Senin, 30 Maret 2026
No Result
View All Result
youngster.id
Pratesis Ads
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
No Result
View All Result
Home Headline

Produk Indonesia Harus Jadi Tuan Rumah Di Negeri Sendiri

3 Oktober 2017
in Headline, News
Reading Time: 2 mins read
Produk Indonesia Harus Jadi Tuan Rumah Di Negeri Sendiri

(ki-ka) Hari Sungkari, Deputi Infrastruktur Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf), Kusumo Martanto Chief Executive Officer blibli.com dan Septiana Tangkari Direktur Pemberdayaan Industri Informatika Kementerian Komunikasi dan Informatika. (Foto: Stevy Widia/Youngster.id)

0
SHARES
0
VIEWS

youngster.id - Pemerintah terus mendorong agar para pelaku usaha kecil dan menengah (UKM) mendapatkan peluang di pasar, termasuk marketplace e-commerce. Dengan harapan agar produk lokal menjadi tuan rumah di negeri sendiri.

Direktur Pemberdayaan Industri Informatika Kementerian Komunikasi dan Informatika Septiana Tangkari mengatakan, produk luar negeri masih menguasai sekitar 60% pasar e-commerce, sedangkan pangsa UKM baru mencapai 40%. Sehingga peningkatan besar-besaran perlu dilakukan.

“Kami mendorong supaya para pelaku UKM untuk go online, go digital. Dengan demikian produk Indonesia dapat merajai marketplace,” ucap Septiana, pada acara The Big Start Indonesia 2017 Senin (2/10/2017) di Jakarta.

Hal senada juga diungkapkan Hari Sungkari, Deputi Infrastruktur Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf). “Kita di era e-ccomerce dan harus menjadi tuan rumah di negeri sendiri. Untuk itu yang harus dipecahkan adalah masalah terbesar UKM yaitu, pertama adalah konsistensi produk, kualitas, branding, packaging dan pendaftaran hak kelayaan intelektual,” ungkapnya.

Baca juga :   Tahun 2017, Tahun Utama Bagi e–Commerce Indonesia

Selain itu, lanjut Hari, banyak pelaku UMKM dalam negeri juga tidak membuat produk yang dibuatnya menarik, seperti tidak membuat cerita singkat atau asal usul produk tersebut yang bisa membuat ketertarikan konsumen.

“Banyak yang buat produk ya buat saja, tidak ada story telling, dan bagaimana proses pembuatannya. Bukan hanya produk, bagi pembeli harus ada sensasinya, seperti kain tenun harus diceritakan kalau tenun itu kain bersejarah yang sudah digunakan sejak nenek moyang,” kata Deputi Bekraf itu.

Menurut Hari, berbagai masalah tersebut bisa dijawab dengan pendampingan, pelatihan dan juga pemasaran produk yang masif. “Mereka perlu pendampingan. Jangan hanya mengcopy, tapi harus hal baru, bawa learifan lokal,” ujarnya.

Baca juga :   Cegah Peretasan, Bhinneka Sarankan Pengguna Ganti Password

Oleh karena itu, Kominfo dan Bekraf mendukung upaya e-commerce untuk berdayakan UKM mengakses internet seperit yang dilakukan Blibli melalui program The Big Start Indonesia. Chief Executive Officer Blibli.com, Kusumo Martanto menjelaskan The Big Start adalah salah satu cara menumbuhkembangkan pasar UKM di dunia maya.

“Sejak tahun lalu kami sudah melakukan program The Big Start Indonesia. Melihat begitu besarnya antusias peserta disini dapat disimpulkan masih banyaknya UMKM di Indonesia yang masih haus akan pembekalan pengetahuan dan pelatihan tentang ilmu pemasaran digital hingga akses pasar yang lebih luas,” ucap Kusumo.

Dia menegaskan, melalui program ini, Blibli menyiapkan pelatihan-pelatihan, hingga ruang usaha bagi produk mereka di Blibli.com bagi mereka yang masuk di Top 100. Bagi para finalis akan diberikan pelatihan-pelatihan kewirausahaan dan dijamin bahwa produk mereka akan terdaftar di HAKI (Hak Kekayaan Intelektual).

Baca juga :   E-commerce Antisipasi Lonjakan Transaksi Setelah PSBB Diberlakukan

Menurut Kusumo, dari 25.000 partner di Blibli.com yang kategori UMKM masih kecil sekitar 500 sampai 1.000. ““Kami juga ingin kegiatan ini dapat mewadahi para UMKM ini juga bisa tumbuh dari kecil ke menengah, dari menengah menjadi besar. Dan The Big Start Indonesia merupakan wadah, ayo sama sama bangun UMKM,” tegasnya.

 

STEVY WIDIA

Tags: e-commercethe big start Indonesia (TBSI) 2017usaha kecil dan menegah (UKM)
Previous Post

Miss International 2016 Kylie Verzosa : Cantik Itu Datang Dari Dalam

Next Post

Kursus Localization Gratis dari Google dan Udacity

Related Posts

Festival Belanja Ramadan Lazada
Digital Business

Festival Belanja Ramadan Lazada Dongkrak Pertumbuhan Penjualan Signifikan

30 Maret 2026
0
Flip Deals
Digital Business

Transaksi Harian Flip Deals Melonjak 31%, Produk Kecantikan Terfavorit

30 Maret 2026
0
Laba Bersih Shopee
Digital Business

Laba Bersih Shopee Melonjak Tiga Kali Lipat

16 Maret 2026
0
Load More
Next Post
Tetap Lancar Googling Saat Koneksi Tidak Stabil

Kursus Localization Gratis dari Google dan Udacity

shareit

Aplikasi ShareIt Tembus 100 Juta Unduhan di Indonesia

Termoplastik dari Kelapa Sawit

Termoplastik dari Kelapa Sawit

Discussion about this post

Recent Updates

Capital A Tunjuk Effendy Shahul Hamid Jadi Deputy CEO, Fokus Ekspansi Regional

Capital A Tunjuk Effendy Shahul Hamid Jadi Deputy CEO, Fokus Ekspansi Regional

30 Maret 2026
ITSEC Asia

Laba Bersih Meroket, ITSEC Asia Catat Pendapatan Rp527,1 Miliar di Tahun 2025

30 Maret 2026
KPPU Fintech

KPPU Putuskan 97 Fintech P2P Lending Bersalah Atas Perkara Kartel Bunga

30 Maret 2026
Intervyou

Intervyou Luncurkan Platform Persiapan Karir Berbasis AI di Indonesia

30 Maret 2026
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

27 Juni 2019
Sayurbox x Blitz

Sayurbox Gunakan Motor Listrik Blitz untuk Layanan Pengiriman

10 Januari 2024
Startup Hayokerja

Startup HayoKerja Hadirkan Solusi PHL bagi Perusahaan Pencari Tenaga Kerja

25 September 2023
fraud KoinP2P - KoinWorks

Gara-Gara Kasus Fraud KoinP2P, Rusak KoinWorks Sebelanga

22 November 2025
Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

0
Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

0
Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

0
Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

0
Capital A Tunjuk Effendy Shahul Hamid Jadi Deputy CEO, Fokus Ekspansi Regional

Capital A Tunjuk Effendy Shahul Hamid Jadi Deputy CEO, Fokus Ekspansi Regional

30 Maret 2026
ITSEC Asia

Laba Bersih Meroket, ITSEC Asia Catat Pendapatan Rp527,1 Miliar di Tahun 2025

30 Maret 2026
KPPU Fintech

KPPU Putuskan 97 Fintech P2P Lending Bersalah Atas Perkara Kartel Bunga

30 Maret 2026
Intervyou

Intervyou Luncurkan Platform Persiapan Karir Berbasis AI di Indonesia

30 Maret 2026
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Layanan Bisnis
Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved
No Result
View All Result
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development

Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Go to mobile version