Rabu, 13 Mei 2026
No Result
View All Result
youngster.id
Pratesis Ads
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
No Result
View All Result
Home News

Ada 132 Juta Orang Indonesia Tidak Memiliki Akses Kredit

22 Maret 2024
in Headline
Reading Time: 2 mins read
UKU dan AFPI

Ada 132 Juta Orang Indonesia Tidak Memiliki Akses Kredit (Foto: Istimewa/youngster.id)

0
SHARES
0
VIEWS

youngster.id - Data dari OJK, World Bank, dan Ernst & Young pada tahun 2023 menunjukkan ada sekitar 132 juta orang Indonesia yang belum memiliki akses kepada kredit. Selain itu, ada Credit Gap sebesar Rp 1.650 triliun dengan kebutuhan pembiayaan sebesar Rp2.650 triliun namun jasa keuangan konvensional hanya menopang Rp 1.000 triliun.

Bahkan berdasarkan hasil riset AFPI-EY terdapat Estimated Credit Gap dengan total kebutuhan pembiayaan UMKM pada tahun 2026 diproyeksikan mencapai Rp4.300 triliun dengan kemampuan suplai sebesar Rp1.900 triliun sehingga membuat adanya gap kredit sebesar Rp2.400 triliun.

Kondisi ini dinilai Asosiasi Fintech Pendanaan Bersama Indonesia (AFPI) sebagai potensi bagi industri fintech lending. “Dalam menghadapi dinamika industri fintech lending di Indonesia, penting bagi kami untuk terus memberikan pemahaman yang kuat terkait edukasi literasi keuangan bagi masyarakat. Kami yakin dengan mendapatkan wawasan yang baik, masyarakat dapat membuat keputusan yang cerdas dalam memanfaatkan solusi fintech lending, ” kata Entjik S. Djafar Ketua Umum AFPI, dalam diskusi yang digelar PT Teknologi Merlin Sejahtera (UKU) Kamis (21/3/2024) di Jakarta.

Menurut dia, dalam menghadapi dinamika industri fintech lending di Indonesia, penting untuk terus memberikan pemahaman yang kuat terkait edukasi literasi keuangan bagi masyarakat. “Kami yakin dengan mendapatkan wawasan yang baik, masyarakat dapat membuat keputusan yang cerdas dalam memanfaatkan solusi fintech lending, ” ujar Entjik.

Berdasarkan statistik OJK, kondisi lanskap fintech yang tercatat pada Januari 2024, terdapat ± 1,2 juta pengguna transaksi lender, ± 123,45 juta borrower yang mengakses kredit, lebih dari Rp785 triliun jumlah pinjaman yang telah terdistribusi ke pengguna, dan 101 jumlah fintech yang terdaftar dan diawasi oleh OJK.

Sementara itu, potensi akan layanan fintech diungkapkan Chief Executive Officer UKU Tony Jackson. Menurut dia, UKU mencatat total pencairan dana per-Desember 2023 yang didominasi di dalam Pulau Jawa mencapai Rp 6,3 triliun, sedangkan di luar Pulau Jawa terdapat Rp 2,4 triliun. Hal ini menandakan bahwa wilayah Pulau Jawa memiliki potensi pasar yang kuat untuk bisnis UKU, seperti ada 5 lokasi pencairan dana teratas di Indonesia diantaranya Jawa Barat (Rp 2,1 triliun), DKI Jakarta (Rp 1,4 triliun), Jawa Timur (Rp 1 triliun), Jawa Tengah (Rp 865 miliar), dan Banten (Rp 662 miliar).

“Bahkan pada periode 1 bulan sebelum Idul Fitri 2023, terdapat kenaikan 30% di atas rata-rata bulanan untuk kategori pengguna yang mengajukan pinjaman dan 39% untuk kategori pencairan dana kepada pelanggan. Masih di tahun yang sama, kami juga mencatat bahwa pemohon pinjaman naik 14% dengan kisaran usia 21-30 tahun dengan tujuan melakukan pinjaman untuk mendanai usaha kecil mereka,” ungkapnya.

Untuk itu Tony mengatakan, bersama AFPI, UKU terus memberikan wawasan kepada masyarakat dalam memenuhi kebutuhan finansial melalui solusi fintech lending. Sekaligus, terus meningkatkan pemahaman kepada masyarakat terkait cara melakukan pinjaman dana dengan bijaksana dan bertanggung jawab.

“Melalui fitur yang komprehensif dan transparan, kami berharap dapat memudahkan masyarakat untuk memenuhi kebutuhan finansial mereka,” ujarnya.

 

STEVY WIDIA

 

Tags: Asosiasi Fintech Pendanaan Bersama Indonesia (AFPI)fintech lendingPT Teknologi Merlin Sejahtera (UKU)
Previous Post

NEXTGEN Gandeng Claroty Untuk Perkuat Perlindungan Siber di Kawasan Asia Tenggara

Next Post

Perkaya Pengalaman Konsumen, HP Perkenalkan HP Care and Gaming Experience Center

Related Posts

KoinWorks korupsi BRI
Industry

Kasus Dugaan Korupsi Kredit BRI Rp600 Miliar, Kejati Jakarta Tahan Tiga Petinggi KoinWorks

11 Mei 2026
0
AFTECH dukung platform pinjol
Digital Business

AFTECH Dukung Langkah Hukum 9 Platform Pinjol Terkait Putusan KPPU

10 April 2026
0
KPPU Fintech
Digital Business

KPPU Putuskan 97 Fintech P2P Lending Bersalah Atas Perkara Kartel Bunga

30 Maret 2026
0
Load More
Next Post
HP Care and Gaming Experience Center

Perkaya Pengalaman Konsumen, HP Perkenalkan HP Care and Gaming Experience Center

Oscar Darmawan - INDODAX

INDODAX Sumbang Hampir Setengahnya dari Pajak Bisnis Kripto

Tim Lulusan Bangkit Hadirkan Aplikasi Yang Beri Inspirasi Aktivitas Sepanjang Ramadan

Tim Lulusan Bangkit Hadirkan Aplikasi Yang Beri Inspirasi Aktivitas Sepanjang Ramadan

Discussion about this post

Recent Updates

Avnet & HKSTP DfMA Launchpad

Avnet & HKSTP Ajak Startup AI Gabung di DfMA Launchpad

12 Mei 2026
L'Oreal Big Bang 2026

L’Oréal Cari Startup Teknologi untuk Masa Depan Kecantikan di Big Bang 2026

12 Mei 2026
Lion Parcel AstraPay QRIS

Lion Parcel dan AstraPay Percepat Digitalisasi Agen Melalui Pembayaran QRIS

12 Mei 2026
IPB startup inovatif

IPB Cari Startup Inovatif Berbasis Riset, Pendanaan Pengembangan Tembus Rp900 Juta

12 Mei 2026
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

27 Juni 2019
Sayurbox x Blitz

Sayurbox Gunakan Motor Listrik Blitz untuk Layanan Pengiriman

10 Januari 2024
Startup Hayokerja

Startup HayoKerja Hadirkan Solusi PHL bagi Perusahaan Pencari Tenaga Kerja

25 September 2023
fraud KoinP2P - KoinWorks

Gara-Gara Kasus Fraud KoinP2P, Rusak KoinWorks Sebelanga

22 November 2025
Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

0
Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

0
Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

0
Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

0
Avnet & HKSTP DfMA Launchpad

Avnet & HKSTP Ajak Startup AI Gabung di DfMA Launchpad

12 Mei 2026
L'Oreal Big Bang 2026

L’Oréal Cari Startup Teknologi untuk Masa Depan Kecantikan di Big Bang 2026

12 Mei 2026
Lion Parcel AstraPay QRIS

Lion Parcel dan AstraPay Percepat Digitalisasi Agen Melalui Pembayaran QRIS

12 Mei 2026
IPB startup inovatif

IPB Cari Startup Inovatif Berbasis Riset, Pendanaan Pengembangan Tembus Rp900 Juta

12 Mei 2026
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Layanan Bisnis
Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved
No Result
View All Result
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development

Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Go to mobile version