Benalu Keladi, Karya Mahasiswa Unpad Permudah Belajar Membaca

Demo alat bantu mengenal huruf dan membaca “Benalu Keladi” kepada pelajar di SDN Talagamukti, Dusun Citalaga, Jatinangor. (Foto: istimewa/youngster.id)

youngster.id - Baca dan tulis merupakan pendidikan dasar yang penting bagi anak-anak Indonesia. Peduli akan hal itu, lima mahasiswa Universitas Padjadjaran membuat alat bantu mengenal huruf dan membaca berbasis komputer tunggal raspberry pi.

Alat bernama Benalu Keladi ini diciptakan oleh Primadifa Thayib Noor Dradjatiananda, Dendi Hazik Fuadi, Anselma Ratna Henrieta Sihaloho, Gabriella Daviena, dan Irnando Brima Ryandhika.

Anselma mengungkapkan, ide awal pembuatan alat tersebut mulanya muncul saat dia dan tim melihat masih ada sejumlah pelajar di SDN Talagamukti, Dusun Citalaga, yang masih kesulitan membaca. Untuk itu, mereka membuat suatu alat yang dapat membantu para pelajar di SD tersebut dapat mengenal huruf dan membaca dengan metode yang cepat dan efektif, yaitu dengan strategi belajar kinestetik, visual, dan auditori.

“Untuk ide alat ini sederhana, melihat anak SDN Talagamukti yang ternyata belum bisa baca bahkan kenal huruf pun belum, terus melihat metode belajar di SD tersebut masih terbilang konvensional, jadi penunjang untuk belajar pun masih kurang, sehingga tercetuslah untuk membuat alat tersebut,” ujar Anselma yang dilansir Humas Unpad Jumat (20/7/2018).

Baca juga :   Ambon, Kota ke-100 Grab

Benalu Keladi ini merupakan alat berukuran 3.5 inch berbasis raspberry pi. Alat ini dapat dihidupkan dengan menghubungkannya ke power bank.

“Penggunaannya mudah, yakni nanti di layar tervisualisasi suatu huruf/kata yang mana alur dari huruf/kata tersebut diikuti oleh pengguna, kemudian setelah selesai diikuti, pengguna dapat mengklik tombol suara pada bagian kanan bawah layar untuk didengar suaranya,” jelas Primadifa.

Selain di SDN Talagamukti, alat ini juga sempat diimplementasikan pada sejumlah anak di sekitar Jatinangor.

“Selain dicoba di SDN Talagamukti kami juga mencobanya untuk anak sekitar Jatinangor. Ya sambil mengisi kekosongan dari kegiatan kampus, tim kami berinisiatif ngasih pembelajaran buat anak-anak itu,” ujar Primadifa.

Benalu Keladi ini direncakan akan terus dikembangkan sehingga dapat dimanfaatkan oleh setiap anak bangsa hingga ke pelosok.

Alat bantu kenal huruf ini merupakan Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) bidang Pengabdian Kepada Masyarakat. Program ini berhasil mendapatkan pendanaan dari Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi RI.

FAHRUL ANWAR