youngster.id - Siswa SMA Santa Ursula Jakarta berhasil mengharumkan nama Indonesia di tingkat internasional setelah dinobatkan sebagai pemenang regional kawasan Asia Timur dalam kompetisi global Your World 2026 yang diselenggarakan British Council.
Prestasi tersebut diraih melalui video berjudul “Snap Week: Our Solution to Responsible Consumption”, yang menyoroti upaya siswa mengurangi sampah plastik dan kertas melalui gerakan SNAP (Say No to All Plastic and Paper Waste) di lingkungan sekolah.
“Ini adalah momen yang sangat membanggakan dan bersejarah bagi Indonesia. Yang menginspirasi bukan hanya gagasannya, tetapi bagaimana para siswa merealisasikannya secara kolaboratif, berpikir kritis, dan mengatasi tantangan nyata dengan solusi yang praktis,” kata Summer Xia Country Director Indonesia dan Director Southeast Asia British Council dikutip Jumat (12/6/2026).
Menurut Summer, keberhasilan tersebut menunjukkan bahwa proses belajar tidak berhenti di ruang kelas, melainkan dapat menghasilkan dampak nyata bagi lingkungan dan masyarakat.
Melalui proyek SNAP Week, para siswa SMA Santa Ursula mengajak seluruh warga sekolah untuk menerapkan kebiasaan yang lebih ramah lingkungan melalui Tantangan Pekan Bebas Sampah (Zero-Waste Week Challenge). Selama satu pekan, peserta didorong untuk mengurangi penggunaan plastik sekali pakai, membatasi produksi sampah, serta memanfaatkan kembali barang yang masih dapat digunakan.
Marsha Saputra, perwakilan siswa SMA Santa Ursula Jakarta, mengatakan ide proyek mereka lahir setelah menyadari bahwa solusi terbaik bukan hanya mengelola sampah, tetapi mencegah sampah tercipta sejak awal.
“Awalnya kami fokus mencari solusi untuk sampah yang sudah terlanjur diproduksi. Namun setelah melalui banyak diskusi dan revisi, kami menyadari bahwa solusi sebenarnya adalah mencegah sampah itu muncul sejak awal. Dari situlah lahir ide SNAP Week,” ungkapnya.
Marsha dan tim berharap gerakan sederhana yang dilakukan timnya dapat menginspirasi lebih banyak anak muda untuk mengambil langkah nyata dalam menjaga lingkungan.
“Proyek kami menunjukkan bahwa tindakan sederhana sekalipun dapat menciptakan perubahan yang berarti,” ujarnya.
Upaya tersebut dinilai berhasil menunjukkan perubahan perilaku yang nyata dalam waktu singkat. Dewan juri menilai proyek ini mampu mengidentifikasi masalah sampah plastik secara tajam sekaligus menawarkan solusi yang praktis, mudah dipahami, dan berpotensi diterapkan di sekolah lain.
British Indonesia mengirimkan tiga proyek yang masuk daftar pendek kompetisi tahun ini. Selain SMA Santa Ursula Jakarta, terdapat karya “Website Workshop – IJO IJO” dari Madrasah Mu’allimin Muhammadiyah dan “Trace Exhibition Campaign” dari Sekolah Kristen Immanuel. Ketiganya bersaing dengan peserta dari berbagai negara di kawasan Asia Timur, termasuk Myanmar, Taiwan, dan Vietnam.
Kompetisi Your World merupakan bagian dari program British Council Partner Schools yang mendorong siswa mengembangkan solusi kreatif terhadap berbagai tantangan keberlanjutan. Tahun ini, kompetisi mengusung tema “Smarter Choices, Stronger Futures” yang berfokus pada konsumsi dan produksi yang bertanggung jawab.
Secara global, kompetisi Your World tahun ini menerima 342 karya dari 1.710 siswa yang berasal dari 244 sekolah di berbagai negara. Jumlah tersebut menunjukkan semakin tingginya keterlibatan generasi muda dalam mencari solusi terhadap isu keberlanjutan.
STEVY WIDIA


















Discussion about this post