Selasa, 14 April 2026
No Result
View All Result
youngster.id
Pratesis Ads
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
No Result
View All Result
Home Headline Digital Business

Pasar E-commerce Indonesia Tetap Terbesar di Asia Tenggara, Meski Pertumbuhan Melambat di 2025

14 April 2026
in Digital Business
Reading Time: 2 mins read
e-commerce indonesia

Pasar E-commerce Indonesia Tetap Terbesar di Asia Tenggara, Meski Pertumbuhan Melambat di 2025 (Foto: Ilustrasi)

0
SHARES
0
VIEWS

youngster.id - Indonesia masih mengukuhkan posisinya sebagai tulang punggung ekonomi digital di Asia Tenggara. Laporan terbaru Momentum Works bertajuk “Ecommerce in Southeast Asia” edisi keempat menunjukkan bahwa Indonesia memegang pangsa pasar terbesar sebesar 37% dari total nilai transaksi bruto (Gross Merchandise Value/GMV) regional yang mencapai US$157,6 miliar pada 2025.

Meski tetap mendominasi secara volume, pasar e-commerce Indonesia mencatat perlambatan pertumbuhan di angka 2,2%. Hal ini berbanding terbalik dengan negara tetangga seperti Thailand dan Malaysia yang melesat masing-masing sebesar 51,8% dan 47,6%. Perlambatan di Indonesia ini dipicu oleh fase konsolidasi industri, termasuk rasionalisasi GMV pasca-merger Tokopedia dan keluarnya Bukalapak dari model marketplace.

Baca juga :   Tokopedia Dukung Digital Enterpreneurship Academy Agar UMKM Go-Digital

Laporan tersebut menegaskan bahwa lanskap e-commerce kini telah mengerucut menjadi persaingan tiga pemain utama: Shopee, Lazada, dan TikTok Shop (yang kini telah terintegrasi dengan Tokopedia). Secara kolektif, ketiga raksasa ini menguasai 98,8% pasar di Asia Tenggara.

Bagi Indonesia, integrasi TikTok Shop dan Tokopedia menjadi titik balik penting yang mengubah peta persaingan.

“Fokus industri kini bergeser dari sekadar ekspansi pengguna menuju pengendalian ekosistem yang lebih dalam, mulai dari logistik (fulfilment), efisiensi biaya, hingga penggunaan Kecerdasan Artifisial (AI) untuk menciptakan permintaan,” ungkap Momentum Works, seperti dilansir TN Global, Selasa (14/4/2026).

Salah satu tren yang sangat relevan dengan perilaku konsumen di Indonesia adalah melonjaknya content commerce. Perdagangan berbasis konten dan live streaming kini menyumbang estimasi US$49,7 miliar secara regional, atau 32% dari total GMV platform. Berkat kenaikan pesat TikTok Shop dan investasi masif Shopee pada fitur serupa, konten kini bukan lagi sekadar saluran pemasaran, melainkan inti dari ekosistem penjualan.

Baca juga :   Tren Wirausaha Pelajar Meningkat, Perlu Dukungan Edukasi dan Literasi Keuangan

Momentum Works juga menyoroti peran Kecerdasan Artifisial (AI) sebagai kekuatan disrupsi baru. AI mulai mengubah cara konten diproduksi hingga bagaimana permintaan konsumen diciptakan. Mengingat platform memiliki kendali atas trafik dan data pengguna, mereka diprediksi akan memegang peran sentral dalam pengembangan dan penerapan AI di seluruh ekosistem.

Laporan ini memberikan catatan kritis bahwa harga e-commerce di Asia Tenggara belum mencapai titik terendah yang sebenarnya (true price floor). Keterjangkauan harga saat ini masih banyak didorong oleh subsidi, voucer, dan diskon yang didanai oleh platform, penjual, serta merek, bukan karena efisiensi biaya yang terstruktur.

Di sisi lain, pemain lintas batas (cross-border) terus memperluas jejak mereka dengan meminimalkan hambatan akses ke pasokan luar negeri. Meskipun regulasi di berbagai negara mulai diperketat, pemain besar yang memiliki komitmen kuat dinilai berada dalam posisi yang lebih baik untuk beradaptasi dan tetap mendominasi pasar. (*AMBS)

Baca juga :   Bukalapak dan Blibli.com Teratas di Startup Ranking 2019

 

Tags: DigitalUpdateEcommerceIndonesiaEkonomiDigitalGmvEcommerceLazadaMomentumWorksShopeeTiktokshopTokopedia
Previous Post

Kolaborasi Manusia-AI Jadi Kunci Sistem Bisnis Cerdas dan Tepercaya di Era Industri 5.0

Related Posts

Pendanaan Startup Asia 2026
Startup & Entrepreneurship

Pendanaan Startup Asia Melonjak 20% di Kuartal I 2026, Sektor AI Jadi Penopang Utama

14 April 2026
0
iQIYI Indonesia
Technology

Pelanggan Berbayar iQIYI Indonesia Naik 5 Kali Lipat, Didominasi Popularitas C-Drama

13 April 2026
0
J&T Express
Digital Business

Volume Paket J&T Express Melonjak 26% di Kuartal I 2026, Tembus 8 Miliar Kiriman

13 April 2026
0
Load More

Discussion about this post

Recent Updates

e-commerce indonesia

Pasar E-commerce Indonesia Tetap Terbesar di Asia Tenggara, Meski Pertumbuhan Melambat di 2025

14 April 2026
Binus University - Kolaborasi Manusia AI

Kolaborasi Manusia-AI Jadi Kunci Sistem Bisnis Cerdas dan Tepercaya di Era Industri 5.0

14 April 2026
MR. D.I.Y Indonesia

MR. D.I.Y. Indonesia Luncurkan Inisiatif STEM “Menginspirasi Generasi Inovator” bagi Pelajar

14 April 2026
Alibaba Wan2.7

Alibaba Luncurkan Wan2.7: Revolusi AI Multimedia untuk Gambar dan Video Presisi Tinggi

14 April 2026
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

27 Juni 2019
Sayurbox x Blitz

Sayurbox Gunakan Motor Listrik Blitz untuk Layanan Pengiriman

10 Januari 2024
Startup Hayokerja

Startup HayoKerja Hadirkan Solusi PHL bagi Perusahaan Pencari Tenaga Kerja

25 September 2023
fraud KoinP2P - KoinWorks

Gara-Gara Kasus Fraud KoinP2P, Rusak KoinWorks Sebelanga

22 November 2025
Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

0
Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

0
Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

0
Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

0
e-commerce indonesia

Pasar E-commerce Indonesia Tetap Terbesar di Asia Tenggara, Meski Pertumbuhan Melambat di 2025

14 April 2026
Binus University - Kolaborasi Manusia AI

Kolaborasi Manusia-AI Jadi Kunci Sistem Bisnis Cerdas dan Tepercaya di Era Industri 5.0

14 April 2026
MR. D.I.Y Indonesia

MR. D.I.Y. Indonesia Luncurkan Inisiatif STEM “Menginspirasi Generasi Inovator” bagi Pelajar

14 April 2026
Alibaba Wan2.7

Alibaba Luncurkan Wan2.7: Revolusi AI Multimedia untuk Gambar dan Video Presisi Tinggi

14 April 2026
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Layanan Bisnis
Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved
No Result
View All Result
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development

Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Go to mobile version