Sabtu, 28 Maret 2026
No Result
View All Result
youngster.id
Pratesis Ads
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
No Result
View All Result
Home Headline

Startup Manajemen dan Pelacak Logistik McEasy Raih Pendanaan Senilai Rp 22 Miliar

14 September 2021
in Headline, News
Reading Time: 2 mins read
McEasy

Co-founder McEasy Hendrik Ekowaluyo dan Raymond Sutjiono. (Foto: istimewa/youngster.id)

0
SHARES
0
VIEWS

youngster.id - Selama ini, manajemen transportasi logistik di Indonesia masih memiliki beberapa tantangan. Salah satunya yaitu sangat terbatasnya integrasi dari satu pihak ke pihak lain, padahal masih berada di rantai pasok yang sama. Selain itu, proses operasional usaha cenderung mengandalkan cara-cara manual dan belum digital sepenuhnya.

Solusi akan masalah ini yang ditawarkan oleh McEasy, startup penyedia solusi digital berbasis Software-as-a-Service (SaaS) untuk manajemen dan pelacakan kendaraan logistik. McEasy yang didirikan oleh Raymond Sutjiono dan Hendrik Ekowaluyo baru saja mendapatkan putaran pendanaan awal senilai Rp 22 miliar (US$1,5 juta) dari East Ventures.

“Sejak tahun 2019, kami berfokus untuk menjadi katalis digitalisasi pada industri logistik dan rantai pasok di dalam negeri. Sistem pelacakan pintar memang bukan hal baru di dunia otomotif dan industri, namun kami tahu bagaimana cara mengintegrasikan hardware yang ada – mulai dari sensor hingga GPS – dengan platform kami untuk menjadi solusi tepat dari masalah di pasaran,” kata Raymond dalam keterangan pers, Selasa (14/9/2021).

Baca juga :   Sejauh Mata Memandang dan Cita Tenun Indonesia Tampilkan Koleksi Spesial “RONA”

Menurut dia, dana investasi baru ini akan digunakan untuk dua tujuan utama, yakni memperkuat divisi penelitian dan pengembangan McEasy untuk membangun teknologi logistik kelas dunia, serta divisi pemasaran dan penjualan untuk bisa menjangkau lebih banyak perusahaan yang bergerak di industri logistik dan rantai pasok di Indonesia.

“Dengan rencana bisnis yang telah dirancang, kami percaya bahwa dana dari investor akan mendorong pertumbuhan perusahaan secara eksponensial,” kata Raymond lagi.

Menurut dia, McEasy hadir menawarkan dua jawaban utama bagi kebutuhan industri: Vehicle Smart Management System (VSMS), Transportation Management System (TMS), and Smart Driver Apps. VSMS merupakan solusi digital berbasis smart tracker untuk membantu operasional logistik dan pelacakan lokasi kendaraan secara real-time.

Sementara itu, TMS merupakan software-as-a-service untuk perencanaan, pelaksanaan, pemantauan, dan optimisasi proses pengiriman barang secara terpadu, sehingga keseluruhan proses menjadi lebih efisien. Melalui integrasi dalam Smart Driver Apps, pelanggan McEasy dapat melacak posisi kendaraan dan seluruh biaya operasional secara transparan, tanpa perlu repot untuk memeriksanya secara manual.

Baca juga :   Pemerintah Akan Beri Insentif Pajak Bagi StartUp

Hendrik mengatakan, kekuatan utama McEasy terletak pada platform kami yang fleksibel menjadi solusi setiap kebutuhan pelanggan. “Berbeda dari penyedia software lain, kami biasanya akan mendalami problem utama klien, lalu memaparkan cara menggunakan elemen-elemen pada platform kami untuk mengatasi masalah tersebut. Secara scalability, konsep bisnis ini jauh lebih sustainable, karena kita tinggal mengulik fitur-fitur dalam platform tanpa harus membuat software yang berbeda setiap saat,” tambah Hendrik.

Partner East Ventures Melisa Irene mengatakan, di masa kini, penerapan solusi teknologi yang bisa mendorong peningkatan efisiensi manajemen aset dan mencapai kepuasan pelanggan merupakan kunci utama untuk memenangkan kompetisi di industri logistik. “McEasy telah berhasil memberikan solusi dan produk yang cocok dengan berbagai pemain dalam industri logistik Indonesia untuk membantu mereka mengidentifikasi potensi pasar logistik yang tengah berkembang saat ini hingga pasca pandemi. Kami senang bisa menyambut McEasy ke dalam ekosistem East Ventures,” ujarnya.

Baca juga :   BRI Ventures Undang Investor untuk Danai Startup

Pada kuartal ke-4 tahun 2021, McEasy menargetkan untuk bisa meningkatkan total kendaraan yang terintegrasi dengan sistem menjadi 2x lipat, serta membantu digitalisasi sistem transportasi untuk pelanggan-pelanggan setia perusahaan. Sementara itu, pada tahun 2022, McEasy menargetkan untuk bisa mencapai pertumbuhan minimal 4x lipat dari tahun 2021. Kedepannya, McEasy mempunyai misi untuk membuat sebuah ekosistem terintegrasi yang memudahkan para stakeholders mengoptimasi semua proses logistik dan rantai pasok.

 

STEVY WIDIA

Tags: East Ventures (EV)McEasystartupstartup manajemen dan pelacakan kendaraan logistikStartup software-as-a-service (SaaS)
Previous Post

Multipolar Technology Resmi Jadi Microsoft Licensing Solution Provider

Next Post

Gabriel Frans : Ingin Bantu UMKM Dalam Pencatatan Keuangan dan Pembukuan

Related Posts

Startup Stablecoin BVNK
Digital Business

Mastercard Akuisisi Startup Stablecoin BVNK Senilai US$1,8 Miliar

24 Maret 2026
0
Startup Capunglam
Startup & Entrepreneurship

Startup Capunglam Hadirkan Model Usaha Pangan Skala Rumah Tangga

9 Maret 2026
0
investasi startup Indonesia 2025
Startup & Entrepreneurship

Investasi Startup Indonesia 2025 Tembus US$355 Juta: Sektor New Retail dan Fintech Mendominasi

5 Maret 2026
0
Load More
Next Post
Gabriel Frans

Gabriel Frans : Ingin Bantu UMKM Dalam Pencatatan Keuangan dan Pembukuan

H3YSTAR Virtual Festival

Kompetisi Bakat Pelajar H3YSTAR Virtual Festival Diikuti oleh 1.200 Sekolah di Indonesia

Free Fire

11 Tim Free Fire Bertarung di Final Esports PON XX Papua

Discussion about this post

Recent Updates

Workshop AI Ready ASEAN Bandung

Gibran Apresiasi Workshop AI Ready ASEAN: Dorong Literasi Digital Siswa Bandung

28 Maret 2026
AFTECH OJK

Sambut DK OJK Baru, AFTECH Dorong Penguatan Tata Kelola Fintech Nasional

27 Maret 2026
Revolusi AI Indonesia

Revolusi AI di Indonesia: Dari Tren Menjadi Jantung Strategi Bisnis

27 Maret 2026
Resign Pasca-THR

Meredam Tren Resign Pasca-THR, Gaji Saja Tidak Cukup Pertahankan Karyawan

27 Maret 2026
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

27 Juni 2019
Sayurbox x Blitz

Sayurbox Gunakan Motor Listrik Blitz untuk Layanan Pengiriman

10 Januari 2024
Startup Hayokerja

Startup HayoKerja Hadirkan Solusi PHL bagi Perusahaan Pencari Tenaga Kerja

25 September 2023
fraud KoinP2P - KoinWorks

Gara-Gara Kasus Fraud KoinP2P, Rusak KoinWorks Sebelanga

22 November 2025
Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

0
Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

0
Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

0
Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

0
Workshop AI Ready ASEAN Bandung

Gibran Apresiasi Workshop AI Ready ASEAN: Dorong Literasi Digital Siswa Bandung

28 Maret 2026
AFTECH OJK

Sambut DK OJK Baru, AFTECH Dorong Penguatan Tata Kelola Fintech Nasional

27 Maret 2026
Revolusi AI Indonesia

Revolusi AI di Indonesia: Dari Tren Menjadi Jantung Strategi Bisnis

27 Maret 2026
Resign Pasca-THR

Meredam Tren Resign Pasca-THR, Gaji Saja Tidak Cukup Pertahankan Karyawan

27 Maret 2026
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Layanan Bisnis
Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved
No Result
View All Result
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development

Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Go to mobile version