Sabtu, 4 Juli 2026
No Result
View All Result
youngster.id
Pratesis Ads
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
No Result
View All Result
Home News Industry

Mau Menerapkan Artificial Intelligence Pada Bisnis? Hindari Kesalahan Umum Ini

3 April 2022
in Headline, Industry
Reading Time: 3 mins read
Konsorsium Riset IARC

Konsorsium Riset IARC Usulkan Program Pengembangan dan Akselerasi AI (Foto: Ilustrasi)

0
SHARES
0
VIEWS

youngster.id - Pandemi telah mengubah gaya hidup masyarakat secara masif, muncul beragam kebiasaan baru yang menjadi solusi bagi pemenuhan kebutuhan masyarakat lewat inovasi teknologi. Salah satunya adalah pengunaan chatbot yaitu sebuah teknologi artificial intelligence (AI) yang dikembangkan untuk bisa melayani konsumen secara real time lewat fitur chatting.

Seiring teknologi yang berkembang pesat, kini chatbot akrab ditemukan masyarakat di dalam keseharian salah satunya lewat fitur chatting. Berdasarkan riset dari PwC, pada tahun 2030 kontribusi sebesar 45% dari produk domestik bruto global akan datang dari peningkatan daya tarik produk yang didorong oleh minat pasar yang tinggi. Hal ini didasari oleh penerapan AI yang masif akan mendorong variasi produk, peningkatan personalisasi kebutuhan konsumen serta daya tarik promosi yang semakin terjangkau. Sedangkan di negara-negara berkembang Asia, termasuk Indonesia, total produk domestik bruto akan meningkat sebesar 10.4% dari adopsi teknologi AI di berbagai industri.

Kata.ai sebagai perusahaan AI yang fokus dalam pengembangan teknologi AICX (artificial intelligence customer experience) menilai peran teknologi ini ke depannya akan menjadi solusi krusial terhadap masalah operasional bisnis khususnya di bidang customer experience.

Akan tetapi, diperlukan sebuah persiapan yang matang sebelum suatu bisnis dikatakan siap menggunakan teknologi artificial intelligence. Agar eksekusi teknologi mampu menjadi solusi tepat guna serta memberikan dampak positif, berikut beberapa hal yang harus dihindari sebelum memutuskan menggunakan teknologi AI:

Tidak Memiliki Evaluasi Dari Masalah Yang Ingin Diatasi

Penerapan teknologi AI selalu bermuara dari masalah yang ingin diatasi di dalam proses bisnis. Masalah tersebut bisa datang dari bermacam faktor yang berkaitan dengan proses bisnis. Sebuah perusahaan harus mengetahui permasalahan dasar yang ingin dituntaskan dengan menggunakan teknologi automasi sehingga AI dapat didesain secara spesifik untuk mengatasi problematika bisnis yang dihadapi.

Tidak memiliki Tujuan Yang Jelas

Tujuan yang jelas akan berpengaruh dalam penerapan teknologi AI yang didasarkan pada proses bisnis yang ingin diperbaiki ataupun dikembangkan. Artificial intelligence sangat bergantung terhadap situasi dan kondisi bisnis dimana kecerdasan buatan ini diciptakan berdasarkan tujuan spesifik dari setiap permasalahan bisnis yang berjalan. Dengan memiliki tujuan yang jelas, penyedia jasa system integration atau technology solution akan mengetahui bagaimana cara mempersiapkan produk yang sesuai dengan kebutuhan suatu bisnis serta mampu meningkatkan produktivitas atau bahkan efisiensi di dalam kegiatan operasional bisnis.

Tidak Memiliki Data Yang Siap Diolah

Teknologi AI tidak mampu berjalan sendiri tanpa data yang siap diolah lebih lanjut. Sebelum menerapkan AI pada kegiatan usaha, pelaku usaha harus memanfaatkan data yang sudah didapatkan dari proses bisnis yang sudah berjalan. Dari data ini maka akan diketahui bagaimana kondisi suatu bisnis beserta faktor-faktor pendukung lainnya secara mendalam. Dengan memiliki data yang semakin lengkap dan komprehensif, maka kecerdasan buatan pun akan mampu menyesuaikan dengan situasi yang terjadi pada suatu bisnis. Sebagai contoh, apabila suatu bisnis ingin meningkatkan consumer engagement, maka perusahaan harus memastikan memiliki data lengkap konsumen terkait kebiasaan bertransaksi sampai produk favoritnya sehingga AI mampu membaca algoritma yang dapat dipersonalisasikan berdasarkan preferensi konsumen.

Tidak Memiliki Dedicated Product Owner

Memiliki tim yang disiapkan fungsinya secara khusus pada pengembangan serta penerapan AI akan sangat membantu proses pengaplikasian di lapangan. Teknologi AI memiliki ruang untuk improvisasi yang luas terutama untuk kebutuhan pertumbuhan bisnis. Pada praktiknya penyedia jasa teknologi akan membantu dengan memberikan layanan konsultasi dalam membenahi suatu masalah sampai dengan kesempatan untuk mengembangkan kapabilitas AI itu sendiri. Dengan memiliki sumber daya yang fokus akan memudahkan suatu bisnis untuk melakukan evaluasi serta pengembangan artificial intelligence terhadap kondisi usahanya. (*AMBS)

Tags: Artificial Intelligence (AI)chatbotkata.ai
Previous Post

Nggak Lolos SNMPTN? Coba Pikirin Lagi 3 Hal Ini!

Next Post

16 Startup RI Terpilih Ikuti Program Akselerator YCombinator Winter 2022

Related Posts

Agentic AI
Digital Business

AI Agent Diprediksi Jadi Tren Teknologi, Pasar Asia Capai US$782 Juta pada 2025

30 Juni 2026
0
Tren AI untuk Bekerja
Technology

Kini AI Bukan Lagi Sekadar Tren tapi Jadi Cara Baru Bekerja

26 Juni 2026
0
Skill AI
Technology

AI Tak Lagi Masa Depan, Tapi Skill yang Akan Dibutuhkan di Semua Industri

22 Juni 2026
0
Load More
Next Post
YCombinator Winter 2022

16 Startup RI Terpilih Ikuti Program Akselerator YCombinator Winter 2022

Watsons x Good Doctor.jpg

Watsons Gandeng Good Doctor Untuk memperluas Jangkauan Layanan

yellow.ai

Yellow.AI Hadirkan Asisten Virtual Untuk Layanan Pelanggan di Indonesia

Discussion about this post

Recent Updates

Program She Can

Program She Can, Gelar Literasi Keuangan bagi 1.200 Pasang Calon Pengantin di Pontianak

4 Juli 2026
Privy Digital Identity

Atasi Penipuan Tiket Konser, Privy Segera Integrasikan Digital ID ke Ekosistem Ticketing

4 Juli 2026
Platform SCF ICX

Catat Kinerja Impresif, Platform SCF ICX Fasilitasi Buyback Saham Investor Hingga Rp71 Miliar

4 Juli 2026
pendanaan startup Asia Tenggara

Cetak Rekor Baru, Pendanaan Startup Asia Tenggara Juni 2026 Meroket Tembus US$3,84 Miliar

4 Juli 2026
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

27 Juni 2019
Sayurbox x Blitz

Sayurbox Gunakan Motor Listrik Blitz untuk Layanan Pengiriman

10 Januari 2024
Startup Hayokerja

Startup HayoKerja Hadirkan Solusi PHL bagi Perusahaan Pencari Tenaga Kerja

25 September 2023
fraud KoinP2P - KoinWorks

Gara-Gara Kasus Fraud KoinP2P, Rusak KoinWorks Sebelanga

22 November 2025
Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

0
Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

0
Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

0
Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

0
Program She Can

Program She Can, Gelar Literasi Keuangan bagi 1.200 Pasang Calon Pengantin di Pontianak

4 Juli 2026
Privy Digital Identity

Atasi Penipuan Tiket Konser, Privy Segera Integrasikan Digital ID ke Ekosistem Ticketing

4 Juli 2026
Platform SCF ICX

Catat Kinerja Impresif, Platform SCF ICX Fasilitasi Buyback Saham Investor Hingga Rp71 Miliar

4 Juli 2026
pendanaan startup Asia Tenggara

Cetak Rekor Baru, Pendanaan Startup Asia Tenggara Juni 2026 Meroket Tembus US$3,84 Miliar

4 Juli 2026
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Layanan Bisnis
Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved
No Result
View All Result
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development

Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Go to mobile version