Senin, 18 Mei 2026
No Result
View All Result
youngster.id
Pratesis Ads
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
No Result
View All Result
Home Headline

Mendikbud: Game Online Tak Selalu Berdampak Buruk

28 April 2016
in Headline, News
Reading Time: 2 mins read
Mendikbud: Game Online Tak Selalu Berdampak Buruk

Game online populer di kalangan anak-anak (Foto: Ilustrasi)

0
SHARES
0
VIEWS

youngster.id - Permainan di layar elektronik seperti game online tidak selalu berdampak buruk bagi anak-anak. Sejumlah studi menunjukkan bahwa anak yang terbiasa bermain game sesuai umurnya, akan terbiasa mengambil keputusan secara cepat dan berani. Namun tidak semua game cocok untuk anak-anak.

“Game itu tergantung cara penggunaannya. Jangan anti game, jangan juga buta pro game. Tidak semua game memiliki karakteristik yang cocok untuk dimainkan oleh anak semua umur,” kata Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Anies Baswedan dalam keterangan tertulis, Rabu (27/4/2016) di Jakarta.

Oleh karena itu Anies mengatakan, untuk mengawasi anak, orang tua perlu tahu dan peduli bahwa di dalam game ada sistem rating. Rating inilah yang memberi peringatan kepada pembelinya mengenai kecocokan konten untuk dimainkan anak usia tertentu. Dengan demikian, anak-anak akan terhindar dari dampak game yang tidak sesuai usianya.

“Sebagian orang tua pun amat awam terhadap model atau rating game. Selain itu mereka tidak menyadari bahwa tidak semua game edukatif dan cocok untuk anak-anak,” ucap Anies

Penggagas Gerakan Indonesia Mengajar ini menjelaskan, di negara maju seperti Amerika Serikat terdapat sistem Entertainment Software Rating Board (ESRB) yang memberikan kategori rating sesuai dengan usia. Kategori-kategori tersebut di antaranya adalah Early Childhood yang cocok untuk anak usia dini.

Kedua, Everyone yakni game cocok untuk semua umur. Selanjutnya kategori Everyone 10+ yakni game ini boleh dimainkan anak usia 10 tahun ke atas. Keempat, kategori Teen yakni game untuk anak usia 13 tahun ke atas. Kelima, kategori Mature yang khusus bagi remaja usia 17 tahun ke atas serta Adults Only yakni game khusus dewasa. Terakhir adalah kategori Rating Pending.

Selain kategori berdasarkan usia, Anies menjelaskan dikenal pula istilah deskripsi konten dalam ESRB. Di antaranya adalah konten Blood and Gore, Intense Violence, Nudity, Sexual Content, serta Use of Drugs.

“Biasanya, di kotak video game terdapat pengategorian seperti ini, ‘Mature 17+: Blood and Gore, Sexual Theme, Strong Language,” kata Anies. Anies menambahkan, klasifikasi ini menjadi sangat penting. Oleh karena itu, orang-orang di sekeliling anak wajib bertanggung jawab atas konten yang dimainkan anak-anaknya.

 

STEVY WIDIA

Tags: anies baswedanEntertainment Software Rating Board (ESRB)gamegame onlineMenteri Pendidikan dan Kebudayaan
Previous Post

HTC Kucurkan Dana Bagi Startup VR

Next Post

WIT 2016 Gelar Kompetisi untuk Stratup Pariwisata

Related Posts

Telkomsel RAFI 2026
Digital Business

Lebaran 2026: Trafik Data Meledak, WhatsApp dan Game Jadi Yang Tertinggi

8 April 2026
0
Nuon
Digital Business

Nuon Jadi Platform Penghubung Konten, Distribusi dan Monetisasi Industri Digital

1 April 2026
0
Roblox
Industry

Roblox Patuhi Regulasi Perlindungan Anak di Indonesia

13 September 2025
0
Load More
Next Post
WIT 2016 Gelar Kompetisi untuk Stratup Pariwisata

WIT 2016 Gelar Kompetisi untuk Stratup Pariwisata

Transaksi Pembayaran E-Commerce Masih Konvensional

Transaksi Pembayaran E-Commerce Masih Konvensional

Menkominfo Turunkan Permen Uji Coba Tiga Bidang Teknologi

Menkominfo Turunkan Permen Uji Coba Tiga Bidang Teknologi

Discussion about this post

Recent Updates

OSL Indonesia x ICEX Group

Resmi Migrasi dari CFX, OSL Indonesia Gabung Ekosistem ICEX Group

18 Mei 2026
Pengguna Keuangan Digital OJK 2026

OJK Catat Pengguna Keuangan Digital Tembus 17,17 Juta, Fokus Industri Bergeser ke Perlindungan Konsumen

18 Mei 2026
Ekonomi Digital Indonesia

Kontribusi UMKM Diproyeksikan Capai 58% Pasar E-Commerce Asia Tenggara pada 2029

18 Mei 2026
Pertamina Goes to Campus 2026

Pertamina Goes to Campus 2026: Dorong Inovasi Mahasiswa di Sektor Energi Berkelanjutan

18 Mei 2026
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

27 Juni 2019
Sayurbox x Blitz

Sayurbox Gunakan Motor Listrik Blitz untuk Layanan Pengiriman

10 Januari 2024
Startup Hayokerja

Startup HayoKerja Hadirkan Solusi PHL bagi Perusahaan Pencari Tenaga Kerja

25 September 2023
fraud KoinP2P - KoinWorks

Gara-Gara Kasus Fraud KoinP2P, Rusak KoinWorks Sebelanga

22 November 2025
Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

0
Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

0
Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

0
Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

0
OSL Indonesia x ICEX Group

Resmi Migrasi dari CFX, OSL Indonesia Gabung Ekosistem ICEX Group

18 Mei 2026
Pengguna Keuangan Digital OJK 2026

OJK Catat Pengguna Keuangan Digital Tembus 17,17 Juta, Fokus Industri Bergeser ke Perlindungan Konsumen

18 Mei 2026
Ekonomi Digital Indonesia

Kontribusi UMKM Diproyeksikan Capai 58% Pasar E-Commerce Asia Tenggara pada 2029

18 Mei 2026
Pertamina Goes to Campus 2026

Pertamina Goes to Campus 2026: Dorong Inovasi Mahasiswa di Sektor Energi Berkelanjutan

18 Mei 2026
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Layanan Bisnis
Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved
No Result
View All Result
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development

Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Go to mobile version