Rabu, 19 Agustus 2026
No Result
View All Result
youngster.id
Pratesis Ads
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
No Result
View All Result
Home Headline Digital Business

Media Sosial Jadi Mesin Belanja Baru, AI dan Kreator Dorong Ekonomi Digital Asia Pasifik

19 Agustus 2026
in Digital Business
Reading Time: 3 mins read
Media Sosial Jadi Mesin Belanja Baru, AI dan Kreator Dorong Ekonomi Digital Asia Pasifik

WhatsApp Business Summit Indonesia 2026 di Jakarta. (Foto: stevywidia/youngster)

0
SHARES
0
VIEWS

youngster.id - Media sosial semakin menjadi bagian penting dalam perjalanan belanja konsumen di Asia Pasifik. Penemuan produk tidak lagi hanya terjadi melalui mesin pencarian atau e-commerce, tetapi juga melalui konten kreator, livestream, hingga percakapan langsung dengan bisnis.

Studi Holiday Shopping Study oleh Ipsos yang ditugaskan Meta menunjukkan 50% konsumen Asia Pasifik berbelanja secara online melalui media sosial, lebih tinggi dibandingkan rata-rata global sebesar 37%. Sebanyak 69% konsumen di kawasan ini juga berbelanja pada momen 12.12, sementara 49% berbelanja saat Black Friday.

Vice President, Asia Pacific, Meta, Benjamin Joe mengatakan, perubahan perilaku tersebut mendorong Meta membangun ekosistem yang menghubungkan konsumen, kreator, bisnis, dan teknologi AI.

“Ini bukan sekadar kumpulan produk. Ini adalah ekosistem yang mendorong konsumen melakukan tindakan setelah menemukan produk,” kata Joe dalam pemaparan pers regional Meta yang dikutip Rabu (19/8/2026)

Menurutnya, konsumen kini dapat menemukan produk melalui livestream atau rekomendasi kreator, kemudian mengajukan pertanyaan melalui chat hingga melakukan pembelian.

Kreator Dorong Penemuan Produk

Dalam studi tersebut didapati, kreator menjadi salah satu penggerak penting dalam perubahan perilaku konsumen tersebut. Meta mencatat tingkat kepercayaan konsumen Asia Pasifik terhadap rekomendasi kreator lebih tinggi dibandingkan kawasan lain.

Konsumen yang menemukan produk melalui platform Meta juga tercatat melakukan pembelian 1,3 kali lebih banyak dibandingkan konsumen di kawasan lain.

Peran kreator diperkuat melalui fitur seperti affiliate, product tagging, partnership ads, dan livestream. Dalam setahun terakhir, lebih dari 10 juta kreator di Asia Pasifik telah menghubungkan akun Facebook mereka dengan program affiliate.

Dalam satu bulan terakhir, para kreator disebut memperoleh lebih dari US$24 juta komisi melalui affiliate posts, termasuk Reels, di Facebook.

AI Beralih dari Eksperimen Menjadi Infrastruktur

Di tengah perubahan tersebut, AI juga mulai menjadi bagian dari infrastruktur bisnis. Joe mengatakan, perusahaan kini tidak lagi sekadar bereksperimen dengan AI, tetapi mulai mencari cara untuk mengintegrasikannya ke dalam operasional.

“Tahun ini, setiap pertemuan saya dengan klien, mereka ingin tahu seberapa cepat mereka dapat mengintegrasikan AI ke dalam operasional. Mereka tidak lagi bereksperimen. Mereka tengah membangun sistem,” kata Joe.

Meta mencatat 9 juta usaha kecil telah menggunakan salah satu tools kreatif berbasis AI generatif untuk membuat iklan. Meta juga mengembangkan Meta Business Agent, agen AI yang dapat membantu bisnis menjawab pertanyaan, melakukan tindak lanjut, hingga menangani pesanan pelanggan selama 24 jam.

Layanan tersebut telah digunakan oleh 1 juta bisnis secara global melalui WhatsApp dan Messenger.

Meta juga meluncurkan Small Business Growth Academy di 12 negara Asia Pasifik untuk membantu UMKM memanfaatkan berbagai tools AI melalui lokakarya dan pelatihan.

Menurut Joe, akses terhadap teknologi tersebut perlu terbuka bagi berbagai skala bisnis.

“Mulai dari seorang wirausahawan, pelaku usaha kecil, agensi, hingga tim marketing di dalam perusahaan bisa memiliki akses ke tools berbasis AI yang sama untuk menemukan pelanggan, mendorong penjualan, dan mengembangkan bisnis,” ujarnya.

Perkembangan ini menunjukkan bahwa media sosial tidak lagi sekadar menjadi kanal komunikasi. Di Asia Pasifik, platform digital mulai berkembang menjadi ekosistem discovery commerce yang menghubungkan konten kreator, AI, konsumen, dan bisnis dari tahap penemuan produk hingga transaksi.

.

STEVY WIDIA

Tags: AIAsia PasifikBisnis digitalekonomi digitalkecerdasan buatankreator digitalmedia sosialMetasocial commerceUMKM
Previous Post

Pascagempa NTT, Operator Telekomunikasi Bergerak Cepat Pulihkan Konektivitas

Next Post

Penggunaan Agen AI Meningkat, Jaringan Asia Pasifik Dituntut Lebih Cerdas dan Aman

Related Posts

agen AI Huawei
Technology

Penggunaan Agen AI Meningkat, Jaringan Asia Pasifik Dituntut Lebih Cerdas dan Aman

19 Agustus 2026
0
kreator TikTok
Digital Business

Kreator Muda Manfaatkan TikTok untuk Jaga Lingkungan, Budaya, hingga UMKM

19 Agustus 2026
0
Geotab Investigations
Technology

Percepat Investigasi Insiden Armada, Geotab Luncurkan Solusi Geotab Investigations

18 Agustus 2026
0
Load More
Next Post
agen AI Huawei

Penggunaan Agen AI Meningkat, Jaringan Asia Pasifik Dituntut Lebih Cerdas dan Aman

Discussion about this post

Recent Updates

agen AI Huawei

Penggunaan Agen AI Meningkat, Jaringan Asia Pasifik Dituntut Lebih Cerdas dan Aman

19 Agustus 2026
Media Sosial Jadi Mesin Belanja Baru, AI dan Kreator Dorong Ekonomi Digital Asia Pasifik

Media Sosial Jadi Mesin Belanja Baru, AI dan Kreator Dorong Ekonomi Digital Asia Pasifik

19 Agustus 2026
Pascagempa NTT, Operator Telekomunikasi Bergerak Cepat Pulihkan Konektivitas

Pascagempa NTT, Operator Telekomunikasi Bergerak Cepat Pulihkan Konektivitas

19 Agustus 2026
OH!SOME Indonesia

Penjualan Ritel Tumbuh, OH!SOME Perkuat Operasional di Indonesia

19 Agustus 2026
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

27 Juni 2019
Sayurbox x Blitz

Sayurbox Gunakan Motor Listrik Blitz untuk Layanan Pengiriman

10 Januari 2024
Startup Hayokerja

Startup HayoKerja Hadirkan Solusi PHL bagi Perusahaan Pencari Tenaga Kerja

25 September 2023
fraud KoinP2P - KoinWorks

Gara-Gara Kasus Fraud KoinP2P, Rusak KoinWorks Sebelanga

22 November 2025
Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

0
Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

0
Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

0
Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

0
agen AI Huawei

Penggunaan Agen AI Meningkat, Jaringan Asia Pasifik Dituntut Lebih Cerdas dan Aman

19 Agustus 2026
Media Sosial Jadi Mesin Belanja Baru, AI dan Kreator Dorong Ekonomi Digital Asia Pasifik

Media Sosial Jadi Mesin Belanja Baru, AI dan Kreator Dorong Ekonomi Digital Asia Pasifik

19 Agustus 2026
Pascagempa NTT, Operator Telekomunikasi Bergerak Cepat Pulihkan Konektivitas

Pascagempa NTT, Operator Telekomunikasi Bergerak Cepat Pulihkan Konektivitas

19 Agustus 2026
OH!SOME Indonesia

Penjualan Ritel Tumbuh, OH!SOME Perkuat Operasional di Indonesia

19 Agustus 2026
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Layanan Bisnis
Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved
No Result
View All Result
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development

Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Go to mobile version