Jumat, 16 Oktober 2026
No Result
View All Result
youngster.id
Pratesis Ads
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
No Result
View All Result
Home Headline Digital Business

BI Dorong Blended Finance Syariah guna Perluas Akses Pembiayaan UMKM

16 Oktober 2026
in Digital Business
Reading Time: 2 mins read
Akses pembiayaan syariah UMKM
0
SHARES
0
VIEWS

youngster.id - Bank Indonesia (BI) bersama Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah (KNEKS) terus memperluas akses pembiayaan syariah bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Langkah ini diwujudkan melalui pengintegrasian skema pembiayaan sosial dan komersial (blended finance) guna memperkuat permodalan sektor usaha produktif di seluruh Indonesia.

Pentingnya perluasan akses pembiayaan tersebut disampaikan oleh Deputi Gubernur Bank Indonesia, Solikin M. Juhro, saat membuka Forum Sinergi Pusat dan Daerah dalam Pengembangan Ekonomi dan Keuangan Syariah di ajang Indonesia Sharia Economic Festival (ISEF) ke-13 Tahun 2026 di Jakarta International Convention Center (JICC), Jakarta.

Solikin menjelaskan bahwa skema blended finance mengombinasikan instrumen keuangan sosial syariah seperti zakat dan wakaf dengan penyaluran kredit dari perbankan maupun lembaga keuangan komersial syariah.

“Untuk memperluas akses pembiayaan, kebutuhan pelaku usaha perlu dipertemukan dengan sumber pembiayaan yang sesuai. Integrasi pembiayaan komersial dan sosial syariah dapat membuka peluang bagi usaha yang belum sepenuhnya memenuhi persyaratan perbankan (unbankable) untuk berkembang secara bertahap,” ujar Solikin, dikutip Jum’at (16/10/2026).

Strategi 3SP dan Penguatan Peran KDEKS di Daerah

Guna mengonstruksi perluasan akses pembiayaan sekaligus mengakselerasi pertumbuhan ekonomi syariah di tingkat daerah, Bank Indonesia mendorong tiga strategi utama melalui pendekatan 3SP, yaitu Sinergi Produktif, Sinergi Pembiayaan, dan Sinergi Partisipasi.

Pendekatan pertama, Sinergi Produktif, berfokus pada pengembangan sektor-sektor usaha produktif yang disesuaikan dengan potensi keunggulan lokal di masing-masing wilayah. Langkah ini kemudian diperkuat oleh Sinergi Pembiayaan, yakni dengan mempertemukan kebutuhan permodalan pelaku UMKM secara presisi dengan lembaga keuangan syariah maupun pengelola dana sosial seperti zakat dan wakaf.

Adapun pendekatan ketiga ditutup dengan Sinergi Partisipasi, yang bertujuan menggenjot tingkat literasi dan inklusi keuangan syariah agar masyarakat luas beserta para pelaku usaha dapat terlibat aktif memanfaatkan berbagai layanan serta peluang ekonomi syariah secara berkelanjutan.

Upaya perluasan pembiayaan syariah ini diperkuat oleh peran Komite Daerah Ekonomi dan Keuangan Syariah (KDEKS). Saat ini, sebanyak 27 provinsi telah memasukkan pengembangan ekonomi syariah ke dalam Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) dan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD).

Ekonomi Syariah Sebagai Arus Baru Pertumbuhan Ekonomi Nasional

Wakil Presiden RI ke-13, Ma’ruf Amin, menyambut positif penguatan ekosistem pembiayaan ini. Ia menegaskan bahwa sektor keuangan syariah harus bergerak menjadi arus baru penggerak ekonomi nasional yang inklusif dan berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat.

“Pengembangan ekonomi dan keuangan syariah harus dilandasi tiga hal penting, yaitu rumah kelembagaan yang kuat, kejelasan peraturan, serta ekosistem yang saling mendukung. Sinergi antara Bappenas, Bank Indonesia, KNEKS di pusat, dan KDEKS di daerah harus terus bergerak bersama,” tegas Ma’ruf Amin.

Melalui integrasi perencanaan pusat-daerah serta penyediaan instrumen blended finance, pemerintah dan BI optimistis dapat meningkatkan daya saing UMKM, memperluas cakupan pasar produk halal, serta membuka ruang permodalan yang lebih berkeadilan bagi seluruh pelaku usaha produktif. (*AMBS)

 

Tags: Bank IndonesiaBlended Financeekonomi syariahISEF 2026KNEKSpembiayaan syariahUMKMZakat dan Wakaf
Previous Post

Jasuindo Dorong Transformasi Dokumen Sekuriti Berteknologi Chip RFID untuk Pasar Global

Related Posts

Alibaba.com CoCreate Pitch 2026
Startup & Entrepreneurship

Alibaba.com CoCreate Pitch 2026 Perdana di Indonesia, Akselerasi Startup Produk dan Ekspor Global

14 Oktober 2026
0
Jamkrindo Syariah Privy Tanda Tangan Elektronik
Technology

Jamkrindo Syariah Gandeng Privy Hadirkan Tanda Tangan Elektronik dan Digital Trust

13 Oktober 2026
0
Momami BeliLokal Brand Day Tokopedia TikTok Shop
Industry

Momami Jadi Brand Lokal Pertama yang Terpilih dalam Program #BeliLokal Brand Day

13 Oktober 2026
0
Load More

Discussion about this post

Recent Updates

Akses pembiayaan syariah UMKM

BI Dorong Blended Finance Syariah guna Perluas Akses Pembiayaan UMKM

16 Oktober 2026
Jasuindo dokumen sekuriti chip RFID

Jasuindo Dorong Transformasi Dokumen Sekuriti Berteknologi Chip RFID untuk Pasar Global

16 Oktober 2026
Sasa Inti ekspor kelapa Turkiye

Sasa Inti Raih Kesepakatan Ekspor Kelapa Parut Kering US$1 Juta ke Turkiye

16 Oktober 2026
startup teknologi Indonesia

Kementerian Ekraf Buka Akses Pasar bagi 6 Startup Teknologi

16 Oktober 2026
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

27 Juni 2019
Sayurbox x Blitz

Sayurbox Gunakan Motor Listrik Blitz untuk Layanan Pengiriman

10 Januari 2024
Startup Hayokerja

Startup HayoKerja Hadirkan Solusi PHL bagi Perusahaan Pencari Tenaga Kerja

25 September 2023
fraud KoinP2P - KoinWorks

Gara-Gara Kasus Fraud KoinP2P, Rusak KoinWorks Sebelanga

22 November 2025
Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

0
Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

0
Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

0
Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

0
Akses pembiayaan syariah UMKM

BI Dorong Blended Finance Syariah guna Perluas Akses Pembiayaan UMKM

16 Oktober 2026
Jasuindo dokumen sekuriti chip RFID

Jasuindo Dorong Transformasi Dokumen Sekuriti Berteknologi Chip RFID untuk Pasar Global

16 Oktober 2026
Sasa Inti ekspor kelapa Turkiye

Sasa Inti Raih Kesepakatan Ekspor Kelapa Parut Kering US$1 Juta ke Turkiye

16 Oktober 2026
startup teknologi Indonesia

Kementerian Ekraf Buka Akses Pasar bagi 6 Startup Teknologi

16 Oktober 2026
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Layanan Bisnis
Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved
No Result
View All Result
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development

Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Go to mobile version