
Logitech G dan Herman Miller Berkolaborasi Ciptakan Furnitur untuk Gamer

Canalys: Penjualan PC Tumbuh Di Tengah Pandemi Covid-19

industri 4.0

Jaminan Kualitas Layanan TIK Nasional Sangat Diperlukan di Era Kebiasaan Baru

DSC XI Fokus Dorong Ekosistem Wirausaha Indonesia di Tengah Pandemi

Roadshow Virtual DSC XI Digelar di 46 Kampus di 30 Kota

Discussion about this post

Recent Updates

Studi AFTECH–Mandala

Studi AFTECH–Mandala: 30% Penduduk Dewasa Indonesia Masih Tak Terjangkau Kredit Formal

13 Februari 2026
ShopeePay

ShopeePay Luncurkan Kampanye Gebyar Ramadan 2026 dengan Promo dan Hadiah Umrah

13 Februari 2026
Privy Sudah Cegah 122 Juta Upaya Fraud

Privy Sudah Cegah 122 Juta Upaya Fraud

13 Februari 2026
XTransfer

XTransfer Dorong Solusi Pembayaran B2B untuk Percepat Ekspor UMKM di ASEAN

12 Februari 2026
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

27 Juni 2019
Startup Hayokerja

Startup HayoKerja Hadirkan Solusi PHL bagi Perusahaan Pencari Tenaga Kerja

25 September 2023
pendanaan Fintech

Inilah 5 Fintech dengan Pendanaan Terbesar di Indonesia Tahun 2025

15 Mei 2025
Sayurbox x Blitz

Sayurbox Gunakan Motor Listrik Blitz untuk Layanan Pengiriman

10 Januari 2024
Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

0
Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

0
Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

0
Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

0
Studi AFTECH–Mandala

Studi AFTECH–Mandala: 30% Penduduk Dewasa Indonesia Masih Tak Terjangkau Kredit Formal

13 Februari 2026
ShopeePay

ShopeePay Luncurkan Kampanye Gebyar Ramadan 2026 dengan Promo dan Hadiah Umrah

13 Februari 2026
Privy Sudah Cegah 122 Juta Upaya Fraud

Privy Sudah Cegah 122 Juta Upaya Fraud

13 Februari 2026
XTransfer

XTransfer Dorong Solusi Pembayaran B2B untuk Percepat Ekspor UMKM di ASEAN

12 Februari 2026
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Layanan Bisnis
Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved
No Result
View All Result
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development

Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Go to mobile version