Selasa, 13 Oktober 2026
No Result
View All Result
youngster.id
Pratesis Ads
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
No Result
View All Result
Home Headline Startup & Entrepreneurship

Fore Coffee Kerek Ekspansi dan Fokuskan Kinerja Finansial Lewat Pemetaan Berbasis Data

13 Oktober 2026
in Startup & Entrepreneurship
Reading Time: 3 mins read
Fore Coffee Ekspansi

Fore Coffee Kerek Ekspansi dan Fokuskan Kinerja Finansial Lewat Pemetaan Berbasis Data (Foto: Istimewa/Fore Coffee)

0
SHARES
0
VIEWS

youngster.id - Jaringan kedai kopi modern asal Indonesia, Fore Coffee, terus memperluas jaringan operasionalnya di tengah pertumbuhan pasar kopi domestik yang kian kompetitif. Kendati telah mengoperasikan lebih dari 360 gerai di Indonesia dan Singapura sejak diluncurkan pada 2018, strategi ekspansi perusahaan kini lebih berorientasi pada ketepatan alokasi modal dan performa finansial di setiap titik gerai baru.

Pasar kopi modern di Indonesia sendiri mencatat nilai Gross Merchandise Value (GMV) sebesar US$1,04 miliar pada 2025, berdasarkan riset dari Momentum Works. Guna menangkap peluang tersebut, Fore menerapkan pendekatan selektif dalam menentukan lokasi gerai dengan memadukan data pasar, performa gerai eksisting, asesmen lokal, serta kalkulasi masa pengembalian modal (payback period) di tingkat gerai individu.

Director of Corporate Strategy and Development Fore Coffee, Fahmi Rachmattulah, menjelaskan bahwa pemanfaatan data memegang peranan krusial dalam menentukan titik ekspansi perusahaan.

“Ketika menentukan lokasi ekspansi, kami memberikan penekanan kuat pada beberapa indikator, seperti arus lalu lintas (traffic flow), kepadatan penduduk, profil demografi, fasilitas publik di sekitar lokasi, serta penempatan strategis situs yang dapat memengaruhi visibilitas calon gerai Fore,” ujar Fahmi, seperti dilansir ACV Capital, dikutip Selasa (12/10.2026).

Validasi Lapangan dan Kepemilikan Langsung Gerai Pasca-IPO

Proses seleksi lokasi tidak hanya bergantung pada analitik data, melainkan melibatkan tim operasional secara langsung guna melakukan observasi lapangan dan verifikasi potensi bisnis. Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi perbedaan preferensi permintaan konsumen di setiap wilayah, termasuk ekspansi ke kota-kota lapis kedua (Tier 2) dan ketiga (Tier 3). Sepanjang semester pertama 2026, lebih dari 40 gerai baru Fore Coffee dibuka di Indonesia, dengan porsi lebih dari 40% berada di luar kota besar utama.

Dari sisi pendanaan ekspansi, struktur permodalan Fore mengalami pergeseran pasca penawaran umum perdana saham (Initial Public Offering/IPO) pada April 2025. Perusahaan berhasil meraup dana lebih dari Rp353 miliar dengan perolehan bersih lebih dari Rp337 miliar yang dialokasikan untuk pembangunan gerai baru Fore Coffee dan Fore Donut serta modal kerja.

Dengan pendanaan langsung tersebut, Fore menghentikan skema kemitraan (partnership scheme) dan mengelola seluruh gerainya secara mandiri guna menjaga kontrol kualitas operasional serta pengalaman pelanggan. Hasil IPO tersebut ditargetkan mendukung pembangunan hingga 140 gerai Fore Coffee baru dan 30 gerai Fore Donut.

Pertumbuhan Pendapatan dan Margin Semester I 2026

Strategi ekspansi yang terukur ini tercermin pada kinerja keuangan perusahaan. Pendapatan Fore pada paruh pertama 2026 tercatat menembus Rp1 triliun, atau tumbuh 52% secara year-on-year (yoy).

Kinerja profitabilitas turut menunjukkan tren positif di tengah penambahan jumlah gerai aktif yang melonjak 44% menjadi 377 gerai: EBITDA meningkat 65% menjadi Rp216 miliar. Sedangkan Margin EBITDA naik menjadi 21,5% dibanding 19,7% pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Pertumbuhan margin ini didorong oleh peningkatan volume penjualan yang mampu menekan biaya tetap per gerai di tengah tingginya konsumsi rumah tangga nasional, yang tercatat tumbuh 5,06% yoy pada kuartal II-2026 berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS). Ke depan, tantangan utama bagi Fore bukan lagi sekadar kecepatan penambahan gerai, melainkan konsistensi profitabilitas dan ketepatan ekonomi modal di setiap lokasi baru yang dibuka. (*AMBS)

 

Tags: BPSekspansi bisnisFahmi Rachmattulahfore coffeeIPO ForeKopi Modernkuliner indonesia
Previous Post

Metranet Dorong Digitalisasi Koperasi di Kabupaten Bogor Lewat Solusi KoperasiGO

Next Post

Marriott Hotels Membuka Properti Pertamanya di Jakarta

Related Posts

Traveloka 10.10 Epic Sale
Industry

Traveloka Gelar 10.10 Epic Sale di 8 Negara, Soroti Lonjakan Wisatawan ke Tiongkok dan Jepang

10 Oktober 2026
0
IHG Perluas Bisnis Hotel Premium di Indonesia
Industry

IHG Perluas Bisnis Hotel Premium di Indonesia

10 Oktober 2026
0
Kereta Panoramic KAI
Industry

Pariwisata Indonesia Naik di 2026, Jumlah Pelanggan Kereta Panoramic KAI Mendorong 62,86%

6 Oktober 2026
0
Load More
Next Post
Jakarta Marriott Hotel Gelora Pembukaan

Marriott Hotels Membuka Properti Pertamanya di Jakarta

Discussion about this post

Recent Updates

Jakarta Marriott Hotel Gelora Pembukaan

Marriott Hotels Membuka Properti Pertamanya di Jakarta

13 Oktober 2026
Fore Coffee Ekspansi

Fore Coffee Kerek Ekspansi dan Fokuskan Kinerja Finansial Lewat Pemetaan Berbasis Data

13 Oktober 2026
KoperasiGO Metranet Digitalisasi Koperasi

Metranet Dorong Digitalisasi Koperasi di Kabupaten Bogor Lewat Solusi KoperasiGO

12 Oktober 2026
BII Investasi Iklim Indonesia Asia Tenggara

BII Kucurkan Dana Iklim US$1,6 Miliar di Asia Tenggara, Indonesia Jadi Salah Satu Sasaran Utama

12 Oktober 2026
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

27 Juni 2019
Sayurbox x Blitz

Sayurbox Gunakan Motor Listrik Blitz untuk Layanan Pengiriman

10 Januari 2024
Startup Hayokerja

Startup HayoKerja Hadirkan Solusi PHL bagi Perusahaan Pencari Tenaga Kerja

25 September 2023
fraud KoinP2P - KoinWorks

Gara-Gara Kasus Fraud KoinP2P, Rusak KoinWorks Sebelanga

22 November 2025
Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

0
Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

0
Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

0
Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

0
Jakarta Marriott Hotel Gelora Pembukaan

Marriott Hotels Membuka Properti Pertamanya di Jakarta

13 Oktober 2026
Fore Coffee Ekspansi

Fore Coffee Kerek Ekspansi dan Fokuskan Kinerja Finansial Lewat Pemetaan Berbasis Data

13 Oktober 2026
KoperasiGO Metranet Digitalisasi Koperasi

Metranet Dorong Digitalisasi Koperasi di Kabupaten Bogor Lewat Solusi KoperasiGO

12 Oktober 2026
BII Investasi Iklim Indonesia Asia Tenggara

BII Kucurkan Dana Iklim US$1,6 Miliar di Asia Tenggara, Indonesia Jadi Salah Satu Sasaran Utama

12 Oktober 2026
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Layanan Bisnis
Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved
No Result
View All Result
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development

Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Go to mobile version