Rabu, 13 Mei 2026
No Result
View All Result
youngster.id
Pratesis Ads
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
No Result
View All Result
Home Headline Digital Business

Waspadai Deepfake AI, Kerugian Penipuan Digital Tembus Rp6 Triliun

13 Mei 2026
in Digital Business
Reading Time: 2 mins read
Penipuan Digital

Waspadai Deepfake AI, Kerugian Penipuan Digital Tembus Rp6 Triliun (Foto: ilustrasi)

0
SHARES
0
VIEWS

youngster.id - Gelombang penipuan digital berbasis artificial intelligence (AI) mulai menjadi ancaman serius bagi sektor keuangan Indonesia. Dampaknya pun tidak kecil. Sepanjang akhir 2024 hingga 2025, Indonesia tercatat menerima sekitar 274 ribu laporan penipuan keuangan dengan total kerugian masyarakat melebihi Rp6 triliun.

Melihat eskalasi ancaman tersebut, Otoritas Jasa Keuangan menegaskan bahwa teknologi verifikasi liveness dan deteksi anomali secara real-time kini bukan lagi fitur tambahan, melainkan kebutuhan utama bagi seluruh lembaga jasa keuangan.

Penegasan itu disampaikan Kepala Departemen Pengaturan dan Pengembangan Perbankan OJK, Indah Iramadhini dalam forum Expert Lab and Professional Gathering bertajuk “AI, Risk and Regulation: Navigating Deepfake Challenges in Indonesia’s Digital Economy” yang digelar Asosiasi Fintech Indonesia bersama ADVANCE.AI di Jakarta.

“OJK sangat memahami bahwa infrastruktur digital yang selama ini mendorong kemajuan signifikan inklusi keuangan di Indonesia kini menjadi sasaran penipuan berbasis AI yang semakin canggih,” ungkap Indah dikutip Rabu (13/5/2026).

Menurut OJK, deepfake kini telah bergeser dari ancaman teoritis menjadi instrumen penipuan aktif yang menyasar sistem keuangan digital Indonesia.

Teknologi ini mampu memalsukan wajah, suara, hingga identitas seseorang secara meyakinkan. Modus tersebut kini makin sering dimanfaatkan pelaku kejahatan siber untuk membobol sistem onboarding digital perbankan dan layanan keuangan.

Pesatnya pertumbuhan layanan perbankan digital dan pembukaan rekening secara online juga membuat permukaan serangan semakin luas. Di sisi lain, banyak sistem keamanan lama dinilai belum dirancang untuk menghadapi manipulasi identitas berbasis AI.

“Kerangka pengawasan kami terus berkembang. Kami mengharapkan lembaga jasa keuangan menerapkan autentikasi berlapis, verifikasi liveness yang kuat, serta deteksi anomali secara real-time sebagai kebutuhan operasional utama, bukan sekadar fitur tambahan opsional,” kata Indah.

Ia menambahkan, OJK saat ini juga tengah menyiapkan panduan tata kelola AI yang lebih konkret untuk sektor jasa keuangan, termasuk mitigasi serangan deepfake.

Sementara itu, Government Relations Director ADVANCE.AI Indonesia, Entin Rostini menilai pola serangan deepfake di Indonesia kini mulai mengikuti tren global.

“Pelaku penipuan bergerak dan beradaptasi lebih cepat dari perkiraan banyak institusi,” ujarnya.

Meski begitu, Entin mengatakan teknologi untuk mendeteksi dan mencegah manipulasi identitas berbasis AI sebenarnya sudah tersedia dan cukup matang untuk diimplementasikan secara luas.

“Tantangannya adalah bagaimana menerapkannya dalam skala besar serta mengintegrasikannya ke seluruh proses onboarding dan pemantauan transaksi,” katanya.

Menurutnya, di tengah percepatan ekonomi digital nasional, ancaman deepfake kini bukan lagi sekadar isu teknologi, melainkan tantangan besar yang dapat memengaruhi kepercayaan publik terhadap sistem keuangan digital Indonesia.

Sementara Sekretaris Jenderal Asosiasi Fintech Indonesia, Firlie Ganinduto mengatakan strategi mitigasi ancaman AI generatif perlu disesuaikan dengan karakter bisnis masing-masing institusi.

“Kami meyakini bahwa kolaborasi sinergis antara asosiasi, regulator, penyedia solusi teknologi, dan seluruh pemangku kepentingan industri menjadi faktor kunci dalam membangun ekosistem ekonomi digital yang inovatif namun tetap tangguh terhadap ancaman siber,” ungkapnya.

 

STEVY WIDIA

Tags: AI fraud perbankanAsosiasi Fintech Indonesia (Aftech)deepfake AI IndonesiaOtoritas Jasa Keuangan (OJK)penipuan digital Indonesia
Previous Post

Kelola Infrastruktur Lewat Percakapan, NTT DATA Luncurkan Layanan AI Multi-Agent

Next Post

Siber Indonesia Diserang 170 Kali per Detik, Zimbra Ajak UMKM Perkuat Keamanan Email

Related Posts

AFTECH dukung platform pinjol
Digital Business

AFTECH Dukung Langkah Hukum 9 Platform Pinjol Terkait Putusan KPPU

10 April 2026
0
Aplikasi neobank
Digital Business

OJK Batalkan Bank Neo Commerce Sebagai Mitra Pemasaran Perantara Pedagang Efek

30 Maret 2026
0
stimulus kredit UMKM
Startup & Entrepreneurship

Kredit UMKM Diproyeksi Tumbuh Hingga 9% di Tahun 2026

11 Maret 2026
0
Load More
Next Post
Keamanan Siber UMKM Indonesia

Siber Indonesia Diserang 170 Kali per Detik, Zimbra Ajak UMKM Perkuat Keamanan Email

Discussion about this post

Recent Updates

Keamanan Siber UMKM Indonesia

Siber Indonesia Diserang 170 Kali per Detik, Zimbra Ajak UMKM Perkuat Keamanan Email

13 Mei 2026
Penipuan Digital

Waspadai Deepfake AI, Kerugian Penipuan Digital Tembus Rp6 Triliun

13 Mei 2026
NTT DATA SDI Services Agent

Kelola Infrastruktur Lewat Percakapan, NTT DATA Luncurkan Layanan AI Multi-Agent

13 Mei 2026
Wearable Health

Tren Wearable Health, Kini Smartwatch Bisa Pantau Risiko Diabetes dan Kondisi Jantung

13 Mei 2026
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

27 Juni 2019
Sayurbox x Blitz

Sayurbox Gunakan Motor Listrik Blitz untuk Layanan Pengiriman

10 Januari 2024
Startup Hayokerja

Startup HayoKerja Hadirkan Solusi PHL bagi Perusahaan Pencari Tenaga Kerja

25 September 2023
fraud KoinP2P - KoinWorks

Gara-Gara Kasus Fraud KoinP2P, Rusak KoinWorks Sebelanga

22 November 2025
Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

0
Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

0
Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

0
Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

0
Keamanan Siber UMKM Indonesia

Siber Indonesia Diserang 170 Kali per Detik, Zimbra Ajak UMKM Perkuat Keamanan Email

13 Mei 2026
Penipuan Digital

Waspadai Deepfake AI, Kerugian Penipuan Digital Tembus Rp6 Triliun

13 Mei 2026
NTT DATA SDI Services Agent

Kelola Infrastruktur Lewat Percakapan, NTT DATA Luncurkan Layanan AI Multi-Agent

13 Mei 2026
Wearable Health

Tren Wearable Health, Kini Smartwatch Bisa Pantau Risiko Diabetes dan Kondisi Jantung

13 Mei 2026
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Layanan Bisnis
Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved
No Result
View All Result
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development

Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Go to mobile version