Rabu, 20 Mei 2026
No Result
View All Result
youngster.id
Pratesis Ads
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
No Result
View All Result
Home Headline Digital Business

Layanan Antar Makanan dan Keuangan Jadi Sumber Laba Gojek

3 Juni 2019
in Digital Business
Reading Time: 2 mins read
Nadiem : Gojek Menang di Indonesia

CEO Gojek Nadiem Makarim. (Foto: istimewa/youngster.id)

0
SHARES
0
VIEWS

youngster.id - Perusahaan ride-hailing telah mengubah bisnis transportasi dunia. Namun bagi Gojek, layanan ini bukanlah sumber laba. Unicorn Indonesia ini malah menargetkan untuk memperoleh keuntungan dari layanan antar makanan Go-Food dan layanan keuangan Go-Pay.

CEO Gojek, Nadiem Makarim, menyampaikan layanan berbagi tumpangan (ride-hailing) menyumbang kurang dari seperempat total Gross Merchandise Value (GMV) Gojek. Sementara layanan pengantaran makanan dan finansial (Go-Pay) menyumbang jauh lebih banyak dari itu.

“Kami membangun bisnis dengan asumsi layanan ride-hailing untuk mencapai titik impas (break-even point),” kata Nadiem, dilansir dari Nikkei Asian Review, baru-baru ini.

Titik BEP adalah kondisi ketika biaya pengeluaran dan pendapatan seimbang, tak ada kerugian ataupun keuntungan. Nadiem menggambarkan situasi itu sebagai skenario basis dari bisnis perusahaan. Karena itu Nadiem menegaskan, perusahaan tak memerlukan layanan roda empat untuk mencapai keuntungan bila nantinya melakukan IPO.

“Jadi, bahkan di kondisi itu kita bisa mencapai profitabilitias, ketika Gojek go public,” ujar Nadiem.

Gojek dipandang sebagai bagian dari gelombang bisnis seperti Uber ketika meluncurkan aplikasi berbagi-tumpangan ojek pada Januari 2015. Namun, dengan target untuk memperoleh profit, Gojek ingin mengatakan mereka bukanlah Uber.

Nadiem bahkan menyampaikan, segala tentang Gojek berbeda dengan perusahaan-perusahaan ride-hailing lain.

Layanan ojek daring mereka jadi komponen paling penting karena itulah yang menarik pengguna untuk menggunakan aplikasi Gojek, serta menjadi sumber pendapatan tetap bagi 2 juta mitra pengemudi perusahaan.

Kini, perusahaan telah melakukan diversifikasi layanan ke berbagai sektor, termasuk pengiriman makanan dan pembayaran digital. Masing-masing layanan itu menghasilkan US$2 miliar atau sekitar Rp28,8 triliun dan US$6,3 miliar (sekitar Rp90,7 triliun) dalam transaksi tahunan, masih berdasarkan laporan Nikkei. Namun, Nadiem tak menyebutkan kapan tepatnya Gojek akan meraih profitabilitas.

 

STEVY WIDIA

Tags: Gojekride-hailing
Previous Post

Kembangkan Layanan, Yummy Corp Akuisisi Berrykitchen

Next Post

Allianz Innovation Lab, Bangun SDM Milenial Yang Agile

Related Posts

Founder Startup Indonesia
Features

Dari Panggung Unicorn ke Kursi Pesakitan: Kejatuhan Para Founder Startup Indonesia

15 Mei 2026
0
Danantara Akuisisi Saham GoTo
Digital Business

Danantara Resmi Akuisisi Saham GoTo, Pemerintah Targetkan Pangkas Komisi Platform Jadi 8%

6 Mei 2026
0
Kasus startup di Indonesia
Features

Dunia Startup Indonesia Terguncang: Kasus Fraud eFishery dan Persidangan Nadiem Makarim Jadi Sorotan

20 April 2026
0
Load More
Next Post
Allianz Innovation Lab, Bangun SDM Milenial Yang Agile

Allianz Innovation Lab, Bangun SDM Milenial Yang Agile

Koinworks

Dana KoinWorks 80% Diserap UKM

Dompet Dhuafa Gelar Grebek Kampung 2019

Dompet Dhuafa Hadirkan Layanan Digital MUMU

Discussion about this post

Recent Updates

Agen Moladin Finance Indonesia

Perluas Akses Pembiayaan UMKM, Agen Moladin Finance Tembus 7.000 Mitra

19 Mei 2026
Kredit Berkelanjutan Bank Raya

Terapkan Prinsip ESG, Kredit Berkelanjutan Bank Raya Tembus Rp3,6 Triliun

19 Mei 2026
East Ventures Sustainability Report 2026

East Ventures Rilis Sustainability Report 2026, Targetkan Emisi Nol Bersih Tahun 2030

19 Mei 2026
Pendanaan Startup Asia Tenggara 2026

Investasi Startup Asia Tenggara Naik 9%, Tracxn Catat Total Pendanaan Tembus US$303 Miliar

19 Mei 2026
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

27 Juni 2019
Sayurbox x Blitz

Sayurbox Gunakan Motor Listrik Blitz untuk Layanan Pengiriman

10 Januari 2024
Startup Hayokerja

Startup HayoKerja Hadirkan Solusi PHL bagi Perusahaan Pencari Tenaga Kerja

25 September 2023
fraud KoinP2P - KoinWorks

Gara-Gara Kasus Fraud KoinP2P, Rusak KoinWorks Sebelanga

22 November 2025
Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

0
Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

0
Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

0
Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

0
Agen Moladin Finance Indonesia

Perluas Akses Pembiayaan UMKM, Agen Moladin Finance Tembus 7.000 Mitra

19 Mei 2026
Kredit Berkelanjutan Bank Raya

Terapkan Prinsip ESG, Kredit Berkelanjutan Bank Raya Tembus Rp3,6 Triliun

19 Mei 2026
East Ventures Sustainability Report 2026

East Ventures Rilis Sustainability Report 2026, Targetkan Emisi Nol Bersih Tahun 2030

19 Mei 2026
Pendanaan Startup Asia Tenggara 2026

Investasi Startup Asia Tenggara Naik 9%, Tracxn Catat Total Pendanaan Tembus US$303 Miliar

19 Mei 2026
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Layanan Bisnis
Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved
No Result
View All Result
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development

Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Go to mobile version