Rabu, 5 Agustus 2026
No Result
View All Result
youngster.id
Pratesis Ads
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
No Result
View All Result
Home Creativepreneur

Ahmad Adi Sudrajat, Sukses Kembangkan Bisnis UMKM Camilan Lokal

22 Juli 2025
in Creativepreneur, Headline
Reading Time: 3 mins read
Ahmad Adi Sudrajat, Sukses Kembangkan Bisnis UMKM Camilan Lokal

Ahmad Adi Sudrajat. (Foto: istimewa/shopee)

0
SHARES
0
VIEWS

youngster.id - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) menyampaikan bahwa industri makanan dan minuman termasuk makanan ringan (camilan) memiliki potensi yang sangat besar. Sepanjang tahun 2023, pasar makanan ringan di Indonesia bernilai US$ 3,7 miliar dan diperkirakan terus tumbuh dengan rata-rata sekitar 8,13% per tahun.Selain itu pada tahun 2024, sektor industri ini telah menyerap sebanyak 6,27 juta tenaga kerja.

Permintaan domestik yang tinggi mendorong para pelaku industri makanan ringan berinovasi dan melahirkan beragam produk. Potensi ini mendorong Ahmad Adi Sudrajat membuat produk Makaroni SOS, brand camilan lokal asal Krian, Sidoarja.

Pemuda berusia 23 tahun ini mengaku sudah mulai berbisnis sejak SMA. Awalnya mulai dari gantungan kunci hingga kemudian ketika kuliah dia mulai menawarkan aneka jajanan di kampus. Ketika datang pandemi Covid-19, dan semua kegiatan harus dilakukan di rumah lahirlah ide untuk membuat usaha snack rumahan dari makaroni.

“Kami belajar banyak hal secara otodidak dari segi produksi, kemasan, hingga melayani pelanggan. Kami juga melakukan inovasi. Makaroni pedas, misalnya, sudah lama jadi camilan favorit. Dengan perhatian yang lebih ke kualitas, rasa, pengemasan, dan konsistensi pelayanan, kita bisa membuat makaroni pedas menjadi produk yang dipercaya dan terus dicari,” jelas Ahmad dikutip dari keterangan pers Selasa (22/7/2027).

Ahmad menyadari industri snack makaroni bukanlah pasar yang sepi pesaing. Namun, Makaroni SOS berhasil membangun daya tarik tersendiri lewat cita rasa yang khas dan kualitas produk yang terjaga. Berbagai varian dihadirkan untuk menjawab selera konsumen, mulai dari makaroni kering, makaroni mekar, hingga makaroni bumbu basah yang tengah populer. Semua diproduksi dengan bahan baku berkualitas dan dikemas secara higienis menggunakan standar food grade.

“Yang membedakan, Makaroni SOS tak sekadar menjual camilan, tapi juga menjaga kepercayaan konsumen melalui kualitas, pengemasan yang aman, dan pelayanan yang cepat,” katanya. Bahkan, Ahmad dan tim juga bekerja sama dengan UMKM sekitar untuk mendukung proses produksi, dengan tetap menerapkan standar kontrol kualitas yang ketat.

 

Akses Pasar

Selain itu, Ahmad juga ingin menunjukkan bahwa lokasi bukanlah batasan untuk berkarya. Meski berasal dari kota kecil seperti Krian di Sidoarjo, ia yakin produknya dapat diterima pasar yang luas. Karena itu pada tahun 2021 dia bermitra dengan marketplace Shopee.

Platform ini membuka akses pasar yang lebih luas dan mempertemukan produk rumahan mereka dengan konsumen dari berbagai daerah.

“Dari sejak awal kami bergabung, platform Shopee sangat membantu kami yang mengembangkan usaha dari nol. Rasanya seperti ditemani di setiap tahap perjalanan, mulai dari handling pesanan, menjaga rating, sampai memahami apa yang dibutuhkan konsumen hari ini. Dukungan ini membantu kami fokus pada hal penting lainnya, seperti menjaga kualitas, menjaga kepercayaan pelanggan, dan menciptakan produk yang relevan untuk pasar yang terus berkembang,” katanya.

Tak hanya itu, Makaroni SOS juga terus melakukan peningkatan layanan dan mengikuti , berbagai program untuk terus upgrade pengetahuan tentang cara berjualan di Shopee. Yang semula 1 sampai 5 pesanan per hari, meningkat menjadi 50 pesanan per hari. Peningkatan pesanan tersebut juga mendorong Makaroni SOS untuk menyerap lebih banyak karyawan, termasuk warga di area sekitarnya.Saat ini, Makaroni SOS bahkan mampu menerima hingga lebih dari 10.000 pesanan setiap harinya.

Menurut Ahmad, selama Makaroni SOS berjualan di Shopee, Makaroni SOS selalu merasakan pertumbuhan omzet dari tahun ke tahun. Peningkatan yang dialami dirasakan setiap tahunnya, termasuk dari sisi tenaga kerja yang awalnya hanya kurang dari 5 orang, kini sudah berkembang menjadi sekitar 30 karyawan. Makaroni SOS juga aktif menggunakan berbagai fitur Shopee untuk mendukung operasional, seperti Shopee Live, Shopee Video, Affiliate Marketing, dan berbagai fitur lainnya yang membantu pekerjaan harian tim.

Sejak 2023, Ahmad mengungkapkan, telah memanfaatkan Shopee Live untuk berinteraksi langsung dengan konsumen dan menjelaskan produk secara real-time. Kini, fitur tersebut menyumbang hingga 30% dari total penjualan harian, membuktikan efektivitasnya dalam membangun kepercayaan konsumen dan mendorong keputusan untuk pembelian.

Di samping itu, Shopee juga berhasil menghadirkan trafik dan sistem yang mendukung pertumbuhan pesanan Makaroni SOS dari waktu ke waktu. Salah satu momentum besar terjadi saat kampanye Ramadan 2025, dimana Makaroni SOS mengalami lonjakan pesanan hingga 4 kali lipat dibandingkan hari biasa.

Ahmad merespon lonjakan tersebut dengan mengimplementasikan strategi khusus, yaitu memfokuskan penjualan pada jajanan yang cocok untuk momen kumpul keluarga, menambah jumlah kru produksi hingga dua kali lipat, serta mengatur ulang manajemen produksi agar semua pesanan bisa ditangani secara tepat waktu dan tetap berkualitas.

“Ke depannya, kami ingin membawa Makaroni SOS melangkah lebih jauh menjangkau pasar di seluruh Indonesia, memperluas varian produk, hingga membawa cita rasa gurih dan pedas khas Indonesia menembus pasar global,” pungkasnya.

 

 

STEVY WIDIA

Tags: Ahmad Adi Sudrajatcamilanindustri makanan ringanMakaroni SOSShopee
Previous Post

EVOS Divine Juara Dunia di Esports World Cup: Free Fire 2025

Next Post

Dorong Transformasi Ekosistem Digital Berbasis AI Telkomsel Perluas Hyper 5G di Bandung Raya

Related Posts

GloUtopia
Industry

GloUtopia, Festival Kolaborasi Brand, E-Commerce, Kreator Konten, dan Konsumen

1 Agustus 2026
0
Shopee x Meta
Digital Business

Shopee dan Meta Luncurkan Program Afiliasi Langsung di Instagram Reels dan Feed

6 Juli 2026
0
sea x OpenAI
Technology

Dorong Adopsi AI di Shopee, Sea Ltd Gandeng OpenAI

23 Juni 2026
0
Load More
Next Post
Dorong Transformasi Ekosistem Digital Berbasis AI Telkomsel Perluas Hyper 5G di Bandung Raya

Dorong Transformasi Ekosistem Digital Berbasis AI Telkomsel Perluas Hyper 5G di Bandung Raya

Grab EV

Grab Indonesia Menolak Tuntutan Mitra Pengemudi Akan Skema Bagi Hasil

startup

7 Startup Indonesia Yang Raih Skor Tertinggi Sebagai Startup Populer

Discussion about this post

Recent Updates

Huawei Cloud x Redington Indonesia

Akselerasi Adopsi Cloud dan AI, Huawei Cloud Tunjuk Redington Jadi Distributor di Indonesia

4 Agustus 2026
Event tourism Indonesia 2026

Dorong Pertumbuhan Industri, ‘Event Tourism’ Indonesia Cetak Perputaran Ekonomi Rp858 Miliar di Semester I 2026

4 Agustus 2026
Transaksi Kripto Indonesia

OJK Catat Investor Aset Kripto Indonesia Tembus 22,69 Juta per Juni 2026, Nilai Transaksi Rp28,58 Triliun

4 Agustus 2026
Kualitas Jaringan Jadi Kunci XLSMART Perkuat Loyalitas Pelanggan, Spektrum 700 MHz Segera Aktif

Kualitas Jaringan Jadi Kunci XLSMART Perkuat Loyalitas Pelanggan, Spektrum 700 MHz Segera Aktif

4 Agustus 2026
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

27 Juni 2019
Sayurbox x Blitz

Sayurbox Gunakan Motor Listrik Blitz untuk Layanan Pengiriman

10 Januari 2024
Startup Hayokerja

Startup HayoKerja Hadirkan Solusi PHL bagi Perusahaan Pencari Tenaga Kerja

25 September 2023
fraud KoinP2P - KoinWorks

Gara-Gara Kasus Fraud KoinP2P, Rusak KoinWorks Sebelanga

22 November 2025
Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

0
Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

0
Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

0
Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

0
Huawei Cloud x Redington Indonesia

Akselerasi Adopsi Cloud dan AI, Huawei Cloud Tunjuk Redington Jadi Distributor di Indonesia

4 Agustus 2026
Event tourism Indonesia 2026

Dorong Pertumbuhan Industri, ‘Event Tourism’ Indonesia Cetak Perputaran Ekonomi Rp858 Miliar di Semester I 2026

4 Agustus 2026
Transaksi Kripto Indonesia

OJK Catat Investor Aset Kripto Indonesia Tembus 22,69 Juta per Juni 2026, Nilai Transaksi Rp28,58 Triliun

4 Agustus 2026
Kualitas Jaringan Jadi Kunci XLSMART Perkuat Loyalitas Pelanggan, Spektrum 700 MHz Segera Aktif

Kualitas Jaringan Jadi Kunci XLSMART Perkuat Loyalitas Pelanggan, Spektrum 700 MHz Segera Aktif

4 Agustus 2026
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Layanan Bisnis
Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved
No Result
View All Result
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development

Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Go to mobile version