youngster.id - Perusahaan Business Process-as-a-Service (BPaaS) teknologi rantai pasok dan digital, AnyMind Group, meluncurkan AnyCreator Stream. Platform berbasis web ini dirancang untuk membantu para kreator dan live streamer melacak performa siaran langsung, mengakses peluang kampanye brand, hingga mengelola pendapatan dalam satu dasbor terpadu.
Peluncuran AnyCreator Stream semakin memperluas portofolio AnyMind Group di ranah live streaming dan live commerce, melengkapi platform live commerce berbasis AI avatar AnyLive serta ekspansi bisnis e-commerce enabler perusahaan di Indonesia melalui akuisisi Digital Distribusi Indonesia (DDI).
Integrasi AnyCreator Stream dengan AnyTag untuk Monetisasi Kreator
Pada tahap awal peluncurannya, AnyCreator Stream telah terintegrasi langsung dengan YouTube Live. Integrasi ini memudahkan para kreator mengubah interaksi siaran langsung menjadi peluang monetisasi yang terukur melalui berbagai format iklan, seperti pre-roll, mid-roll, banner, in-stream chat integration, hingga penggunaan kode promo khusus.
Di sisi pemasar, AnyCreator Stream terhubung langsung dengan AnyTag—platform influencer marketing milik AnyMind Group. Sinergi ini memungkinkan brand menemukan kreator yang tepat, mengelola kampanye siaran langsung, serta memantau performa melalui indikator impressions, watch time, concurrent viewership, hingga click-through rate (CTR).
Managing Director Creator Growth AnyMind Group, Kiatisak Watcharapruk (Toy), menjelaskan pentingnya platform ini bagi ekosistem kreator modern.
“Dengan AnyCreator Stream, kami ingin memberikan satu tempat bagi kreator untuk memahami performa konten live mereka, mengakses peluang monetisasi, dan mengelola pendapatan. Pada saat yang sama, integrasi dengan AnyTag memberikan cara yang lebih terstruktur dan terukur bagi pemasar untuk menjalankan kampanye live streaming,” ujar Toy, dikutip Jum’at (18/9/2026).
Perkuat Ekosistem E-Commerce dan Rantai Pasok di Indonesia
Langkah inovasi teknologi AnyMind Group ini berjalan beriringan dengan penguatan operasional bisnisnya di Indonesia. Sebelumnya, AnyMind Group telah menyelesaikan akuisisi penuh atas perusahaan e-commerce enabler dan distributor lokal, PT Digital Distribusi Indonesia (DDI).
Melalui akuisisi ini, DDI terus beroperasi di bawah mereknya di Indonesia sambil memperluas keahliannya ke pasar AnyMind Group di Asia Pasifik. Pendiri dan CEO DDI, Tatum Kembara, juga dipercaya menjabat sebagai Managing Director D2C and E-Commerce Enablement AnyMind Group.
Integrasi ini memungkinkan para klien (principals) DDI di Indonesia memanfaatkan platform manajemen e-commerce AnyX untuk mengelola berbagai toko resmi di marketplace seperti Tokopedia, Shopee, Lazada, dan TikTok Shop dalam satu dasbor. Selain itu, principals juga dapat mengoptimalkan jaringan influencer marketing melalui AnyTag serta jaringan periklanan digital AnyMind Group.
CEO dan Co-Founder AnyMind Group, Kosuke Sogo, menegaskan sinergi ini akan mendorong efisiensi rantai pasok secara menyeluruh.
“Perpaduan yang sangat sinergis antara teknologi kami dan keahlian DDI di bidang e-commerce berarti pelanggan kami memiliki mitra tepercaya yang dapat menyamai ambisi ekspansi dan pertumbuhan mereka di seluruh Asia Pasifik,” tegas Kosuke. (*AMBS)

















Discussion about this post