Rabu, 25 Februari 2026
No Result
View All Result
youngster.id
Pratesis Ads
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
No Result
View All Result
Home Headline

VIDA Identity Stack, Cegah 99,9% Penipuan Identitas Berbasis Deepfake dan AI

4 September 2024
in Headline
Reading Time: 2 mins read
VIDA Identity Stack, Cegah 99,9% Penipuan Identitas Berbasis Deepfake dan AI

VIDA Executive Summit 2024 di Jakarta. (Foto: istimewa/youngster.id)

0
SHARES
0
VIEWS

youngster.id - Berbagai ancaman digital yang kerap terjadi, termasuk deepfake, penipuan berbasis teknologi AI, pengambilalihan akun (account takeovers), dan serangan social engineering, diketahui telah meningkat hingga 1.550% dalam beberapa tahun terakhir. Sebagai pencegahan, VIDA meluncurkan VIDA Identity Stack.

Ini adalah solusi komprehensif untuk menghadapi ancaman penipuan, terutama yang terjadi dalam proses transaksi digital di Indonesia. Founder dan CEO VIDA Group Niki Luhur mengatakan, dengan peluncuran VIDA Identity Stack ini, VIDA berkomitmen melindungi proses bisnis di Indonesia dengan solusi pencegahan penipuan identitas digital hingga 99,9%.

“Risiko Deepfakes dan penipuan lainnya oleh teknologi AI itu nyata, dan banyak bisnis kehilangan miliaran rupiah karena serangan ini. VIDA Identity Stack ini didesain untuk melindungi bisnis agar aman dan lancar untuk pengalaman pengguna pelanggan,” kata Niki dalam VIDA Executive Summit 2024  Selasa (3/9/2024) di Jakarta.

Forum ini menyoroti risiko penipuan identitas digital untuk proses bisnis di Indonesia, termasuk deepfake, pengambilalihan akun, dan rekayasa sosial, serta memamerkan solusi yang diperlukan untuk menjaga keamanan bisnis.

Baca juga :   Program SisBerdaya dan Disberdaya 2025 Ajak Pelaku UMKM Perempuan Belajar Bisnis dan Teknologi AI

“Masa depan dari transaksi digital berpusat pada kepercayaan, yang sekarang semakin sulit ditemukan secara online / daring. Kami bangga dapat menghadirkan berbagai macam jenis solusi untuk saat ini, dan menunjukkan komitmen kami untuk membantu bisnis menjaga keamanan transaksi di dunia digital,” kata Niki lagi.

VIDA Identity Stack mengatasi secara langsung dua masalah utama yaitu kerugian finansial dan menurunnya kepercayaan pada sistem digital. Solusi VIDA hadir dan didesain untuk mengatasi risiko tersebut dan melindungi bisnis dari ancaman digital yang terus berkembang.

VIDA juga mempublikasikan laporan riset white paper bertajuk “Where’s The Fraud: Protecting Indonesian Business from AI-Generated Digital Fraud.” Dalam laporan ini, ditemukan bahwa sebanyak 97% bisnis di Indonesia telah menjadi sasaran serangan social engineering dalam setahun terakhir, dengan phising dan smishing menjadi metode yang paling umum digunakan. Selain itu, 46% bisnis ini juga tidak memiliki pemahaman teknologi AI yang mendalam untuk mencegah serangan ini. Hal ini menunjukkan urgensi akan  kebutuhan solusi berbasis AI yang komprehensif.

Baca juga :   Roadshow NextDev Competition 2016 di Bali, Siapkan Denpasar Kota Pintar

Wakil Menteri Komunikasi dan Informatika Indonesia Nezar Patria memaparkan, data dari Badan Siber dan Sekuriti Negara (BSSN) mencatat (ada) ratusan juta serangan cyber terhadap Indonesia setiap tahun. Pada tahun 2023, tercatat 209 juta serangan siber, meningkat 24% jika dibandingkan tahun sebelumnya.

“Kami mencatat sebanyak 572.000 aduan terkait fraud atau penipuan online yang diterima sepanjang tahun 2017 sampai dengan 2024. Jenis fraud yang mendominasi adalah penipuan jual beli online dan investasi fiktif online,” katanya.

Lebih lanjut, Nezar menekankan solusi yang dapat memberi jaminan identitas dan integritas dari Penyelenggara Sertifikasi Elektronik (PSrE) seperti VIDA. “Penggunaan tanda tangan elektronik adalah solusi terhadap masalah jaminan identitas dan integritas pada dokumen elektronik yang ditransaksikan dalam sistem elektronik. Namun, perlu diperhatikan bahwa tidak semua tanda-tanda elektronik memiliki kekuatan hukum dan akibat hukum yang sah. Oleh karena itu, muncul tandatangan elektronik tersertifikasi dengan memanfaatkan teknologi infrastruktur kunci publik yang menggunakan proses enkripsi, autentikasi, dan verifikasi identitas, dan telah terbukti keamanannya,” ungkapnya.

Baca juga :   KoinWorks dan Chickin Salurkan Pembiayaan Rp200 Miliar untuk Peternak Ayam

Laporan white paper Vida juga menemukan bahwa 84% bisnis telah mengalami identity fraud atau penipuan digital pada tahun lalu, dan 100% dari bisnis dalam survei ini mengutarakan keprihatinannya terhadap risiko yang ditimbulkan oleh teknologi deepfake. Selain itu, 90% bisnis mengidentifikasi phising sebagai ancaman terbesar mereka, dengan 56% bisnis kesulitan untuk mendeteksi dan mencegah serangan ini.

 

STEVY WIDIA

Tags: penipuan identitas digitalVIDAVIDA Identity Stack
Previous Post

AXIS Nation Cup 2024 Jadi Turnamen Pelajar Terbesar dan Digelar di 40 Kota

Next Post

Hyundai Gandeng UI dan Wahana Visi Gelar Program Jump School di Indonesia

Related Posts

VIDA x AWS
BizTech

VIDA Ekspansi Global lewat AWS Marketplace, Permudah Akses Solusi Digital Identity dan Fraud Prevention

6 Februari 2026
0
VIDA
Crypto & Digital Finance

VIDA Luncurkan Fitur Cegah Berbagi Dokumen Pribadi Sembarang

23 Januari 2026
0
penipuan digital
BizTech

VIDA: Mayoritas Penipuan Digital Berawal dari Lemahnya Verifikasi Identitas

17 Desember 2025
0
Load More
Next Post
Hyundai Gandeng UI dan Wahana Visi Gelar Program Jump School di Indonesia

Hyundai Gandeng UI dan Wahana Visi Gelar Program Jump School di Indonesia

Telkomsel MAXStream Perluas Lini Bisnis dan Jadi Produser Sineas Lokal

Telkomsel MAXStream Perluas Lini Bisnis dan Jadi Produser Sineas Lokal

PLTS Ground-Mounted Rampung, Ciptakan Terobosan Transisi Energi

PLTS Ground-Mounted Rampung, Ciptakan Terobosan Transisi Energi

Discussion about this post

Recent Updates

RAFI 2026, Telkomsel Proyeksi Payload Naik 11,1%

RAFI 2026, Telkomsel Proyeksi Payload Naik 11,1%

25 Februari 2026
AdaKami

Riset LPEM FEB UI: AdaKami Berkontribusi hingga Rp10,96 Triliun terhadap PDB Indonesia pada 2024

25 Februari 2026
Mambu

Mambu Perluas Payments Hub ke Asia Tenggara, Indonesia Jadi Pasar Utama

25 Februari 2026
bisnis kost

Ramadan Jadi Periode Performa Terendah Bagi Bisnis Kost

25 Februari 2026
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

27 Juni 2019
Startup Hayokerja

Startup HayoKerja Hadirkan Solusi PHL bagi Perusahaan Pencari Tenaga Kerja

25 September 2023
pendanaan Fintech

Inilah 5 Fintech dengan Pendanaan Terbesar di Indonesia Tahun 2025

15 Mei 2025
fraud KoinP2P - KoinWorks

Gara-Gara Kasus Fraud KoinP2P, Rusak KoinWorks Sebelanga

22 November 2025
Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

0
Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

0
Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

0
Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

0
RAFI 2026, Telkomsel Proyeksi Payload Naik 11,1%

RAFI 2026, Telkomsel Proyeksi Payload Naik 11,1%

25 Februari 2026
AdaKami

Riset LPEM FEB UI: AdaKami Berkontribusi hingga Rp10,96 Triliun terhadap PDB Indonesia pada 2024

25 Februari 2026
Mambu

Mambu Perluas Payments Hub ke Asia Tenggara, Indonesia Jadi Pasar Utama

25 Februari 2026
bisnis kost

Ramadan Jadi Periode Performa Terendah Bagi Bisnis Kost

25 Februari 2026
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Layanan Bisnis
Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved
No Result
View All Result
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development

Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Go to mobile version