Senin, 5 Oktober 2026
No Result
View All Result
youngster.id
Pratesis Ads
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
No Result
View All Result
Home Headline Digital Business

Pasar Tokenisasi Saham Melonjak US$3 Miliar, FLOQ Sebut Blockchain Memasuki Fase Baru

5 Oktober 2026
in Digital Business
Reading Time: 2 mins read
Adopsi tokenisasi saham dan blockchain

Pasar Tokenisasi Saham Melonjak US$3 Miliar, FLOQ Sebut Blockchain Memasuki Fase Baru (Foto: Ilustrasi)

0
SHARES
0
VIEWS

youngster.id - Industri aset kripto dan teknologi blockchain dinilai mulai memasuki fase pertumbuhan baru yang ditandai oleh percepatan adopsi serta integrasi ke dalam sistem keuangan arus utama (mainstream). Perubahan ini menggeser peran blockchain dari sekadar instrumen perdagangan aset kripto seperti Bitcoin menjadi infrastruktur ekonomi digital yang lebih luas.

Founder Cardano, Charles Hoskinson, sebelumnya menyoroti bahwa blockchain sedang memasuki periode pertumbuhan eksponensial seiring masifnya penerapan teknologi pendukung seperti kecerdasan buatan (AI) dan tokenisasi aset tradisional, termasuk saham, mata uang, hingga properti.

CEO dan Founder FLOQ, Yudhono Rawis, mengamini pandangan tersebut. Menurutnya, perkembangan tokenisasi instrumen keuangan seperti saham dan Exchange-Traded Fund (ETF) membuka babak baru dalam penerbitan, transaksi, dan penyelesaian aset pasar modal.

“Blockchain semakin bergerak dari sekadar teknologi di balik aset kripto menjadi infrastruktur yang dapat digunakan untuk berbagai kebutuhan keuangan. Tokenisasi saham dan ETF menjadi salah satu perkembangan paling menarik karena membuka kemungkinan baru dalam ekosistem keuangan nasional maupun global,” ujar Yudho, dikutip Senin (5/10/2026).

Nilai Ekuitas Ditokenisasi Melesat Lima Kali Lipat

Integrasi antara pasar keuangan tradisional (TradFi) dan ekosistem aset digital tercermin dari lonjakan volume tokenisasi. Data internal FLOQ mencatat nilai ekuitas yang ditokenisasi melesat tajam dari sekitar US$600 juta pada awal 2025 menjadi US$3 miliar.

Yudho menekankan bahwa pertumbuhan signifikan ini merupakan bagian dari perubahan struktural industri keuangan, bukan sekadar tren jangka pendek. Fase adopsi selanjutnya tidak lagi berfokus pada kecepatan pemrosesan transaksi blockchain, melainkan pada kemampuannya terintegrasi dengan infrastruktur keuangan yang sudah ada.

“Tokenisasi menjadi jembatan antara pasar tradisional dan blockchain. Ke depan, fokus utama bukan hanya pertumbuhan nilai pasar, melainkan bagaimana ekosistem ini membangun standar keamanan, transparansi, kepatuhan regulasi, serta pengalaman pengguna yang kuat,” jelasnya.

Konvergensi Blockchain, AI, dan Regulasi

Selain tokenisasi, efisiensi model AI yang kian berkembang diproyeksikan akan mempercepat transformasi infrastruktur layanan keuangan digital. Pertemuan berbagai teknologi ini diyakini menciptakan ekosistem baru yang lebih efisien.

Meski demikian, keterlibatan institusi keuangan dan kemajuan teknologi harus diimbangi dengan kesiapan regulasi serta perlindungan konsumen yang tangguh.

“Industri ini akan semakin matang ketika blockchain tidak lagi dipandang hanya sebagai tempat memperdagangkan aset kripto, tetapi sebagai bagian dari infrastruktur ekonomi digital sehari-hari. Tugas kami adalah memastikan ekosistem ini tumbuh secara aman, transparan, dan patuh terhadap regulasi,” pungkas Yudho. (*AMBS)

 

Tags: Artificial IntelligencebitcoinblockchainETFfinancial technologyFLOQkriptoTokenisasi SahamYudhono Rawis
Previous Post

Nuanu Social Fund Lipat Gandakan Dana Dukungan Riset Kanker Bersama Germ Cell

Next Post

Sebelum File Terenkripsi, Ini Jejak Ransomware yang Bisa Dideteksi

Related Posts

Samsung Innovation Campus (SIC) Batch 8
Technology

6.000 Generasi Muda Asah Computational Thinking di Samsung Innovation Campus Batch 8

3 Oktober 2026
0
Perusahaan pemilik aset kripto Indonesia
Digital Business

Jumlah Perusahaan Pemilik Aset Kripto di Indonesia Melonjak 92,8%, Tembus 943 Badan Usaha

2 Oktober 2026
0
Ajaib Kripto
Digital Business

Sediakan Pilihan Aset Terbanyak di Indonesia, Ajaib Kripto Kini Hadirkan 741 Aset Kripto Live

30 September 2026
0
Load More
Next Post
ransomware

Sebelum File Terenkripsi, Ini Jejak Ransomware yang Bisa Dideteksi

JULO raih pendanaan baru

JULO Raih Pendanaan Baru dari Saratoga dan Investor Lama

Tak Sekadar Nonton, Fans Terlibat Konser Hipdut Facebook dan AntiNRML

Tak Sekadar Nonton, Fans Terlibat Konser Hipdut Facebook dan AntiNRML

Discussion about this post

Recent Updates

Visa Stablecoin Asia Pasifik

Visa: 46% Konsumen Asia Pasifik Berminat Gunakan Stablecoin untuk Transaksi Harian

5 Oktober 2026
Gamer Makin Butuh Smartphone Berperforma Tinggi

Gamer Makin Butuh Smartphone Berperforma Tinggi

5 Oktober 2026
AI jadi Tools

Startup AI untuk Bangun Kebiasaan Jadi Juara Action AI Boost Demo Day 2026

5 Oktober 2026
Canva Telkomsel

Dukung Kreasi Konten Telkomsel dan Canva Hadirkan Paket Bundling

5 Oktober 2026
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

27 Juni 2019
Sayurbox x Blitz

Sayurbox Gunakan Motor Listrik Blitz untuk Layanan Pengiriman

10 Januari 2024
Startup Hayokerja

Startup HayoKerja Hadirkan Solusi PHL bagi Perusahaan Pencari Tenaga Kerja

25 September 2023
fraud KoinP2P - KoinWorks

Gara-Gara Kasus Fraud KoinP2P, Rusak KoinWorks Sebelanga

22 November 2025
Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

0
Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

0
Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

0
Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

0
Visa Stablecoin Asia Pasifik

Visa: 46% Konsumen Asia Pasifik Berminat Gunakan Stablecoin untuk Transaksi Harian

5 Oktober 2026
Gamer Makin Butuh Smartphone Berperforma Tinggi

Gamer Makin Butuh Smartphone Berperforma Tinggi

5 Oktober 2026
AI jadi Tools

Startup AI untuk Bangun Kebiasaan Jadi Juara Action AI Boost Demo Day 2026

5 Oktober 2026
Canva Telkomsel

Dukung Kreasi Konten Telkomsel dan Canva Hadirkan Paket Bundling

5 Oktober 2026
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Layanan Bisnis
Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved
No Result
View All Result
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development

Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Go to mobile version