Rabu, 18 Februari 2026
No Result
View All Result
youngster.id
Pratesis Ads
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
No Result
View All Result
Home Headline

Pelaku UMKM Sudah Melek Digital Tapi Belum Memanfaatkan Teknologi Untuk Pengembangan Usaha

16 April 2022
in Headline
Reading Time: 2 mins read
Amartha Prosperity Index

Chief Risk & Sustainability Officer Amartha Aria Widyanto. (Foto: istimewa/youngster.id)

0
SHARES
0
VIEWS

youngster.id - Hasil riset Amartha terhadap pelaku usaha mikro dan ultra mikro menunjukkan bahwa pelaku usaha ini sudah memiliki tingkat inklusi keuangan yang baik, dengan skor 84,33. Namun hasil riset ini juga menunjukkan belum banyak UMKM yang memanfaatkan kanal digital untuk mengembangkan usaha mereka.

Chief Risk & Sustainability Officer PT Amartha Mikro Fintek (Amartha) Aria Widyanto, mengungkapkan, tujuan utama Amartha meluncurkan riset ini adalah untuk mengetahui fakta di lapangan, faktor-faktor apa saja yang dapat mendorong UMKM untuk lebih maju dilihat dari kacamata inklusi keuangan dan adopsi teknologi.

“Kami mendapatkan temuan bahwa pelaku usaha mikro dan ultra mikro di Indonesia sudah cukup melek dengan inklusi keuangan, tetapi belum mahir memanfaatkan teknologi untuk mengembangkan usahanya. Jadi penggunaan teknologi masih sebatas pada keperluan komunikasi harian atau hiburan saja,” unkap Aria dalam keterangannya, Jumat (15/4/2022).

Aria mengatakan, riset yang bertajuk “The Indonesia Grassroot Entrepreneur Report” ini diukur menggunakan Amartha Prosperity Index. Ini adalah sebuah indeks yang disusun untuk memahami bagaimana kondisi pelaku usaha ultra mikro dan kecil pada saat ini dalam ranah perilaku finansial dan digital.

Survei ini dilakukan pada bulan November 2021 dan melibatkan 402 orang pelaku usaha mikro dan ultra mikro yang tersebar di beberapa wilayah di Indonesia, yaitu Bodetabek, Jawa Tengah, Yogyakarta, Lampung, Sumatera Selatan, dan Sulawesi Selatan. Riset mengutamakan responden yang berdomisili di wilayah sub-urban, sesuai dengan karakteristik mitra Amartha.

Baca juga :   Dukung “UMKM Go Export”, BCA Hadirkan UMKM dan Desa Binaan di Trade Expo Indonesia 2023

“Dari hasil riset ini ditemukan bahwa dimensi adopsi digital berperan lebih besar dalam mendorong akselerasi bisnis para pelaku usaha mikro dan ultra mikro. Kemudian, diikuti oleh dimensi pemanfaatan produk keuangan, serta dimensi inklusi finansial. Adopsi digital di segmen ini sudah cukup baik dengan perolehan skor 66,08,” papar Aria.

Menurut dia, 97% pelaku usaha mikro dan ultra mikro sudah memiliki perangkat/gadget, akses internet, dan penggunaan media sosial. Tetapi, penggunaan e-commerce untuk memperluas jangkauan pasar masih sangat rendah, dengan perolehan skor 20,50.

Dalam hal pemanfaatan produk keuangan untuk tingkat lanjutan, hasilnya diperoleh skor sebesar 29,98. Itu  artinya para pelaku UMKM sudah terinklusi oleh produk keuangan tetapi penggunaannya hanya sebatas transaksi umum saja, belum dioptimalkan untuk mengembangkan usaha.  Dari survei ini pula, terlihat bahwa 92% UMKM memulai usaha mereka dari modal pribadi. Hanya sekitar 34% yang melakukan pinjaman dari institusi formal seperti perbankan.

Baca juga :   UI Luncurkan Program Pendanaan Untuk Riset dan Inovasi

Angka pengguna fintech juga masih sangat rendah, yakni hanya 2,7% pelaku UMKM yang mendapat modal berkat pinjaman fintech. Alasan utamanya adalah, mereka khawatir tidak sanggup membayar pinjamannya, sehingga lebih memilih tabungan pribadi saja.

“Ini merupakan peluang besar khususnya bagi Amartha, karena pangsa pasar UMKM yang belum terlayani akses permodalan masih sangat banyak. Stigma bahwa berutang merupakan hal buruk, sebenarnya bisa diluruskan. Pinjaman produktif seperti yang disediakan oleh Amartha justru dapat membuka peluang bagi UMKM untuk lebih maju dan sejahtera, apalagi pelayanan Amartha tidak terbatas pada pemberian modal saja, tetapi juga pendampingan usaha,” paparnya.

Amartha sebagai perusahaan fintech yang berfokus pada pemberdayaan perempuan pengusaha mikro cukup gencar melakukan edukasi literasi keuangan dan digital untuk para mitranya. Lebih dari 103 ribu mitra telah mengikuti pelatihan literasi keuangan, dan lebih dari 45 ribu mitra memperoleh edukasi kewirausahaan dari Amartha. Dampaknya, lebih dari 25% mitra Amartha sudah membiasakan diri untuk melakukan pencatatan keuangan, sehingga lebih disiplin dalam menabung dan mampu membeli aset baru dari hasil menabung.

Baca juga :   Pengusaha Rintisan Teknologi Perlu Dilindungi

STEVY WIDIA

Tags: Amartha Prosperity Index.Pelaku UMKMPT Amartha Mikro Fintek (Amartha)risetusaha mikro dan ultra mikro
Previous Post

Dinilai Sudah Mampu Mandiri, PKT “Lepas” 3 Usaha Binaannya

Next Post

Peningkatan Konektivitas Berperan Krusial Dalam Mendorong Transformasi Digital di Indonesia

Related Posts

Telkom Gandeng UNAIR Perkuat Pengembangan AI Center of Excellence
AI & CYBER

Telkom Gandeng UNAIR Perkuat Pengembangan AI Center of Excellence

11 Desember 2025
0
AI Natives Indonesia Inginkan Interaksi AI Lebih Cepat Namun Manusiawi
AI & CYBER

AI Natives Indonesia Inginkan Interaksi AI Lebih Cepat Namun Manusiawi

13 November 2025
0
IRN Jaring Riset Mahasiswa Untuk Pengembangan Pangan Fungsional Bagi Kesehatan
Headline

IRN Jaring Riset Mahasiswa Untuk Pengembangan Pangan Fungsional Bagi Kesehatan

4 Juni 2025
0
Load More
Next Post
belajar jarak jauh

Peningkatan Konektivitas Berperan Krusial Dalam Mendorong Transformasi Digital di Indonesia

teknologi

MSIG Indonesia Hadirkan Layanan Asuransi Lewat Aplikasi Mobile

Remaja

Startup Ini Fasilitasi Pelatihan Jasa untuk Buka Lapangan Kerja Bagi Remaja Siap Kerja

Discussion about this post

Recent Updates

SK Innovation E&S

Dukung Startup Hijau, SK Innovation E&S Perkuat Ekosistem Wirausaha Muda di Indonesia

17 Februari 2026
Beasiswa BCA

BCA Berikan Beasiswa Bakti 2026 kepada 700 Mahasiswa dari 20 Perguruan Tinggi

16 Februari 2026
ONIC

ONIC Juara Free Fire Battle Rush Series 2026, Buktikan Dominasi Jelang FFWS SEA

16 Februari 2026
AwanPintar.id

AwanPintar.id: Indonesia Jadi Sumber Serangan Spam dan Malware Terbesar Sepanjang 2025

16 Februari 2026
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

27 Juni 2019
Startup Hayokerja

Startup HayoKerja Hadirkan Solusi PHL bagi Perusahaan Pencari Tenaga Kerja

25 September 2023
pendanaan Fintech

Inilah 5 Fintech dengan Pendanaan Terbesar di Indonesia Tahun 2025

15 Mei 2025
fraud KoinP2P - KoinWorks

Gara-Gara Kasus Fraud KoinP2P, Rusak KoinWorks Sebelanga

22 November 2025
Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

0
Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

0
Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

0
Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

0
SK Innovation E&S

Dukung Startup Hijau, SK Innovation E&S Perkuat Ekosistem Wirausaha Muda di Indonesia

17 Februari 2026
Beasiswa BCA

BCA Berikan Beasiswa Bakti 2026 kepada 700 Mahasiswa dari 20 Perguruan Tinggi

16 Februari 2026
ONIC

ONIC Juara Free Fire Battle Rush Series 2026, Buktikan Dominasi Jelang FFWS SEA

16 Februari 2026
AwanPintar.id

AwanPintar.id: Indonesia Jadi Sumber Serangan Spam dan Malware Terbesar Sepanjang 2025

16 Februari 2026
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Layanan Bisnis
Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved
No Result
View All Result
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development

Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Go to mobile version