Selasa, 18 Agustus 2026
No Result
View All Result
youngster.id
Pratesis Ads
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
No Result
View All Result
Home Headline Digital Business

Layanan Antar Makanan dan Keuangan Jadi Sumber Laba Gojek

3 Juni 2019
in Digital Business
Reading Time: 2 mins read
Nadiem : Gojek Menang di Indonesia

CEO Gojek Nadiem Makarim. (Foto: istimewa/youngster.id)

0
SHARES
0
VIEWS

youngster.id - Perusahaan ride-hailing telah mengubah bisnis transportasi dunia. Namun bagi Gojek, layanan ini bukanlah sumber laba. Unicorn Indonesia ini malah menargetkan untuk memperoleh keuntungan dari layanan antar makanan Go-Food dan layanan keuangan Go-Pay.

CEO Gojek, Nadiem Makarim, menyampaikan layanan berbagi tumpangan (ride-hailing) menyumbang kurang dari seperempat total Gross Merchandise Value (GMV) Gojek. Sementara layanan pengantaran makanan dan finansial (Go-Pay) menyumbang jauh lebih banyak dari itu.

“Kami membangun bisnis dengan asumsi layanan ride-hailing untuk mencapai titik impas (break-even point),” kata Nadiem, dilansir dari Nikkei Asian Review, baru-baru ini.

Titik BEP adalah kondisi ketika biaya pengeluaran dan pendapatan seimbang, tak ada kerugian ataupun keuntungan. Nadiem menggambarkan situasi itu sebagai skenario basis dari bisnis perusahaan. Karena itu Nadiem menegaskan, perusahaan tak memerlukan layanan roda empat untuk mencapai keuntungan bila nantinya melakukan IPO.

“Jadi, bahkan di kondisi itu kita bisa mencapai profitabilitias, ketika Gojek go public,” ujar Nadiem.

Gojek dipandang sebagai bagian dari gelombang bisnis seperti Uber ketika meluncurkan aplikasi berbagi-tumpangan ojek pada Januari 2015. Namun, dengan target untuk memperoleh profit, Gojek ingin mengatakan mereka bukanlah Uber.

Nadiem bahkan menyampaikan, segala tentang Gojek berbeda dengan perusahaan-perusahaan ride-hailing lain.

Layanan ojek daring mereka jadi komponen paling penting karena itulah yang menarik pengguna untuk menggunakan aplikasi Gojek, serta menjadi sumber pendapatan tetap bagi 2 juta mitra pengemudi perusahaan.

Kini, perusahaan telah melakukan diversifikasi layanan ke berbagai sektor, termasuk pengiriman makanan dan pembayaran digital. Masing-masing layanan itu menghasilkan US$2 miliar atau sekitar Rp28,8 triliun dan US$6,3 miliar (sekitar Rp90,7 triliun) dalam transaksi tahunan, masih berdasarkan laporan Nikkei. Namun, Nadiem tak menyebutkan kapan tepatnya Gojek akan meraih profitabilitas.

 

STEVY WIDIA

Tags: Gojekride-hailing
Previous Post

Kembangkan Layanan, Yummy Corp Akuisisi Berrykitchen

Next Post

Allianz Innovation Lab, Bangun SDM Milenial Yang Agile

Related Posts

Kinerja keuangan GoTo kuartal II 2026
Digital Business

Cetak Laba Bersih Dua Kuartal Berturut-turut, GoTo Raih Rp252 Miliar pada Kuartal II-2026

30 Juli 2026
0
Unicorn Indonesia
Features

Tiga Tahun Tanpa Unicorn Baru: Membaca Ulang Peta 13 Startup Elite Indonesia di 2026

6 Juli 2026
0
Komisi transportasi online 8%
Technology

Perusahaan Transportasi Online Pangkas Komisi Jadi 8%, Babak Baru Ekonomi Digital di Indonesia

26 Juni 2026
0
Load More
Next Post
Allianz Innovation Lab, Bangun SDM Milenial Yang Agile

Allianz Innovation Lab, Bangun SDM Milenial Yang Agile

Koinworks

Dana KoinWorks 80% Diserap UKM

Dompet Dhuafa Gelar Grebek Kampung 2019

Dompet Dhuafa Hadirkan Layanan Digital MUMU

Discussion about this post

Recent Updates

Moladin Finance Pashouses pembiayaan properti

Hadirkan Solusi Pembiayaan Properti, Moladin Finance Gandeng Pashouses

18 Agustus 2026
Geotab Investigations

Percepat Investigasi Insiden Armada, Geotab Luncurkan Solusi Geotab Investigations

18 Agustus 2026
Airy Rooms tutup

Kisah Runtuhnya Airy Rooms: Dari Ekspansi Agresif VHO ke Gulung Tikar Diterjang Pandemi

18 Agustus 2026
Traveloka SEA Index

Traveloka SEA Index 2026: Wisatawan Asia Tenggara Cenderung Pelesir Lebih Lama

18 Agustus 2026
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

27 Juni 2019
Sayurbox x Blitz

Sayurbox Gunakan Motor Listrik Blitz untuk Layanan Pengiriman

10 Januari 2024
Startup Hayokerja

Startup HayoKerja Hadirkan Solusi PHL bagi Perusahaan Pencari Tenaga Kerja

25 September 2023
fraud KoinP2P - KoinWorks

Gara-Gara Kasus Fraud KoinP2P, Rusak KoinWorks Sebelanga

22 November 2025
Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

0
Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

0
Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

0
Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

0
Moladin Finance Pashouses pembiayaan properti

Hadirkan Solusi Pembiayaan Properti, Moladin Finance Gandeng Pashouses

18 Agustus 2026
Geotab Investigations

Percepat Investigasi Insiden Armada, Geotab Luncurkan Solusi Geotab Investigations

18 Agustus 2026
Airy Rooms tutup

Kisah Runtuhnya Airy Rooms: Dari Ekspansi Agresif VHO ke Gulung Tikar Diterjang Pandemi

18 Agustus 2026
Traveloka SEA Index

Traveloka SEA Index 2026: Wisatawan Asia Tenggara Cenderung Pelesir Lebih Lama

18 Agustus 2026
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Layanan Bisnis
Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved
No Result
View All Result
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development

Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Go to mobile version